Mau Sewa Apartemen Pertama? Yuk, Perhatikan 10 Hal Penting ini!

Kamu tahu ingin sewa apartemen tapi tidak yakin harus mulai dari mana. Sedang mengalami hal ini? Wajar kok. Menyewa apartemen pertama bisa menjadi proses yang cukup panjang dan melelahkan, tapi di sisi lain juga mengintimidasi. Bagaimana tidak? Seakan puluhan survei tidak cukup, kamu juga harus berhadapan dengan perhitungan finansial, dokumen legal, dan persaingan mendapatkan unit sewa terbaik.

apartemen

Sumber: gravityhome.tumblr.com

Tapi, jangan khawatir. Kali ini, Furniterus akan membantumu menjalani prosesnya agar tidak ada hal-hal yang terlupakan. Pertama-tama, kamu harus sudah siap secara mental dan finansial untuk memulai sewa apartemen. Lebih baik lagi apabila kamu sudah punya dasar finansial yang kuat, seperti pendapatan stabil dan tabungan untuk menyicil biaya sewa apartemen. Selanjutnya, yuk simak ulasan berikut!

1. Lokasi

apartemen

Sumber: dot.asahi.com

Pastikan kamu sudah punya gambaran lokasi seperti apa yang ingin kamu huni. Apakah kamu ingin tinggal di apartemen yang dekat dengan kantor atau pusat kota? Apakah kamu mencari lokasi yang kemacetannya tidak terlalu parah? Apakah lokasi untuk kamu sewa apartemen tersebut sudah memenuhi kebutuhan gaya hidupmu?

Proses awal ini memang cukup memakan waktu dan energi. Oleh karena itu, jangan panik kalau dalam waktu beberapa minggu, kamu belum punya keputusan yang pasti. Bahkan, kamu mungkin harus menghabiskan beberapa waktu di area tersebut saat sedang riset lokasi. Misalnya, datang ke lokasi tersebut di malam hari atau saat jam lalu lintas padat. Apakah sudah sesuai dengan yang kamu bayangkan?

2. Tren pasar

apartemen

Sumber: rumah.com

Sebelum kamu memulai sewa apartemen, lakukan riset pasar untuk memastikan bahwa apartemen yang akan kamu sewa punya nilai yang sepadan. Kamu bisa bicara dengan beberapa agen properti dan mengecek sales terkini di area yang kamu inginkan.

Kunjungi sebanyak mungkin tempat kriterianya sesuai dengan yang kamu inginkan. Dengan begitu, kamu punya gambaran yang lebih jelas apartemen mana saja yang masih masuk ke dalam bujet.

Jangan hanya bergantung pada informasi yang diberikan developer dan agen mereka. Bagaimanapun, mereka memiliki tugas untuk membuatmu pada akhirnya membeli properti tersebut.

3. Kondisi bangunan

Sumber: equityapartments.com

Ya, kamu juga perlu mempertimbangkan usia bangunan sebelum kamu memulai sewa apartemen pertamamu. Usia bangunan juga menentukan kemungkinan adanya fasilitas yang perlu kamu perbaiki atau ganti saat sudah menjadi penghuni. Kalau memang ada yang perlu diperbaiki, cari tahu juga biaya perbaikannya, serta apa saja yang termasuk dan tidak termasuk dalam biaya tersebut.

Akan lebih baik lagi jika kamu bisa mendapatkan laporan dari sudut pandang arsitek atau teknisi—mungkin kamu punya kenalan dengan profesi serupa? Dengan begitu, kamu punya bukti yang ilmiah tentang kondisi bangunan apartemen.

4. Keamanan gedung

apartemen

Sumber: sciencerock.info

Iming-iming lokasi aman yang diberikan iklan-iklan apartemen saja tidak menjamin bahwa bangunan apartemen yang akan kamu huni secara spesifik sudah aman. Saat melakukan survey ke lokasi, cek juga keamanan bangunan. Mulai dari akses masuk penghuni, tamu dan karyawan, pos jaga satpam hingga area yang di-cover oleh kamera keamanan, perlu dicari tahu juga.

5. Tanggung jawab finansial dan metode pembayaran

apartemen

Sumber: digitaloutlook.com.au

Sewa apartemen tentunya tidak seberat dibandingkan kami membeli apartemen pertamamu. Akan tetapi, biasanya, ada dua jenis biaya yang tetap perlu kamu keluarkan untuk keperluan sewa apartemen: biaya administratif untuk keperluan harian dan sinking fund untuk pengeluaran jangka panjang. Pertimbangkan biaya-biaya ini saat mengatur bujet pribadi.

Bicara soal tanggung jawab finansial saat hendak memulai sewa apartemen, lihat pula metode pembayaran yang ditawarkan. Sesuaikan dengan cashflow-mu dan cek bank mana saja yang bekerja sama dengan pihak developer dan manajemen tersebut. Semakin banyak bank yang terdaftar, semakin kredibel pula reputasinya.

6. Hak dan kewajiban ketika sewa apartemen

apartemen

Sumber: home-designing.com

Saat menjadi penyewa sebuah apartemen, ada beberapa hak dan kewajiban yang perlu kamu ikuti. Misalnya, kamu perlu mematuhi semua peraturan yang telah dibuat oleh manajemen gedung, tidak mengganggu tetangga dengan manner yang tidak sesuai, serta mendapatkan izin manajemen sebelum melakukan renovasi.

Tentu saja, kamu punya hak penuh untuk hidup tenang di hunian kamu sendiri dan terhindar dari ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari pihak luar. Hak dan kewajiban penghuni apartemen biasanya juga berkaitan dengan gangguan suara dan boleh/tidaknya memelihara hewan di dalam bangunan tersebut.

7. Fasilitas apartemen dan kredibilitas pemilik

apartemen

Sumber: reddorz.com

Sebelum membeli, pastikan kamu sudah mendapatkan semua informasi tentang fasilitas apartemen. Cek lagi apakah fasilitas yang kamu butuhkan sudah tersedia.

Selain itu, kamu juga perlu mencari tahu histori pemilik untuk alasan mengapa pemilik mau menyewakan kamar apartemen mereka. Hal ini akan membantu kamu untuk mengetahui lebih dalam mengenai profil pemilik dan juga histori kamar serta apartemen yang akan kamu sewa.

8. Parkiran mobil

apartemen

Sumber: allontario.ca

Kalau kamu punya mobil, ini adalah salah satu pertanyaan yang sangat penting: apakah tempat parkir mobil disediakan oleh apartemen atau kamu harus membayar ekstra untuk itu jika kamu ingin sewa apartemen?

Kamu juga perlu memastikan bahwa jika kamu menyewa apartemen tersebut, masih tetap ada ruang parkir yang tersedia untukmu. Jangan sampai kamu sudah keburu membeli, tapi tempat parkirnya tidak bisa menampung mobil seluruh penghuni gedung.

Walaupun begitu, biasanya manajemen apartemen memiliki kebijakan bahwa satu unit apartemen hanya memiliki 1 atau 2 spot parkir. Nah, inilah yang perlu kamu pastikan kembali.

9. Konflik dan gangguan

apartemen

Sumber: myfirstapartment.com

Pada umumnya, setiap bangunan apartemen punya kebijakan dan karakteristik penghuni yang berbeda-beda. Bisa saja saat survei ke satu apartemen kamu menemukan tetangga yang berisik, tetapi di tempat lain, terlihat penghuni unit sebelah yang mengganggu dan melanggar peraturan apartemen.

Apabila berhadapan dengan situasi seperti ini, yang perlu menjadi pertimbanganmu adalah yang mana yang paling bisa kamu toleransi. Setelah itu, kamu bisa mencoba mengajak calon tetangga tersebut berkompromi. Apabila masih tidak bisa juga, kamu juga berhak untuk meminta bantuan pihak manajemen apartemen untuk mengatasi masalah ini. Yang jelas, sebelum membeli, masalah-masalah seperti ini sebaiknya sudah terselesaikan.

10. Istilah yang berkaitan dengan properti apartemen

apartemen

Sumber: pexels.com

Mau menyewa apartemen tapi belum familiar dengan istilah-istilah yang sering digunakan? Yuk, mulai biasakan diri dengan istilah-istilah tersebut. Memang cukup banyak istilah di sini yang tidak digunakan pada rumah biasa. Misalnya, service charge dan superblock.

Dengan mempelajari istilah yang berkaitan dengan properti yang satu ini, kamu akan jadi lebih mudah berkomunikasi dengan agen. Ini juga menunjukkan bahwa kamu sudah benar-benar mantap dengan keputusan menyewa apartemen, bukan hanya mengikuti tren terkini.

Selain poin-poin di atas, apa ada tips atau pengalaman yang ingin kamu share saat sedang mencari tempat untuk sewa apartemen? Kalau ada, jangan sungkan untuk share di kolom komentar di bawah ini, ya!

Sumber: apartmenttherapy.com

Bagi kamu pemburu apartemen dan peminat desain interior, kami masih banyak artikel-artikel lainnya, lho. Yuk, tambah inspirasimu bersama Furniterus!

Mau Sewa Apartemen Pertama? Yuk, Perhatikan 10 Hal Penting ini!

Kamu tahu ingin sewa apartemen tapi tidak yakin harus mulai dari mana. Sedang mengalami hal ini? Wajar kok. Menyewa apartemen pertama bisa menjadi proses yang cukup panjang dan melelahkan, tapi di sisi lain juga mengintimidasi. Bagaimana tidak? Seakan puluhan survei tidak cukup, kamu juga harus berhadapan dengan perhitungan finansial, dokumen legal, dan persaingan mendapatkan unit sewa terbaik.

apartemen

Sumber: gravityhome.tumblr.com

Tapi, jangan khawatir. Kali ini, Furniterus akan membantumu menjalani prosesnya agar tidak ada hal-hal yang terlupakan. Pertama-tama, kamu harus sudah siap secara mental dan finansial untuk memulai sewa apartemen. Lebih baik lagi apabila kamu sudah punya dasar finansial yang kuat, seperti pendapatan stabil dan tabungan untuk menyicil biaya sewa apartemen. Selanjutnya, yuk simak ulasan berikut!

1. Lokasi

apartemen

Sumber: dot.asahi.com

Pastikan kamu sudah punya gambaran lokasi seperti apa yang ingin kamu huni. Apakah kamu ingin tinggal di apartemen yang dekat dengan kantor atau pusat kota? Apakah kamu mencari lokasi yang kemacetannya tidak terlalu parah? Apakah lokasi untuk kamu sewa apartemen tersebut sudah memenuhi kebutuhan gaya hidupmu?

Proses awal ini memang cukup memakan waktu dan energi. Oleh karena itu, jangan panik kalau dalam waktu beberapa minggu, kamu belum punya keputusan yang pasti. Bahkan, kamu mungkin harus menghabiskan beberapa waktu di area tersebut saat sedang riset lokasi. Misalnya, datang ke lokasi tersebut di malam hari atau saat jam lalu lintas padat. Apakah sudah sesuai dengan yang kamu bayangkan?

2. Tren pasar

apartemen

Sumber: rumah.com

Sebelum kamu memulai sewa apartemen, lakukan riset pasar untuk memastikan bahwa apartemen yang akan kamu sewa punya nilai yang sepadan. Kamu bisa bicara dengan beberapa agen properti dan mengecek sales terkini di area yang kamu inginkan.

Kunjungi sebanyak mungkin tempat kriterianya sesuai dengan yang kamu inginkan. Dengan begitu, kamu punya gambaran yang lebih jelas apartemen mana saja yang masih masuk ke dalam bujet.

Jangan hanya bergantung pada informasi yang diberikan developer dan agen mereka. Bagaimanapun, mereka memiliki tugas untuk membuatmu pada akhirnya membeli properti tersebut.

3. Kondisi bangunan

Sumber: equityapartments.com

Ya, kamu juga perlu mempertimbangkan usia bangunan sebelum kamu memulai sewa apartemen pertamamu. Usia bangunan juga menentukan kemungkinan adanya fasilitas yang perlu kamu perbaiki atau ganti saat sudah menjadi penghuni. Kalau memang ada yang perlu diperbaiki, cari tahu juga biaya perbaikannya, serta apa saja yang termasuk dan tidak termasuk dalam biaya tersebut.

Akan lebih baik lagi jika kamu bisa mendapatkan laporan dari sudut pandang arsitek atau teknisi—mungkin kamu punya kenalan dengan profesi serupa? Dengan begitu, kamu punya bukti yang ilmiah tentang kondisi bangunan apartemen.

4. Keamanan gedung

apartemen

Sumber: sciencerock.info

Iming-iming lokasi aman yang diberikan iklan-iklan apartemen saja tidak menjamin bahwa bangunan apartemen yang akan kamu huni secara spesifik sudah aman. Saat melakukan survey ke lokasi, cek juga keamanan bangunan. Mulai dari akses masuk penghuni, tamu dan karyawan, pos jaga satpam hingga area yang di-cover oleh kamera keamanan, perlu dicari tahu juga.

5. Tanggung jawab finansial dan metode pembayaran

apartemen

Sumber: digitaloutlook.com.au

Sewa apartemen tentunya tidak seberat dibandingkan kami membeli apartemen pertamamu. Akan tetapi, biasanya, ada dua jenis biaya yang tetap perlu kamu keluarkan untuk keperluan sewa apartemen: biaya administratif untuk keperluan harian dan sinking fund untuk pengeluaran jangka panjang. Pertimbangkan biaya-biaya ini saat mengatur bujet pribadi.

Bicara soal tanggung jawab finansial saat hendak memulai sewa apartemen, lihat pula metode pembayaran yang ditawarkan. Sesuaikan dengan cashflow-mu dan cek bank mana saja yang bekerja sama dengan pihak developer dan manajemen tersebut. Semakin banyak bank yang terdaftar, semakin kredibel pula reputasinya.

6. Hak dan kewajiban ketika sewa apartemen

apartemen

Sumber: home-designing.com

Saat menjadi penyewa sebuah apartemen, ada beberapa hak dan kewajiban yang perlu kamu ikuti. Misalnya, kamu perlu mematuhi semua peraturan yang telah dibuat oleh manajemen gedung, tidak mengganggu tetangga dengan manner yang tidak sesuai, serta mendapatkan izin manajemen sebelum melakukan renovasi.

Tentu saja, kamu punya hak penuh untuk hidup tenang di hunian kamu sendiri dan terhindar dari ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari pihak luar. Hak dan kewajiban penghuni apartemen biasanya juga berkaitan dengan gangguan suara dan boleh/tidaknya memelihara hewan di dalam bangunan tersebut.

7. Fasilitas apartemen dan kredibilitas pemilik

apartemen

Sumber: reddorz.com

Sebelum membeli, pastikan kamu sudah mendapatkan semua informasi tentang fasilitas apartemen. Cek lagi apakah fasilitas yang kamu butuhkan sudah tersedia.

Selain itu, kamu juga perlu mencari tahu histori pemilik untuk alasan mengapa pemilik mau menyewakan kamar apartemen mereka. Hal ini akan membantu kamu untuk mengetahui lebih dalam mengenai profil pemilik dan juga histori kamar serta apartemen yang akan kamu sewa.

8. Parkiran mobil

apartemen

Sumber: allontario.ca

Kalau kamu punya mobil, ini adalah salah satu pertanyaan yang sangat penting: apakah tempat parkir mobil disediakan oleh apartemen atau kamu harus membayar ekstra untuk itu jika kamu ingin sewa apartemen?

Kamu juga perlu memastikan bahwa jika kamu menyewa apartemen tersebut, masih tetap ada ruang parkir yang tersedia untukmu. Jangan sampai kamu sudah keburu membeli, tapi tempat parkirnya tidak bisa menampung mobil seluruh penghuni gedung.

Walaupun begitu, biasanya manajemen apartemen memiliki kebijakan bahwa satu unit apartemen hanya memiliki 1 atau 2 spot parkir. Nah, inilah yang perlu kamu pastikan kembali.

9. Konflik dan gangguan

apartemen

Sumber: myfirstapartment.com

Pada umumnya, setiap bangunan apartemen punya kebijakan dan karakteristik penghuni yang berbeda-beda. Bisa saja saat survei ke satu apartemen kamu menemukan tetangga yang berisik, tetapi di tempat lain, terlihat penghuni unit sebelah yang mengganggu dan melanggar peraturan apartemen.

Apabila berhadapan dengan situasi seperti ini, yang perlu menjadi pertimbanganmu adalah yang mana yang paling bisa kamu toleransi. Setelah itu, kamu bisa mencoba mengajak calon tetangga tersebut berkompromi. Apabila masih tidak bisa juga, kamu juga berhak untuk meminta bantuan pihak manajemen apartemen untuk mengatasi masalah ini. Yang jelas, sebelum membeli, masalah-masalah seperti ini sebaiknya sudah terselesaikan.

10. Istilah yang berkaitan dengan properti apartemen

apartemen

Sumber: pexels.com

Mau menyewa apartemen tapi belum familiar dengan istilah-istilah yang sering digunakan? Yuk, mulai biasakan diri dengan istilah-istilah tersebut. Memang cukup banyak istilah di sini yang tidak digunakan pada rumah biasa. Misalnya, service charge dan superblock.

Dengan mempelajari istilah yang berkaitan dengan properti yang satu ini, kamu akan jadi lebih mudah berkomunikasi dengan agen. Ini juga menunjukkan bahwa kamu sudah benar-benar mantap dengan keputusan menyewa apartemen, bukan hanya mengikuti tren terkini.

Selain poin-poin di atas, apa ada tips atau pengalaman yang ingin kamu share saat sedang mencari tempat untuk sewa apartemen? Kalau ada, jangan sungkan untuk share di kolom komentar di bawah ini, ya!

Sumber: apartmenttherapy.com

Bagi kamu pemburu apartemen dan peminat desain interior, kami masih banyak artikel-artikel lainnya, lho. Yuk, tambah inspirasimu bersama Furniterus!

Mau Sewa Apartemen Pertama? Yuk, Perhatikan 10 Hal Penting ini!

Kamu tahu ingin sewa apartemen tapi tidak yakin harus mulai dari mana. Sedang mengalami hal ini? Wajar kok. Menyewa apartemen pertama bisa menjadi proses yang cukup panjang dan melelahkan, tapi di sisi lain juga mengintimidasi. Bagaimana tidak? Seakan puluhan survei tidak cukup, kamu juga harus berhadapan dengan perhitungan finansial, dokumen legal, dan persaingan mendapatkan unit sewa terbaik.

apartemen

Sumber: gravityhome.tumblr.com

Tapi, jangan khawatir. Kali ini, Furniterus akan membantumu menjalani prosesnya agar tidak ada hal-hal yang terlupakan. Pertama-tama, kamu harus sudah siap secara mental dan finansial untuk memulai sewa apartemen. Lebih baik lagi apabila kamu sudah punya dasar finansial yang kuat, seperti pendapatan stabil dan tabungan untuk menyicil biaya sewa apartemen. Selanjutnya, yuk simak ulasan berikut!

1. Lokasi

apartemen

Sumber: dot.asahi.com

Pastikan kamu sudah punya gambaran lokasi seperti apa yang ingin kamu huni. Apakah kamu ingin tinggal di apartemen yang dekat dengan kantor atau pusat kota? Apakah kamu mencari lokasi yang kemacetannya tidak terlalu parah? Apakah lokasi untuk kamu sewa apartemen tersebut sudah memenuhi kebutuhan gaya hidupmu?

Proses awal ini memang cukup memakan waktu dan energi. Oleh karena itu, jangan panik kalau dalam waktu beberapa minggu, kamu belum punya keputusan yang pasti. Bahkan, kamu mungkin harus menghabiskan beberapa waktu di area tersebut saat sedang riset lokasi. Misalnya, datang ke lokasi tersebut di malam hari atau saat jam lalu lintas padat. Apakah sudah sesuai dengan yang kamu bayangkan?

2. Tren pasar

apartemen

Sumber: rumah.com

Sebelum kamu memulai sewa apartemen, lakukan riset pasar untuk memastikan bahwa apartemen yang akan kamu sewa punya nilai yang sepadan. Kamu bisa bicara dengan beberapa agen properti dan mengecek sales terkini di area yang kamu inginkan.

Kunjungi sebanyak mungkin tempat kriterianya sesuai dengan yang kamu inginkan. Dengan begitu, kamu punya gambaran yang lebih jelas apartemen mana saja yang masih masuk ke dalam bujet.

Jangan hanya bergantung pada informasi yang diberikan developer dan agen mereka. Bagaimanapun, mereka memiliki tugas untuk membuatmu pada akhirnya membeli properti tersebut.

3. Kondisi bangunan

Sumber: equityapartments.com

Ya, kamu juga perlu mempertimbangkan usia bangunan sebelum kamu memulai sewa apartemen pertamamu. Usia bangunan juga menentukan kemungkinan adanya fasilitas yang perlu kamu perbaiki atau ganti saat sudah menjadi penghuni. Kalau memang ada yang perlu diperbaiki, cari tahu juga biaya perbaikannya, serta apa saja yang termasuk dan tidak termasuk dalam biaya tersebut.

Akan lebih baik lagi jika kamu bisa mendapatkan laporan dari sudut pandang arsitek atau teknisi—mungkin kamu punya kenalan dengan profesi serupa? Dengan begitu, kamu punya bukti yang ilmiah tentang kondisi bangunan apartemen.

4. Keamanan gedung

apartemen

Sumber: sciencerock.info

Iming-iming lokasi aman yang diberikan iklan-iklan apartemen saja tidak menjamin bahwa bangunan apartemen yang akan kamu huni secara spesifik sudah aman. Saat melakukan survey ke lokasi, cek juga keamanan bangunan. Mulai dari akses masuk penghuni, tamu dan karyawan, pos jaga satpam hingga area yang di-cover oleh kamera keamanan, perlu dicari tahu juga.

5. Tanggung jawab finansial dan metode pembayaran

apartemen

Sumber: digitaloutlook.com.au

Sewa apartemen tentunya tidak seberat dibandingkan kami membeli apartemen pertamamu. Akan tetapi, biasanya, ada dua jenis biaya yang tetap perlu kamu keluarkan untuk keperluan sewa apartemen: biaya administratif untuk keperluan harian dan sinking fund untuk pengeluaran jangka panjang. Pertimbangkan biaya-biaya ini saat mengatur bujet pribadi.

Bicara soal tanggung jawab finansial saat hendak memulai sewa apartemen, lihat pula metode pembayaran yang ditawarkan. Sesuaikan dengan cashflow-mu dan cek bank mana saja yang bekerja sama dengan pihak developer dan manajemen tersebut. Semakin banyak bank yang terdaftar, semakin kredibel pula reputasinya.

6. Hak dan kewajiban ketika sewa apartemen

apartemen

Sumber: home-designing.com

Saat menjadi penyewa sebuah apartemen, ada beberapa hak dan kewajiban yang perlu kamu ikuti. Misalnya, kamu perlu mematuhi semua peraturan yang telah dibuat oleh manajemen gedung, tidak mengganggu tetangga dengan manner yang tidak sesuai, serta mendapatkan izin manajemen sebelum melakukan renovasi.

Tentu saja, kamu punya hak penuh untuk hidup tenang di hunian kamu sendiri dan terhindar dari ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari pihak luar. Hak dan kewajiban penghuni apartemen biasanya juga berkaitan dengan gangguan suara dan boleh/tidaknya memelihara hewan di dalam bangunan tersebut.

7. Fasilitas apartemen dan kredibilitas pemilik

apartemen

Sumber: reddorz.com

Sebelum membeli, pastikan kamu sudah mendapatkan semua informasi tentang fasilitas apartemen. Cek lagi apakah fasilitas yang kamu butuhkan sudah tersedia.

Selain itu, kamu juga perlu mencari tahu histori pemilik untuk alasan mengapa pemilik mau menyewakan kamar apartemen mereka. Hal ini akan membantu kamu untuk mengetahui lebih dalam mengenai profil pemilik dan juga histori kamar serta apartemen yang akan kamu sewa.

8. Parkiran mobil

apartemen

Sumber: allontario.ca

Kalau kamu punya mobil, ini adalah salah satu pertanyaan yang sangat penting: apakah tempat parkir mobil disediakan oleh apartemen atau kamu harus membayar ekstra untuk itu jika kamu ingin sewa apartemen?

Kamu juga perlu memastikan bahwa jika kamu menyewa apartemen tersebut, masih tetap ada ruang parkir yang tersedia untukmu. Jangan sampai kamu sudah keburu membeli, tapi tempat parkirnya tidak bisa menampung mobil seluruh penghuni gedung.

Walaupun begitu, biasanya manajemen apartemen memiliki kebijakan bahwa satu unit apartemen hanya memiliki 1 atau 2 spot parkir. Nah, inilah yang perlu kamu pastikan kembali.

9. Konflik dan gangguan

apartemen

Sumber: myfirstapartment.com

Pada umumnya, setiap bangunan apartemen punya kebijakan dan karakteristik penghuni yang berbeda-beda. Bisa saja saat survei ke satu apartemen kamu menemukan tetangga yang berisik, tetapi di tempat lain, terlihat penghuni unit sebelah yang mengganggu dan melanggar peraturan apartemen.

Apabila berhadapan dengan situasi seperti ini, yang perlu menjadi pertimbanganmu adalah yang mana yang paling bisa kamu toleransi. Setelah itu, kamu bisa mencoba mengajak calon tetangga tersebut berkompromi. Apabila masih tidak bisa juga, kamu juga berhak untuk meminta bantuan pihak manajemen apartemen untuk mengatasi masalah ini. Yang jelas, sebelum membeli, masalah-masalah seperti ini sebaiknya sudah terselesaikan.

10. Istilah yang berkaitan dengan properti apartemen

apartemen

Sumber: pexels.com

Mau menyewa apartemen tapi belum familiar dengan istilah-istilah yang sering digunakan? Yuk, mulai biasakan diri dengan istilah-istilah tersebut. Memang cukup banyak istilah di sini yang tidak digunakan pada rumah biasa. Misalnya, service charge dan superblock.

Dengan mempelajari istilah yang berkaitan dengan properti yang satu ini, kamu akan jadi lebih mudah berkomunikasi dengan agen. Ini juga menunjukkan bahwa kamu sudah benar-benar mantap dengan keputusan menyewa apartemen, bukan hanya mengikuti tren terkini.

Selain poin-poin di atas, apa ada tips atau pengalaman yang ingin kamu share saat sedang mencari tempat untuk sewa apartemen? Kalau ada, jangan sungkan untuk share di kolom komentar di bawah ini, ya!

Sumber: apartmenttherapy.com

Bagi kamu pemburu apartemen dan peminat desain interior, kami masih banyak artikel-artikel lainnya, lho. Yuk, tambah inspirasimu bersama Furniterus!

Artikel Lainnya
By |Mei 30th, 2018|

Leave A Comment