7 Tipe Dapur yang Wajib Kamu Tahu

Dapur merupakan salah satu bagian yang sangat penting pada suatu hunian. Apalagi, kini dapur sudah menjadi elemen yang menunjang berbagai aktivitas. Mulai dari memasak, sampai tempat berkumpul. Kehadiran dapur dapat memengaruhi kesan rumah secara keseluruhan. Itulah mengapa dapur tidak lagi dibiarkan kotor dan bau. Tidak hanya untuk memudahkan kegiatan, dapur juga didesain sedemikian rupa untuk meningkatkan nilai interior.

Berdasarkan fungsinya, tipe dapur terbagi menjadi dua, yaitu tipe dapur kotor dan bersih. Tipe dapur kotor adalah tempat kegiatan memasak makanan berat. Mulai dari mengolah bahan mentah hingga menjadi makanan yang siap disantap, semua dilakukan di dapur kotor. Sedangkan, dapur bersih ada tempat kegiatan memasak makanan ringan, atau instan.

Sumber: archilovers.com

Seiring dengan perkembangan zaman, fisik dapur dirancang dalam berbagai bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan. Mengingat tidak semua rumah memiliki lahan, konsep, dan desain yang serupa, hal ini tentu menjadi angin segar. Banyak kreasi yang dapat dilakukan agar dapur terlihat lebih cantik dan menarik. Beberapa macam tampilan tipe dapur berikut ini bisa menjadi inspirasimu

1. Tipe Dapur Linear

Tipe Dapur dengan bentuk satu garis linear ini cocok untuk ruang berukuran sangat sempit dan memanjang, khususnya apartemen mungil. Ini merupakan bentuk dapur yang paling sederhana dibanding bentuk lainnya. Susunannya hanya berupa kabinet memanjang yang menampung seluruh fungsi dapur pada satu garis linear, baik dapur kotor maupun dapur bersih. Semuanya disatukan dalam tempat yang sama. Misalnya, bak cuci terletak di tengah, diapit kulkas dan kompor. Kemudian, area penyimpanan seperti lemari dan laci memanfaatkan area di bawah dan atas meja dapur.

Sumber: ntfarchitecture.com.au

Hal yang perlu diperhatikan agar dapur jenis ini bisa digunakan secara efektif adalah penempatan kompor dan kitchen sink. Agar meraih posisi terbaik, letakkan kitchen sink di bagian tengah-tengah kompor dan kulkas. Di antara ketiganya, berikan sisa space untuk digunakan sebagai tempat persiapan seperti meracik, menaruh, atau memotong bahan makanan.

Lihat  Juga: Kitchen Set Tobets Tipe Linear dari Furniterus

Keuntungan dari tipe dapur ini yaitu hemat tempat, dan bisa diterapkan pada dapur berlahan terbatas. Sedangkan, kekurangannya adalah ruang gerak menjadi sangat terbatas. Semua kembali pada kreativitasmu untuk menyiasatinya agar aktivitas memasak tetap efektif.

2. Tipe Dapur U

Dapur ini cocok diterapkan pada dapur dengan luas menengah hingga besar. Bentuknya yang mengitari ruangan, membuatnya banyak memiliki sudut mati. Dapur tipe U adalah salah satu tipe desain dapur yang bisa menciptakan ruangan penyimpanan lebih luas dan lapang.

Sumber: idealhome.co.uk

Dengan desain yang menyerupai huruf U, ketiga sisi sekaligus bisa dimanfaatkan penghuni rumah dengan efektif sebagai area penyimpanan. Pada umumnya, dapur tipe U tidak hanya memiliki dapur bersih dan kotor, tapi juga mini bar yang menghasilkan terkesan fleksibel, glamor, dan elegan. Itulah mengapa, dapur jenis ini memerlukan lahan yang lebih luas dibanding jenis lainnya.

3. Tipe Dapur Island

Sumber: home-designing.com

Dapur yang sangat populer di rumah-rumah Eropa dan Amerika Serikat ini cocok untuk ruangan yang luas, atau dapur yang bergabung dengan ruang makan. Dapur jenis ini dikenal dengan tipe island (pulau) karena tampilannya membentuk suatu pulau. Ini disebabkan oleh furniturnya yang mengelilingi empat sisi dinding dan satu set meja makan di tengah area dapur. Nah, meja yang berada di tengah-tengah ini fungsinya beragam. Mulai dari tempat menyiapkan, mencuci, sampai memasak.

Lihat Juga: Kitchen Set Mikkeli dengan Island dari Furniterus

4. Tipe Dapur L

Ini adalah dapur yang dibentuk sedemikian rupa sehingga membentuk huruf L. Dapur jenis ini memiki dua buah kabinet yang disusun secara tegak lurus dan membentuk sudut 90 derajat. Dikarenakan bentuknya yang siku-siku, ini memungkinkan dapur untuk menyatu dengan ruang lain, misalnya ruang makan. Tipe yang merupakan model basic dapur dari masa ke masa ini cocok untuk semua tipe lahan.

Sumber: dezeen.com

Dapur tipe L mampu menciptakan zona sirkulasi udara secara optimal dan ruang gerak yang maksimal untuk melakukan berbagai aktivitas dapur. Dengan adanya bagian sudut, kamu akan mendapatkan tempat berlebih untuk meletakkan peralatan dapur.

Lihat Juga: Kitchen Set Weimar Bentuk L dari  Furniterus

5. Tipe Dapur Koridor

Untuk ruang berbentuk persegi, koridor, maupun apartemen, dapur jenis ini adalah pilihan yang tepat. Desain layout-nya diletakkan pada dua sisi dinding yang berhadapan. Dapur model ini termasuk efisien karena area kerja dapur terbagi menjadi dua area, saling berhadapan.

Sumber: mykukun.com

Kamu bisa menata bagian dapur menjadi dua bagian, untuk memasak dan satunya lagi untuk penyimpanan. Sebagai contoh, bak cuci dan kompor ada di sisi satu, sementara kulkas dan area penyimpanan ada di sisi seberangnya. Semua bisa dikondisikan sesuai dengan selera dan kebutuhanmu.

6. Tipe Dapur Double Line / Gallery

Sumber: allthingselegant.tumblr.com

Dapur tipe double line merupakan dapur yang berbentuk dua garis sejajar. Dapur kotor dan dapur bersih ditempatkan secara terpisah pada dua sisi yang berlawanan. Hal ini ditujukan untuk memudahkan aktivitas memasak di dapur. Dapur yang disebut juga dengan tipe koridor ini awalnya didesain untuk pesawat terbang dan kapal laut. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, dapur ini juga cocok diterapkan pada hunian.

Pada tipe ini, area segitiga untuk memasak, membersihkan, sampai mencuci terbagi dengan jelas. Oleh karena itu, dapur dapat berfungsi secara maksimal. Ruang antara kabinet bisa dijadikan koridor, dan sudut mati tempat dua kabinet bertemu pun dapat ditiadakan. Keuntungan dari dapur ini adalah pemisahan antara dapur bersih dan kotor jadi jauh lebih mudah. Kekurangannya, butuh banyak tenaga untuk mencapai satu tempat ke tempat lainnya.

7. Tipe Dapur G

Tipe dapur jenis ini merupakan dapur yang menyerupai sebuah kotak. Akan tetapi, pada sisi keempat diberian sisa sedikit space sebagai pintu masuk. Maka dari itu, desainnya mirip dengan huruf G.

Sumber: homestratosphere.com

Walau tampilannya terkesan complicated, bentuk ini menyediakan meja (counterpop) dan tempat penyimpanan yang panjang dan banyak. Dapur G adalah pengembangan dari bentuk huruf U, dengan menambah kabinet di salah satu sisinya. Penambahan kabinet ini bisa untuk meja makan atau menempatkan kitchen sink. Kekurangannya, dengan banyaknya sudut mati, dapur bisa terlihat penuh yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan.

Lihat Juga:  Katalog Kitchen Set dari Furniterus yang bisa kamu custom!

Itulah beragam tipe dapur yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Dari semuanya yang sudah diulas, tipe dapur manakah yang paling sesuai dengan kondisimu saat ini? Bagikan pendapatmu melalui kolom komentar ya dan kami dari Furniterus selalu memberi update terbaru mengenai berbagai artikel-artikel menarik yang dapat dilihat dibawah ini, ayo terus stay tuned ya!