Mau Biaya Renovasi Rumah yang Sesuai Budget? Ini 5 Caranya!

Siapa bilang merenovasi rumah itu mahal? Eits, melakukan perombakan pada rumah nggak selalu mahal kok kalau kamu tahu tipsnya. Renovasi rumah memang penting untuk kamu lakukan paling tidak setiap 5 tahun hingga 10 tahun sekali. Setelah bertahun-tahun ditinggali, rumah kamu tentu saja akan terlihat sumpek dan kusam. Hal ini biasanya terjadi karena ada beberapa bagian yang melapuk, memburuk kondisinya, atau kurang perawatan. Namun, tentu tidak semua orang mempunyai biaya yang memadai untuk merenovasi rumah. Apalagi banyaknya kebutuhan lain yang lebih mendesak membuat kita akhirnya mengabaikan renovasi rumah.

Renovasi rumah nggak selalu harus menguras isi tabungan kamu, lho. Banyak juga kok cara yang bisa kamu lakukan untuk merenovasi rumah secara low budget. Pasti penasaran kan bagaimana sih caranya merenovasi rumah yang nggak menguras budget? Yuk, simak tipsnya berikut ini!

1. Gunakan barang yang masih layak pakai

Penggunaan Barang Yang Masih Layak Pakai Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: themaker.com.au

Kamu nggak perlu gengsi untuk menggunakan kembali (reuse) bahan atau barang yang masih bisa kamu gunakan. Terkadang kita masih mempunyai beberapa bahan bangunan bekas hasil renovasi sebelumnya yang tidak terpakai atau bisa juga bahan tersebut masih layak pakai namun masuk ke dalam kategori bagian yang ikut direnovasi. Nah, gunakan saja kembali bahan bangunan bekas yang kondisinya masih bagus, seperti pintu, jendela, genteng, peralatan sanitasi, dan sebagainya.

Penggunaan Barang Yang Masih Layak Pakai Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: rownstoner.com

Kamu masih bisa kok membuat bahan tersebut terlihat baru dengan mengecat ulang atau memolesnya dengan vernis atau pelitur sehingga tampak seperti baru. Jika kamu masih mempunyai barang-barang bekas lainnya yang terlihat bagus, seperti marmer ataupun kayu, janganlah buru-buru dibuang. Kamu masih bisa lho mempercantik bangunan dan interior rumah dari sisa-sisa barang tersebut. Tidak ada salahnya menggunakan bahan bangunan bekas yang layak pakai. Selain kamu dapat menghemat budget, kamu juga bisa mengasah kreativitas dan mengurangi sampah kan?

2. Melindungi dinding rumah saat proses renovasi

Renovasi rumah bukan berarti kamu harus mengganti atau mengubah seluruh hal yang ada di dalam ruangan. Saat melakukan renovasi pada beberapa bagian rumah, kamu dapat melindungi dinding yang masih terawat agar tampilannya tetap terlihat bagus dan baru. Tampilan dinding yang kusam dan lecet tentu saja akan mengurangi keindahan rumah.

Mlindungi Dinding Pada Saat Renovasi Rumah Pada Bagian Bagian Tertentu

Sumber: homeanddecor.com.sg

Hal pertama yang dapat kamu lakukan saat merenovasi rumah salah satunya adalah memilih warna cat dinding yang sesuai. Jika dindingmu banyak terjadi pengelupasan, maka mengecatnya dengan warna putih sebagai dasar dari dekorasi cat selanjutnya adalah pilihan yang tepat.

Jika kondisi dinding rumahmu masih baik dan tidak memerlukan proses pembaharuan yang banyak, kamu cukup menggunakan sejenis cairan pelapis. Cairan ini akan berguna agar kotoran, coretan, ataupun tumpahan noda dapat dibersihkan dengan mudah dari dinding. Karena renovasi rumah bukan hanya untuk memperbaiki, tetapi juga memperindah.

3. Hati-hati dalam memilih kontraktor atau jasa tukang bangunan

Hati-Hati Dalam Memilih Kontraktor Saat Renovasi Rumah

Sumber: selfbuilder.tv

Di kota-kota besar mungkin sudah biasa menggunakan jasa kontraktor bangunan dalam membuat rumah atau renovasi. Mereka bisa saja seorang professional freelance atau dalam bentuk perusahaan resmi. Jika kamu bisa memilih jasa kontraktor yang baik, kamu dapat diuntungkan dari sisi kenyamanan proses dan juga hasil yang berkualitas. Untuk menggunakan jasa kontraktor, sebaiknya carilah dengan teliti yaitu kontraktor yang benar-benar berpengalaman, jujur, serta profesional.

Jangan Gunakan Kontraktor Yang TIdak Berpengalaman Saat Renovasi Rumah

Sumber: scarymommy.com

Jangan sampai karena untuk menghemat biaya, kamu jadi memaksakan untuk menggunakan kontraktor yang murah namun belum berpengalaman. Jika kamu punya budget terbatas, kamu dapat beralih dengan menggunakan jasa tukang saja. Walau terkesan tradisional dan kurang profesional, namun mereka akan lebih mudah untuk diajak diskusi mengenai rencana dan perkembangan dari bangunan renovasi dilihat dari sisi biaya. So, sebelum merenovasi rumah, pertimbangkan dan cerdaslah dalam memilih ya.

4. Atur kembali pencahayaan sebelum mulai renovasi

Sebelum kamu melakukan renovasi rumah secara besar-besaran, coba deh untuk terlebih dahulu mengecek apakah selama ini lampu-lampu rumahmu yang jadi masalah. Kok bisa? Nah, sebenarnya pencahayaan yang kurang baik atau tidak tepat akan membuat rumahmu tidak enak dipandang dan terkesan kusam.

Pencahayaan Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: inhabitat.com

Sebelum melakukan renovasi rumah pada bagian lainnya, coba ganti terlebih dahulu lampu-lampu yang telah redup dengan lampu yang baru dengan pencahayaan yang memberikan kesan berbeda. Bahkan kamu dapat menempatkan lampu LED di bawah furniture favoritmu sebagai bagian dari renovasi rumah. Selain lebih elegan, sorot lampu LED juga tidak akan membuat ruangan terlihat silau.

Tips lainnya, pastikan pada siang hari intensitas cahaya matahari cukup masuk ke dalam rumahmu. Cahaya matahari yang cukup akan membuat rumah lebih sehat, tidak tampak redup, juga menjaga tingkat kelembapan di dalam ruangan. Memastikan hal ini juga sudah berarti menghemat biaya renovasi rumah nantinya, lho!

5. Menambahkan tanaman untuk menghidupkan rumah

Penambahan Tanaman Setelah Renovasi Selesai

Sumber: homedecormasters.com

Salah satu tujuan penting dari renovasi rumah adalah membuat rumah tampak lebih hidup dengan suasana baru. Namun, seringkali rumah terlihat lebih suram bukan karena mebel yang sudah usang atau desain interior yang perlu diganti, tetapi karena kurangnya tanaman hijau. Nah, jika kamu mempunyai masalah yang sama pada rumahmu, maka renovasi rumah yang dibutuhkan adalah penambahan tanaman, baik di sudut ruangan ataupun di atas meja.

Artikel Lainnya: 7 Tips Desain Ruang Tamu Mewah Tanpa Menguras Budget

So, bagaimana pendapat kamu setelah melihat 5 tips yang bermanfaat untuk menghemat budget renovasi rumah di atas? Untuk kamu yang memiliki anggaran terbatas untuk renovasi rumah, tidak perlu berkecil hati ya. Kamu masih bisa kok menghemat biaya dengan tetap mendapatkan hasil yang maksimal dengan sedikit kreativitas dan menerapkan tips-tips di atas. Mau tips-tips bermanfaat lainnya, yuk di cek terus update terbaru artikel-artikel kami, dan hanya di artikel Furniterus.

Mau Biaya Renovasi Rumah yang Sesuai Budget? Ini 5 Caranya!

Siapa bilang merenovasi rumah itu mahal? Eits, melakukan perombakan pada rumah nggak selalu mahal kok kalau kamu tahu tipsnya. Renovasi rumah memang penting untuk kamu lakukan paling tidak setiap 5 tahun hingga 10 tahun sekali. Setelah bertahun-tahun ditinggali, rumah kamu tentu saja akan terlihat sumpek dan kusam. Hal ini biasanya terjadi karena ada beberapa bagian yang melapuk, memburuk kondisinya, atau kurang perawatan. Namun, tentu tidak semua orang mempunyai biaya yang memadai untuk merenovasi rumah. Apalagi banyaknya kebutuhan lain yang lebih mendesak membuat kita akhirnya mengabaikan renovasi rumah.

Renovasi rumah nggak selalu harus menguras isi tabungan kamu, lho. Banyak juga kok cara yang bisa kamu lakukan untuk merenovasi rumah secara low budget. Pasti penasaran kan bagaimana sih caranya merenovasi rumah yang nggak menguras budget? Yuk, simak tipsnya berikut ini!

1. Gunakan barang yang masih layak pakai

Penggunaan Barang Yang Masih Layak Pakai Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: themaker.com.au

Kamu nggak perlu gengsi untuk menggunakan kembali (reuse) bahan atau barang yang masih bisa kamu gunakan. Terkadang kita masih mempunyai beberapa bahan bangunan bekas hasil renovasi sebelumnya yang tidak terpakai atau bisa juga bahan tersebut masih layak pakai namun masuk ke dalam kategori bagian yang ikut direnovasi. Nah, gunakan saja kembali bahan bangunan bekas yang kondisinya masih bagus, seperti pintu, jendela, genteng, peralatan sanitasi, dan sebagainya.

Penggunaan Barang Yang Masih Layak Pakai Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: rownstoner.com

Kamu masih bisa kok membuat bahan tersebut terlihat baru dengan mengecat ulang atau memolesnya dengan vernis atau pelitur sehingga tampak seperti baru. Jika kamu masih mempunyai barang-barang bekas lainnya yang terlihat bagus, seperti marmer ataupun kayu, janganlah buru-buru dibuang. Kamu masih bisa lho mempercantik bangunan dan interior rumah dari sisa-sisa barang tersebut. Tidak ada salahnya menggunakan bahan bangunan bekas yang layak pakai. Selain kamu dapat menghemat budget, kamu juga bisa mengasah kreativitas dan mengurangi sampah kan?

2. Melindungi dinding rumah saat proses renovasi

Renovasi rumah bukan berarti kamu harus mengganti atau mengubah seluruh hal yang ada di dalam ruangan. Saat melakukan renovasi pada beberapa bagian rumah, kamu dapat melindungi dinding yang masih terawat agar tampilannya tetap terlihat bagus dan baru. Tampilan dinding yang kusam dan lecet tentu saja akan mengurangi keindahan rumah.

Mlindungi Dinding Pada Saat Renovasi Rumah Pada Bagian Bagian Tertentu

Sumber: homeanddecor.com.sg

Hal pertama yang dapat kamu lakukan saat merenovasi rumah salah satunya adalah memilih warna cat dinding yang sesuai. Jika dindingmu banyak terjadi pengelupasan, maka mengecatnya dengan warna putih sebagai dasar dari dekorasi cat selanjutnya adalah pilihan yang tepat.

Jika kondisi dinding rumahmu masih baik dan tidak memerlukan proses pembaharuan yang banyak, kamu cukup menggunakan sejenis cairan pelapis. Cairan ini akan berguna agar kotoran, coretan, ataupun tumpahan noda dapat dibersihkan dengan mudah dari dinding. Karena renovasi rumah bukan hanya untuk memperbaiki, tetapi juga memperindah.

3. Hati-hati dalam memilih kontraktor atau jasa tukang bangunan

Hati-Hati Dalam Memilih Kontraktor Saat Renovasi Rumah

Sumber: selfbuilder.tv

Di kota-kota besar mungkin sudah biasa menggunakan jasa kontraktor bangunan dalam membuat rumah atau renovasi. Mereka bisa saja seorang professional freelance atau dalam bentuk perusahaan resmi. Jika kamu bisa memilih jasa kontraktor yang baik, kamu dapat diuntungkan dari sisi kenyamanan proses dan juga hasil yang berkualitas. Untuk menggunakan jasa kontraktor, sebaiknya carilah dengan teliti yaitu kontraktor yang benar-benar berpengalaman, jujur, serta profesional.

Jangan Gunakan Kontraktor Yang TIdak Berpengalaman Saat Renovasi Rumah

Sumber: scarymommy.com

Jangan sampai karena untuk menghemat biaya, kamu jadi memaksakan untuk menggunakan kontraktor yang murah namun belum berpengalaman. Jika kamu punya budget terbatas, kamu dapat beralih dengan menggunakan jasa tukang saja. Walau terkesan tradisional dan kurang profesional, namun mereka akan lebih mudah untuk diajak diskusi mengenai rencana dan perkembangan dari bangunan renovasi dilihat dari sisi biaya. So, sebelum merenovasi rumah, pertimbangkan dan cerdaslah dalam memilih ya.

4. Atur kembali pencahayaan sebelum mulai renovasi

Sebelum kamu melakukan renovasi rumah secara besar-besaran, coba deh untuk terlebih dahulu mengecek apakah selama ini lampu-lampu rumahmu yang jadi masalah. Kok bisa? Nah, sebenarnya pencahayaan yang kurang baik atau tidak tepat akan membuat rumahmu tidak enak dipandang dan terkesan kusam.

Pencahayaan Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: inhabitat.com

Sebelum melakukan renovasi rumah pada bagian lainnya, coba ganti terlebih dahulu lampu-lampu yang telah redup dengan lampu yang baru dengan pencahayaan yang memberikan kesan berbeda. Bahkan kamu dapat menempatkan lampu LED di bawah furniture favoritmu sebagai bagian dari renovasi rumah. Selain lebih elegan, sorot lampu LED juga tidak akan membuat ruangan terlihat silau.

Tips lainnya, pastikan pada siang hari intensitas cahaya matahari cukup masuk ke dalam rumahmu. Cahaya matahari yang cukup akan membuat rumah lebih sehat, tidak tampak redup, juga menjaga tingkat kelembapan di dalam ruangan. Memastikan hal ini juga sudah berarti menghemat biaya renovasi rumah nantinya, lho!

5. Menambahkan tanaman untuk menghidupkan rumah

Penambahan Tanaman Setelah Renovasi Selesai

Sumber: homedecormasters.com

Salah satu tujuan penting dari renovasi rumah adalah membuat rumah tampak lebih hidup dengan suasana baru. Namun, seringkali rumah terlihat lebih suram bukan karena mebel yang sudah usang atau desain interior yang perlu diganti, tetapi karena kurangnya tanaman hijau. Nah, jika kamu mempunyai masalah yang sama pada rumahmu, maka renovasi rumah yang dibutuhkan adalah penambahan tanaman, baik di sudut ruangan ataupun di atas meja.

Artikel Lainnya: 7 Tips Desain Ruang Tamu Mewah Tanpa Menguras Budget

So, bagaimana pendapat kamu setelah melihat 5 tips yang bermanfaat untuk menghemat budget renovasi rumah di atas? Untuk kamu yang memiliki anggaran terbatas untuk renovasi rumah, tidak perlu berkecil hati ya. Kamu masih bisa kok menghemat biaya dengan tetap mendapatkan hasil yang maksimal dengan sedikit kreativitas dan menerapkan tips-tips di atas. Mau tips-tips bermanfaat lainnya, yuk di cek terus update terbaru artikel-artikel kami, dan hanya di artikel Furniterus.

Mau Biaya Renovasi Rumah yang Sesuai Budget? Ini 5 Caranya!

Siapa bilang merenovasi rumah itu mahal? Eits, melakukan perombakan pada rumah nggak selalu mahal kok kalau kamu tahu tipsnya. Renovasi rumah memang penting untuk kamu lakukan paling tidak setiap 5 tahun hingga 10 tahun sekali. Setelah bertahun-tahun ditinggali, rumah kamu tentu saja akan terlihat sumpek dan kusam. Hal ini biasanya terjadi karena ada beberapa bagian yang melapuk, memburuk kondisinya, atau kurang perawatan. Namun, tentu tidak semua orang mempunyai biaya yang memadai untuk merenovasi rumah. Apalagi banyaknya kebutuhan lain yang lebih mendesak membuat kita akhirnya mengabaikan renovasi rumah.

Renovasi rumah nggak selalu harus menguras isi tabungan kamu, lho. Banyak juga kok cara yang bisa kamu lakukan untuk merenovasi rumah secara low budget. Pasti penasaran kan bagaimana sih caranya merenovasi rumah yang nggak menguras budget? Yuk, simak tipsnya berikut ini!

1. Gunakan barang yang masih layak pakai

Penggunaan Barang Yang Masih Layak Pakai Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: themaker.com.au

Kamu nggak perlu gengsi untuk menggunakan kembali (reuse) bahan atau barang yang masih bisa kamu gunakan. Terkadang kita masih mempunyai beberapa bahan bangunan bekas hasil renovasi sebelumnya yang tidak terpakai atau bisa juga bahan tersebut masih layak pakai namun masuk ke dalam kategori bagian yang ikut direnovasi. Nah, gunakan saja kembali bahan bangunan bekas yang kondisinya masih bagus, seperti pintu, jendela, genteng, peralatan sanitasi, dan sebagainya.

Penggunaan Barang Yang Masih Layak Pakai Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: rownstoner.com

Kamu masih bisa kok membuat bahan tersebut terlihat baru dengan mengecat ulang atau memolesnya dengan vernis atau pelitur sehingga tampak seperti baru. Jika kamu masih mempunyai barang-barang bekas lainnya yang terlihat bagus, seperti marmer ataupun kayu, janganlah buru-buru dibuang. Kamu masih bisa lho mempercantik bangunan dan interior rumah dari sisa-sisa barang tersebut. Tidak ada salahnya menggunakan bahan bangunan bekas yang layak pakai. Selain kamu dapat menghemat budget, kamu juga bisa mengasah kreativitas dan mengurangi sampah kan?

2. Melindungi dinding rumah saat proses renovasi

Renovasi rumah bukan berarti kamu harus mengganti atau mengubah seluruh hal yang ada di dalam ruangan. Saat melakukan renovasi pada beberapa bagian rumah, kamu dapat melindungi dinding yang masih terawat agar tampilannya tetap terlihat bagus dan baru. Tampilan dinding yang kusam dan lecet tentu saja akan mengurangi keindahan rumah.

Mlindungi Dinding Pada Saat Renovasi Rumah Pada Bagian Bagian Tertentu

Sumber: homeanddecor.com.sg

Hal pertama yang dapat kamu lakukan saat merenovasi rumah salah satunya adalah memilih warna cat dinding yang sesuai. Jika dindingmu banyak terjadi pengelupasan, maka mengecatnya dengan warna putih sebagai dasar dari dekorasi cat selanjutnya adalah pilihan yang tepat.

Jika kondisi dinding rumahmu masih baik dan tidak memerlukan proses pembaharuan yang banyak, kamu cukup menggunakan sejenis cairan pelapis. Cairan ini akan berguna agar kotoran, coretan, ataupun tumpahan noda dapat dibersihkan dengan mudah dari dinding. Karena renovasi rumah bukan hanya untuk memperbaiki, tetapi juga memperindah.

3. Hati-hati dalam memilih kontraktor atau jasa tukang bangunan

Hati-Hati Dalam Memilih Kontraktor Saat Renovasi Rumah

Sumber: selfbuilder.tv

Di kota-kota besar mungkin sudah biasa menggunakan jasa kontraktor bangunan dalam membuat rumah atau renovasi. Mereka bisa saja seorang professional freelance atau dalam bentuk perusahaan resmi. Jika kamu bisa memilih jasa kontraktor yang baik, kamu dapat diuntungkan dari sisi kenyamanan proses dan juga hasil yang berkualitas. Untuk menggunakan jasa kontraktor, sebaiknya carilah dengan teliti yaitu kontraktor yang benar-benar berpengalaman, jujur, serta profesional.

Jangan Gunakan Kontraktor Yang TIdak Berpengalaman Saat Renovasi Rumah

Sumber: scarymommy.com

Jangan sampai karena untuk menghemat biaya, kamu jadi memaksakan untuk menggunakan kontraktor yang murah namun belum berpengalaman. Jika kamu punya budget terbatas, kamu dapat beralih dengan menggunakan jasa tukang saja. Walau terkesan tradisional dan kurang profesional, namun mereka akan lebih mudah untuk diajak diskusi mengenai rencana dan perkembangan dari bangunan renovasi dilihat dari sisi biaya. So, sebelum merenovasi rumah, pertimbangkan dan cerdaslah dalam memilih ya.

4. Atur kembali pencahayaan sebelum mulai renovasi

Sebelum kamu melakukan renovasi rumah secara besar-besaran, coba deh untuk terlebih dahulu mengecek apakah selama ini lampu-lampu rumahmu yang jadi masalah. Kok bisa? Nah, sebenarnya pencahayaan yang kurang baik atau tidak tepat akan membuat rumahmu tidak enak dipandang dan terkesan kusam.

Pencahayaan Pada Saat Renovasi Rumah

Sumber: inhabitat.com

Sebelum melakukan renovasi rumah pada bagian lainnya, coba ganti terlebih dahulu lampu-lampu yang telah redup dengan lampu yang baru dengan pencahayaan yang memberikan kesan berbeda. Bahkan kamu dapat menempatkan lampu LED di bawah furniture favoritmu sebagai bagian dari renovasi rumah. Selain lebih elegan, sorot lampu LED juga tidak akan membuat ruangan terlihat silau.

Tips lainnya, pastikan pada siang hari intensitas cahaya matahari cukup masuk ke dalam rumahmu. Cahaya matahari yang cukup akan membuat rumah lebih sehat, tidak tampak redup, juga menjaga tingkat kelembapan di dalam ruangan. Memastikan hal ini juga sudah berarti menghemat biaya renovasi rumah nantinya, lho!

5. Menambahkan tanaman untuk menghidupkan rumah

Penambahan Tanaman Setelah Renovasi Selesai

Sumber: homedecormasters.com

Salah satu tujuan penting dari renovasi rumah adalah membuat rumah tampak lebih hidup dengan suasana baru. Namun, seringkali rumah terlihat lebih suram bukan karena mebel yang sudah usang atau desain interior yang perlu diganti, tetapi karena kurangnya tanaman hijau. Nah, jika kamu mempunyai masalah yang sama pada rumahmu, maka renovasi rumah yang dibutuhkan adalah penambahan tanaman, baik di sudut ruangan ataupun di atas meja.

Artikel Lainnya: 7 Tips Desain Ruang Tamu Mewah Tanpa Menguras Budget

So, bagaimana pendapat kamu setelah melihat 5 tips yang bermanfaat untuk menghemat budget renovasi rumah di atas? Untuk kamu yang memiliki anggaran terbatas untuk renovasi rumah, tidak perlu berkecil hati ya. Kamu masih bisa kok menghemat biaya dengan tetap mendapatkan hasil yang maksimal dengan sedikit kreativitas dan menerapkan tips-tips di atas. Mau tips-tips bermanfaat lainnya, yuk di cek terus update terbaru artikel-artikel kami, dan hanya di artikel Furniterus.

Artikel Lainnya
By |September 8th, 2018|

Leave A Comment