Sebelum Memasang, Ketahui Plus Minus Lantai Parket

Furniterus - Ingin menggunakan lantai parket? Masih ragu dengan keunggulan dan kekurangan dari parket flooring? Sebetulnya, parket bukanlah elemen interior yang baru digunakan di dunia properti atau perumahan. Namun, belum banyak orang yang mengetahui plus minus atau manfaat dari menggunakan lantai parket. Parket merupakan lantai kayu yang diterapkan pada lantai dengan tujuan untuk meningkatkan estetika bangunan, khususnya pada bagian dalam rumah. Parket memiliki permukaan dengan tekstur kayu yang bisa memberikan kesan mewah dan nyaman pada hunian.

Jenis flooring kayu parket ini dibuat dari kumpulan kepingan kayu yang sudah dipres hingga berbentuk potongan atau papan siap pasang di atas lantai konkrit. Pemasangan dalam formasi strip papan ini memberikan unsur dekoratif tersendiri pada lantai. Agar tidak menyesal, ketahui lebih dalam tentang lantai parket berikut ini.

Keunggulan parket

1. Lebih sehat

Tak hanya estetikanya menarik, menggunakan parket juga bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan penghuninya. Parket bisa mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC) yang ada di dalam ruangan. Apa itu VOC? VOC merupakan senyawa organik yang memiliki tekanan uap yang sangat tinggi dan sangat mudah menguap pada temperatur dan tekanan ruang. Selain itu, penggunaan parket juga bisa membuat ruangan lebih bersih dan nyaman.

lantai parket
(Sumber: ofdesign.net)

2. Mudah dibersihkan

Apakah kamu termasuk orang yang sibuk dan sulit untuk membersihkan rumah? Bagi kamu yang ingin punya rumah minim perawatan dan senantiasa terlihat rapi, maka parket bisa jadi pilihan tepat. Parket tidak membutuhkan banyak perawatan, cukup dengan membersihkan seperti biasa, menyapu dan mengepel. Sesekali, kamu disarankan untuk memberikan cairan pengkilap supaya lantai parket terlihat berkilau dan indah.

3. Bervariasi

Lantai parket terdiri dari kepingan kayu yang dipasang bersamaan, sehingga memiliki keindahan dari segi geometris dan dekoratif yang tak bisa ditampilkan oleh papan biasa. Untuk mendapatkan tampilan yang berbeda-beda, lantai parket juga bisa diberi finishing dengan gaya yang berbeda.

lantai parket
(Sumber: sivoris.com)

4. Tahan lama

Parket tergolong cukup kuat dan tahan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari rumah tangga. Pemakaian normal pada parket juga jarang menunjukkan tanda-tanda penuaan atau kerusakan. Parket memang kuat dan tahan lama hingga bisa berumur mencapai hingga 50 tahun.

5. Cukup terjangkau

Parket memiliki berbagai variasi, mulai dari bahan yang digunakan, tekstur dan finishing yang disukai, pola yang mendominasi, warna yang beragam, hingga harga yang sesuai dengan budget kamu. Pemasangan karpet juga bisa menambah nilai properti yang kamu miliki sehingga memiliki nilai investasi.

lantai parket
(Sumber: home-designing.com)

Kekurangan parket

1. Lebih licin

Beberapa parket, memiliki sifat yang cukup licin sehingga mudah tergelincir saat diinjak, terutama saat basah. Walaupun ada beberapa variasi tekstur parket yang bisa kamu pilih, lantai tidak begitu dianjurkan untuk kalian yang memiliki orang tua atau anak-anak di rumah.

2. Menimbulkan bunyi

Saat ditapak, parket juga sering dibarengi dengan suara berdenyit. Berbeda dengan lantai keramik yang biasanya tidak berbunyi sama sekali. Banyak juga yang akhirnya tidak memilih parket karena alasan ini. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan parket solid yang ditempel mati pada permukaan lantai.

lantai parket
(Sumber: homedit.com)

3. Butuh lantai yang rata

Pemasangan parket membutuhkan permukaan lantai yang solid dan benar-benar rata. Jadi, persiapkan terlebih dahulu lantai rumah dengan menyemen ulang atau memasang keramik murah agar permukaan lantai benar-benar rata.

4. Rentan tergores

Parket rentan tergores akibat benda tajam atau tumpul, perpindahan furniture, atau pemakaian yang tidak hati-hati. Jika tergores, penggantian parket akan sulit dilakukan karena harus dibongkar seluruhnya. Kamu juga harus berhati-hati saat memakai sepatu berhak tinggi atau lapisi dengan karpet untuk meminimalisir goresan.

lantai parket
(Sumber: hudsonflooring.co.uk)

5. Tidak tahan terhadap lembap dan sinar matahari

Walaupun lebih kuat dibandingkan dengan lantai kayu biasa, parket juga tetap memiliki potensi lapuk jika sering terkena air atau dipasang pada suhu yang lembap. Untuk itu, selalu jaga tingkat kelembapan dari parket dan hindari membersihkannya dengan air yang terlalu banyak. Selain itu, ada kemungkinan warna dari parket menjadi pudar saat diletakkan dekat dengan masuknya sinar matahari. Penampilan parket bisa menjadi pudar atau berubah warnanya.

Artikel Lainnya: 7 Cara Mudah Merawat Lantai Kayu

Project Pilihan Furniterus

Lihat Semua
LIHAT SEMUA

Artikel Lainnya

Lihat Semua

7 Tips Merawat Furniture Berbahan Kayu agar Awet dan Tidak Mudah Rusak

Desain Rumah Sederhana tapi Tetap Terkesan Mewah

Tanaman Hidroponik Menyiasati Kebutuhan Taman di Lahan Sempit

Model Rumah Minimalis Terkini di Berbagai Belahan Dunia yang Cocok Diaplikasikan di Indonesia

Baru Belajar Masak? Kenali 8 Alat Masak yang Wajib Kamu Miliki ini!

8 Lukisan Dinding Kamar untuk Kamu yang Suka Seni

Model Kitchen Set Minimalis untuk Tampilan Dapur yang Baru

7 Ide Tanaman Hias Bunga untuk Mempercantik Taman di Hunian Kamu

Prinsip Menata Peralatan Dapur agar Nyaman Saat Memasak

Pasangan Baru? Ini 8 Perabotan Rumah Tangga Wajib Ada di Hunian Kamu

LIHAT SEMUA

Wujudkan Rumah Impianmu

Konsultasi Gratis !

Wujudkan Rumah Impianmu

Konsultasi Gratis !