Ketahui Ragam Material dan Desain Kitchen Sink Sebelum Membeli

Setelah kompor, kitchen sink atau bak cuci merupakan piranti dapur yang paling sering digunakan. Tak hanya untuk mencuci piring, buah atau sayuran, kita juga kerap menggunakan kitchen sink untuk mencuci tangan selama proses memasak. Sebelum membeli kitchen sink, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti material pembuatnya dan desainnya. Terdapat beragam jenis material yang bisa kamu temui di pasaran. Namun untuk memilih yang cocok, harus disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan juga budget. Simak dulu yuk beberapa rekomendasi desain dan material kitchen sink berikut ini.

1. Stainless steel

kitchen sink

Sumber: managetotal.com

Stainless steel merupakan material yang paling banyak digunakan untuk bak cuci. Stainless steel juga punya beragam tingkat kepadatan yang mengindikasikan kitchen sink lebih kuat dan tahan lama dari kepadatan materialnya. Biasanya, semakin padat unsur stainless steel, maka akan semakin mahal pula harganya. Material ini pun punya beragam keunggulan seperti salah satunya mudah dibersihkan dan kuat terhadap panas serta karat.

2. Farmhouse

kitchen sink

Sumber: richhackman.com

Bagi Anda yang memiliki postur tubuh mungil atau sudah memiliki buah hati, maka direkomendasikan untuk menggunakan kitchen sink dengan tipe farmhouse. Sama seperti namanya, kitchen sink ini cenderung mengangkat tema pedesaan. Ciri yang paling mencolok dari desain ini terletak pada bagian apron depan. Pada bagian ini cekungan yang dibuat dekat dengan tepi meja dan saking dekatnya jaraknya pun hanya berkisar sekitar 4 inchi saja.

3. Porcelain

kitchen sink

Sumber: activeescapes.co

Tipe yang satu ini kerap disebut juga sebagai cast-iron (besi cor). Hal ini dikarenakan sink berbahan porcelain ini biasanya diperkuat juga dengan besi cor. Porcelain lebih banyak berperan untuk memberikan tampilan mengkilap (glossy) pada sink. Besi corlah yang membuat sink ini lebih kuat dan tahan lama.

Kitchen sink porcelain sangat cocok untuk kamu yang suka dengan tema vintage. Walaupun bisa memberikan kesan klasik dengan tampilannya yang indah, namun perawatan dari sink ini cukup merepotan. Apalagi sering terkena benda bersuhu panas seperti air mendidih, porcelain bisa retak dan pecah. Selain itu, porcelain juga mudah terlihat noda makanan atau tanda hitam dari peralatan memasak.

4. Akrilik

kitchen sink

Sumber: activerain.com

Sama seperti material porcelain, material yang satu ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Akrilik tidak berpori, sehingga tidak mudah kotor. Material ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap goresan. Selain itu, akrilik juga disukai karena ringan dan mudah dalam proses pemasangannya. Namun berhati-hatilah dengan benda bersuhu tinggi karena benda tersebut bisa mengakibatkan retakan pada permukaan akrilik. Panci atau penggorengan yang masih panas juga terkadang bisa mengakibatkan akrilik meleleh.

5. Undermount

kitchen sink

Sumber: mrdirectint.com

Ingin memberikan kesan mewah dan glamor pada dapur? Pilih aja kitchen sink undermount ini. Tipe yang satu ini cocok dipadukan dengan permukaan meja yang menggunakan material granit. Selain itu, tipe ini juga mudah dibersihkan dan tak meninggalkan bau. Namun untuk memilikinya, kamu perlu merogoh kocek lebih dalam. Harganya ada di kisaran 3-8 jutaan dan juga diperlukan tukang yang profesional untuk proses pemasangannya. Biasanya, untuk orang yang ahli saja dibutuhkan setidaknya 30 menit ke atas untuk melakukan pemasangannya.

6. Tiga basin

kitchen sink

Sumber: magazen.site

Untuk ruangan dapur yang lebih besar, kamu bisa menggunakan model kitchen sink tiga basin. Bak cuci yang satu ini memiliki tiga cekungan berukuran besar, sedang, dan kecil. Ukurannya yang berbeda-beda ini akan memudahkan kamu dalam membersihkan sayuran dan peralatan masak secara terpisah dalam waktu yang bersamaan. Bak cuci ini juga memiliki saluran pembuangan sendiri. Bak ini akan membantu kamu dalam menjaga sayuran atau buah yang telah dicuci agar tidak kotor kembali.

7. Granit

kitchen sink

Sumber: franke.com

Kitchen sink dari material granit memang terkenal memiliki harga yang tinggi. Bukan tanpa alasan, sink dari granit ini punya beragam keunggulan. Granit tahan terhadap goresan dan mudah dibersihkan bila terkena kotoran atau noda. Kelebihan lainnya, granit juga tahan terhadap panas dibandingkan material lainnya.

Pilihlah kitchen sink yang benar-benar berkualitas, bukan hanya dari mereknya. Sebelum membeli, periksa pula apakah ada kebocoran. So, sudah tahu akan memilih yang mana?

Ketahui Ragam Material dan Desain Kitchen Sink Sebelum Membeli

Setelah kompor, kitchen sink atau bak cuci merupakan piranti dapur yang paling sering digunakan. Tak hanya untuk mencuci piring, buah atau sayuran, kita juga kerap menggunakan kitchen sink untuk mencuci tangan selama proses memasak. Sebelum membeli kitchen sink, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti material pembuatnya dan desainnya. Terdapat beragam jenis material yang bisa kamu temui di pasaran. Namun untuk memilih yang cocok, harus disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan juga budget. Simak dulu yuk beberapa rekomendasi desain dan material kitchen sink berikut ini.

1. Stainless steel

kitchen sink

Sumber: managetotal.com

Stainless steel merupakan material yang paling banyak digunakan untuk bak cuci. Stainless steel juga punya beragam tingkat kepadatan yang mengindikasikan kitchen sink lebih kuat dan tahan lama dari kepadatan materialnya. Biasanya, semakin padat unsur stainless steel, maka akan semakin mahal pula harganya. Material ini pun punya beragam keunggulan seperti salah satunya mudah dibersihkan dan kuat terhadap panas serta karat.

2. Farmhouse

kitchen sink

Sumber: richhackman.com

Bagi Anda yang memiliki postur tubuh mungil atau sudah memiliki buah hati, maka direkomendasikan untuk menggunakan kitchen sink dengan tipe farmhouse. Sama seperti namanya, kitchen sink ini cenderung mengangkat tema pedesaan. Ciri yang paling mencolok dari desain ini terletak pada bagian apron depan. Pada bagian ini cekungan yang dibuat dekat dengan tepi meja dan saking dekatnya jaraknya pun hanya berkisar sekitar 4 inchi saja.

3. Porcelain

kitchen sink

Sumber: activeescapes.co

Tipe yang satu ini kerap disebut juga sebagai cast-iron (besi cor). Hal ini dikarenakan sink berbahan porcelain ini biasanya diperkuat juga dengan besi cor. Porcelain lebih banyak berperan untuk memberikan tampilan mengkilap (glossy) pada sink. Besi corlah yang membuat sink ini lebih kuat dan tahan lama.

Kitchen sink porcelain sangat cocok untuk kamu yang suka dengan tema vintage. Walaupun bisa memberikan kesan klasik dengan tampilannya yang indah, namun perawatan dari sink ini cukup merepotan. Apalagi sering terkena benda bersuhu panas seperti air mendidih, porcelain bisa retak dan pecah. Selain itu, porcelain juga mudah terlihat noda makanan atau tanda hitam dari peralatan memasak.

4. Akrilik

kitchen sink

Sumber: activerain.com

Sama seperti material porcelain, material yang satu ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Akrilik tidak berpori, sehingga tidak mudah kotor. Material ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap goresan. Selain itu, akrilik juga disukai karena ringan dan mudah dalam proses pemasangannya. Namun berhati-hatilah dengan benda bersuhu tinggi karena benda tersebut bisa mengakibatkan retakan pada permukaan akrilik. Panci atau penggorengan yang masih panas juga terkadang bisa mengakibatkan akrilik meleleh.

5. Undermount

kitchen sink

Sumber: mrdirectint.com

Ingin memberikan kesan mewah dan glamor pada dapur? Pilih aja kitchen sink undermount ini. Tipe yang satu ini cocok dipadukan dengan permukaan meja yang menggunakan material granit. Selain itu, tipe ini juga mudah dibersihkan dan tak meninggalkan bau. Namun untuk memilikinya, kamu perlu merogoh kocek lebih dalam. Harganya ada di kisaran 3-8 jutaan dan juga diperlukan tukang yang profesional untuk proses pemasangannya. Biasanya, untuk orang yang ahli saja dibutuhkan setidaknya 30 menit ke atas untuk melakukan pemasangannya.

6. Tiga basin

kitchen sink

Sumber: magazen.site

Untuk ruangan dapur yang lebih besar, kamu bisa menggunakan model kitchen sink tiga basin. Bak cuci yang satu ini memiliki tiga cekungan berukuran besar, sedang, dan kecil. Ukurannya yang berbeda-beda ini akan memudahkan kamu dalam membersihkan sayuran dan peralatan masak secara terpisah dalam waktu yang bersamaan. Bak cuci ini juga memiliki saluran pembuangan sendiri. Bak ini akan membantu kamu dalam menjaga sayuran atau buah yang telah dicuci agar tidak kotor kembali.

7. Granit

kitchen sink

Sumber: franke.com

Kitchen sink dari material granit memang terkenal memiliki harga yang tinggi. Bukan tanpa alasan, sink dari granit ini punya beragam keunggulan. Granit tahan terhadap goresan dan mudah dibersihkan bila terkena kotoran atau noda. Kelebihan lainnya, granit juga tahan terhadap panas dibandingkan material lainnya.

Pilihlah kitchen sink yang benar-benar berkualitas, bukan hanya dari mereknya. Sebelum membeli, periksa pula apakah ada kebocoran. So, sudah tahu akan memilih yang mana?

Ketahui Ragam Material dan Desain Kitchen Sink Sebelum Membeli

Setelah kompor, kitchen sink atau bak cuci merupakan piranti dapur yang paling sering digunakan. Tak hanya untuk mencuci piring, buah atau sayuran, kita juga kerap menggunakan kitchen sink untuk mencuci tangan selama proses memasak. Sebelum membeli kitchen sink, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti material pembuatnya dan desainnya. Terdapat beragam jenis material yang bisa kamu temui di pasaran. Namun untuk memilih yang cocok, harus disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan juga budget. Simak dulu yuk beberapa rekomendasi desain dan material kitchen sink berikut ini.

1. Stainless steel

kitchen sink

Sumber: managetotal.com

Stainless steel merupakan material yang paling banyak digunakan untuk bak cuci. Stainless steel juga punya beragam tingkat kepadatan yang mengindikasikan kitchen sink lebih kuat dan tahan lama dari kepadatan materialnya. Biasanya, semakin padat unsur stainless steel, maka akan semakin mahal pula harganya. Material ini pun punya beragam keunggulan seperti salah satunya mudah dibersihkan dan kuat terhadap panas serta karat.

2. Farmhouse

kitchen sink

Sumber: richhackman.com

Bagi Anda yang memiliki postur tubuh mungil atau sudah memiliki buah hati, maka direkomendasikan untuk menggunakan kitchen sink dengan tipe farmhouse. Sama seperti namanya, kitchen sink ini cenderung mengangkat tema pedesaan. Ciri yang paling mencolok dari desain ini terletak pada bagian apron depan. Pada bagian ini cekungan yang dibuat dekat dengan tepi meja dan saking dekatnya jaraknya pun hanya berkisar sekitar 4 inchi saja.

3. Porcelain

kitchen sink

Sumber: activeescapes.co

Tipe yang satu ini kerap disebut juga sebagai cast-iron (besi cor). Hal ini dikarenakan sink berbahan porcelain ini biasanya diperkuat juga dengan besi cor. Porcelain lebih banyak berperan untuk memberikan tampilan mengkilap (glossy) pada sink. Besi corlah yang membuat sink ini lebih kuat dan tahan lama.

Kitchen sink porcelain sangat cocok untuk kamu yang suka dengan tema vintage. Walaupun bisa memberikan kesan klasik dengan tampilannya yang indah, namun perawatan dari sink ini cukup merepotan. Apalagi sering terkena benda bersuhu panas seperti air mendidih, porcelain bisa retak dan pecah. Selain itu, porcelain juga mudah terlihat noda makanan atau tanda hitam dari peralatan memasak.

4. Akrilik

kitchen sink

Sumber: activerain.com

Sama seperti material porcelain, material yang satu ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Akrilik tidak berpori, sehingga tidak mudah kotor. Material ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap goresan. Selain itu, akrilik juga disukai karena ringan dan mudah dalam proses pemasangannya. Namun berhati-hatilah dengan benda bersuhu tinggi karena benda tersebut bisa mengakibatkan retakan pada permukaan akrilik. Panci atau penggorengan yang masih panas juga terkadang bisa mengakibatkan akrilik meleleh.

5. Undermount

kitchen sink

Sumber: mrdirectint.com

Ingin memberikan kesan mewah dan glamor pada dapur? Pilih aja kitchen sink undermount ini. Tipe yang satu ini cocok dipadukan dengan permukaan meja yang menggunakan material granit. Selain itu, tipe ini juga mudah dibersihkan dan tak meninggalkan bau. Namun untuk memilikinya, kamu perlu merogoh kocek lebih dalam. Harganya ada di kisaran 3-8 jutaan dan juga diperlukan tukang yang profesional untuk proses pemasangannya. Biasanya, untuk orang yang ahli saja dibutuhkan setidaknya 30 menit ke atas untuk melakukan pemasangannya.

6. Tiga basin

kitchen sink

Sumber: magazen.site

Untuk ruangan dapur yang lebih besar, kamu bisa menggunakan model kitchen sink tiga basin. Bak cuci yang satu ini memiliki tiga cekungan berukuran besar, sedang, dan kecil. Ukurannya yang berbeda-beda ini akan memudahkan kamu dalam membersihkan sayuran dan peralatan masak secara terpisah dalam waktu yang bersamaan. Bak cuci ini juga memiliki saluran pembuangan sendiri. Bak ini akan membantu kamu dalam menjaga sayuran atau buah yang telah dicuci agar tidak kotor kembali.

7. Granit

kitchen sink

Sumber: franke.com

Kitchen sink dari material granit memang terkenal memiliki harga yang tinggi. Bukan tanpa alasan, sink dari granit ini punya beragam keunggulan. Granit tahan terhadap goresan dan mudah dibersihkan bila terkena kotoran atau noda. Kelebihan lainnya, granit juga tahan terhadap panas dibandingkan material lainnya.

Pilihlah kitchen sink yang benar-benar berkualitas, bukan hanya dari mereknya. Sebelum membeli, periksa pula apakah ada kebocoran. So, sudah tahu akan memilih yang mana?

Artikel Lainnya
By |Juli 8th, 2019|

Leave A Comment