Rumah Sederhana atau Apartemen? Temukan Plus-Minusnya di Sini!

Saat ini, minat milenial untuk tinggal di apartemen cukup tinggi, bahkan hampir dapat menyaingi minat untuk tinggal di rumah sederhana. Kehidupan apartemen yang praktis dan simpel tampaknya bisa mengalahkan kehidupan rumah sederhana yang, secara jangka panjang, terlihat lebih menjanjikan.

rumah sederhana

Sumber: liputan6.com

Kalau saat ini kamu sedang mempertimbangkan antara rumah sederhana dan apartemen, simak ulasannya berikut ini, yuk. Siapa tahu, kamu jadi lebih tercerahkan dan pilihanmu jadi semakin matang.

Plus dan minus tinggal di rumah sederhana

1. Tidak hanya membeli ruangan

Sumber: cermati.com

Saat membeli rumah, sekalipun rumah sederhana, yang kamu dapatkan tidak hanya ruangan-ruangan untuk tempat tinggal saja. Kamu jadi pemilik tanah itu.

Kamu juga mendapatkan garasi atau, paling tidak, carport. Di rumah, tidak perlu lagi bersaing untuk mendapatkan spot parkir terbaik dengan puluhan orang lain seperti di apartemen karena garasi sudah jadi milikmu. Beruntung apabila setelah membangun garasi atau carport, masih ada lahan kecil yang tersisa untuk menanam sesuatu.

2. Bebas mendekorasi dan merenovasi

rumah sederhana

Sumber: freeimages.com

Berbeda dengan apartemen yang kalau mau merenovasi harus mendapatkan izin dari pengelola gedung, dengan rumah sederhana kamu bisa melakukannya sesukamu. Begitupun dengan dekorasi. Kamu bebas memasang dekorasi ruangan, termasuk yang instalasinya sulit, tanpa khawatir harus melepasnya lagi dalam waktu satu tahun ke depan.

Karena kepemilikan rumah sederhana ada di tanganmu, kamu bisa menentukan sendiri, misalnya, warna pintu depan, letak dapur, dan perlu atau tidaknya menambah kamar mandi. Interior dan eksterior rumah bisa kamu sesuaikan sendiri berdasarkan selera dan style, kapan pun dan sesering apa pun itu.

3. Punya hewan peliharaan? Boleh!

Sumber: musigmaupsilon.org

Ketika banyak pengelola yang sangat membatasi (bahkan melarang) penghuninya untuk memelihara hewan di dalam apartemen, di rumah sederhana, kamu tidak terikat oleh peraturan seperti ini. Mau punya anjing? Kucing? Kelinci? Atau tiga-tiganya sekaligus? Bisa!

Bagi kamu pecinta hewan, apalagi yang sekarang sudah punya hewan peliharaan, poin ini perlu menjadi pertimbangan utama saat menentukan rumah sederhana atau apartemen.

4. Tapi, tinggal di rumah sederhana berarti harus melakukan maintenance sendiri

Sumber: doughroller.net

Di rumah sederhana, membersihkan dan merawat ruangan-ruangan di dalam rumah saja tidak cukup. Kamu juga harus memperhatikan keadaan di luar rumah, mulai dari dinding, jendela bagian luar, taman, sampai atap.

Belum lagi kalau ada masalah dengan peralatan-peralatan, seperti mesin air, saluran pembuangan, dan kelistrikan. Ketika menghadapi masalah ini di rumah sederhana, kamu akan menghabiskan waktu ekstra untuk mencari tukang yang pekerjaannya bisa dipercaya. Belum lagi biaya yang akan kamu keluarkan akan cukup besar.

5. Kamu juga harus menangani tetangga yang mengganggu sendirian

rumah sederhana

Sumber: classroom.synonym.com

Di samping kebebasan untuk merenovasi dan punya peliharaan di rumah sederhana, kamu juga harus sadar bahwa tetanggamu punya kebebasan yang sama. Siap-siap saja akhir pekanmu terganggu oleh rumah sebelah yang sedang merenovasi rumahnya. Atau, anjing penjaga mereka menggonggong malam-malam. Masalahnya, tidak ada “pengelola rumah sederhana” yang bisa membantumu menghadapi ini.

Selain itu, biasanya privasi saat tinggal di rumah sederhana juga tidak akan sebesar saat tinggal di apartemen. Di lingkungan rumah sederhana, kamu kemungkinan masih akan menemukan orang-orang yang terlalu ramah atau suka penasaran dengan yang dikerjakan orang lain, termasuk yang kamu kerjakan.

Plus dan minus tinggal di apartemen

1. Lokasi strategis

Sumber: equityapartments.com

Dibandingkan lokasi, ukuran hunian menjadi pertimbangan yang tidak terlalu penting. Kalau kamu memilih untuk tinggal di apartemen, kamu kemungkinan besar akan mendapatkan lokasi yang lebih strategis dibandingkan tinggal di rumah sederhana.

Berada di pusat kota, tinggal di apartemen mendekatkanmu dengan area perkantoran, pusat perbelanjaan, gym, sekolah dan transportasi publik. Mau ke mana pun, akses yang kamu dapatkan jauh lebih lebih mudah dibandingkan tinggal di rumah sederhana.

2. Keamanan lebih terjamin

rumah sederhana

Sumber: cityrealty.com

Dalam hal keamanan, apartemen merupakan pilihan yang cenderung lebih baik dibandingkan rumah sederhana. Ketika pihak keamanan di lingkungan rumah sederhana biasanya hanya menjaga jalan masuk, di apartemen kamu bisa menemukan beberapa satpam berjaga di beberapa tempat sekaligus. Mulai dari pintu depan yang akses masuknya membutuhkan kode atau kartu, hingga pintu darurat, ada yang menjaga.

Karena sistem keamanan gedung apartemen yang lebih teratur dibandingkan rumah sederhana, kemungkinan ada orang mencurigakan yang masuk tanpa terdeteksi pun sangat kecil.

3. Maintenance tidak terlalu merepotkan

rumah sederhana

Sumber: chapterfriday.com

Merawat rumah sederhana menghabiskan banyak energi, dan banyak orang tidak punya waktu untuk melakukannya. Di apartemen, ada orang-orang yang sudah stand by untuk membantumu memperbaiki peralatan apartemen yang rusak. Dibandingkan rumah sederhana, ruangan di apartemen juga jauh lebih mudah dibersihkan. Kamu tidak perlu khawatir dengan bagian luar apartemen karena sudah ada yang bertanggung jawab atas itu.

Tentu saja, pengaturan di apartemen yang simpel dan praktis seperti ini sangat menguntungkan. Apalagi bagi milenial yang bekerja di tengah kota dan tidak punya banyak waktu luang untuk melakukan perawatan dan dekorasi hunian.

4. Komitmen lebih longgar, biaya lebih murah

Sumber: thelendersnetwork.com

Umumnya, biaya sewa lebih terjangkau dibandingkan membeli rumah sederhana. Ketika membeli rumah sederhana, kamu tidak hanya mengeluarkan biaya hipotek untuk rumah tersebut, tetapi juga biaya lain seperti asuransi dan pajak. Sedangkan saat menyewa apartemen, kamu hanya perlu membayar biaya bulanan atau tahunan.

Biaya-biaya lain saat tinggal di apartemen, seperti maintenance, biasanya lebih murah karena terkadang, masih ada yang termasuk dalam tanggung jawab pengelola. Ruang yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan rumah sederhana juga membuat tagihan listrik jadi lebih kecil. Di samping itu, kalau dalam beberapa saat ke depan kamu harus pindah ke lokasi lain, kamu bisa langsung pindah dan mendapat pengalaman hunian yang baru. Ini tentu saja jadi jauh lebih simpel dibandingkan dengan komitmen jika memiliki rumah sederhana.

5. Tapi, kalau kamu punya banyak barang, apartemen bisa jadi masalah

rumah sederhana

Sumber: sulmin.info

Ruang apartemen yang cenderung lebih sempit dibandingkan dengan rumah sederhana membuat kamu harus memberi perhatian ekstra terhadap barang-barang yang kamu bawa dan akan kamu beli. Karena tidak ada tempat penyimpanan ekstra, barang-barang yang terlalu banyak akan berpotensi membuat apartemenmu berantakan hingga tidak layak huni. Kamu juga tidak bisa membangun ruang khusus sebagai gudang, seperti yang bisa kamu lakukan kalau memilih rumah sederhana.

6. Kalau satu fasilitas gedung rusak, semua jadi terhambat

Sumber: 3docean.net

Berbeda dengan lingkungan rumah sederhana, fasilitas gedung apartemen yang terhubung satu sama lain membuatnya cukup merepotkan kalau ada yang rusak. Misalnya, kalau ada lift yang rusak, kamu jadi tidak harus mengantre menggunakan lift yang lain. Atau saat saluran air di beberapa lantai gedung bermasalah, tidak menutup kemungkinan bahwa air di lantai apartemenmu juga akan bermasalah.

Artikel Lainnya: 5 Alasan Milenial Membeli Apartemen Dibandingkan Rumah

Jadi, rumah sederhana atau apartemen?

Singkatnya, memilih antara rumah sederhana dan apartemen sangat bergantung pada gaya hidup dan preferensi personalmu. Apabila saat ini kamu membutuhkan hunian yang sangat praktis, tentu saja apartemen bisa menjadi pilihan yang tepat. Tetapi, kalau kamu ingin tinggal di tempat yang tidak banyak peraturan, kamu bisa memilih rumah sederhana.

Artikel Lainnya: Dekorasi Rumah dan Apartemen, Apa Sih Bedanya?

Masih membutuhkan pertimbangan lain? Furniterus juga punya pembahasan antara rumah dan apartemen yang lebih lengkap, lho. Simak artikel-artikel lainnya di sini!

Rumah Sederhana atau Apartemen? Temukan Plus-Minusnya di Sini!

Saat ini, minat milenial untuk tinggal di apartemen cukup tinggi, bahkan hampir dapat menyaingi minat untuk tinggal di rumah sederhana. Kehidupan apartemen yang praktis dan simpel tampaknya bisa mengalahkan kehidupan rumah sederhana yang, secara jangka panjang, terlihat lebih menjanjikan.

rumah sederhana

Sumber: liputan6.com

Kalau saat ini kamu sedang mempertimbangkan antara rumah sederhana dan apartemen, simak ulasannya berikut ini, yuk. Siapa tahu, kamu jadi lebih tercerahkan dan pilihanmu jadi semakin matang.

Plus dan minus tinggal di rumah sederhana

1. Tidak hanya membeli ruangan

Sumber: cermati.com

Saat membeli rumah, sekalipun rumah sederhana, yang kamu dapatkan tidak hanya ruangan-ruangan untuk tempat tinggal saja. Kamu jadi pemilik tanah itu.

Kamu juga mendapatkan garasi atau, paling tidak, carport. Di rumah, tidak perlu lagi bersaing untuk mendapatkan spot parkir terbaik dengan puluhan orang lain seperti di apartemen karena garasi sudah jadi milikmu. Beruntung apabila setelah membangun garasi atau carport, masih ada lahan kecil yang tersisa untuk menanam sesuatu.

2. Bebas mendekorasi dan merenovasi

rumah sederhana

Sumber: freeimages.com

Berbeda dengan apartemen yang kalau mau merenovasi harus mendapatkan izin dari pengelola gedung, dengan rumah sederhana kamu bisa melakukannya sesukamu. Begitupun dengan dekorasi. Kamu bebas memasang dekorasi ruangan, termasuk yang instalasinya sulit, tanpa khawatir harus melepasnya lagi dalam waktu satu tahun ke depan.

Karena kepemilikan rumah sederhana ada di tanganmu, kamu bisa menentukan sendiri, misalnya, warna pintu depan, letak dapur, dan perlu atau tidaknya menambah kamar mandi. Interior dan eksterior rumah bisa kamu sesuaikan sendiri berdasarkan selera dan style, kapan pun dan sesering apa pun itu.

3. Punya hewan peliharaan? Boleh!

Sumber: musigmaupsilon.org

Ketika banyak pengelola yang sangat membatasi (bahkan melarang) penghuninya untuk memelihara hewan di dalam apartemen, di rumah sederhana, kamu tidak terikat oleh peraturan seperti ini. Mau punya anjing? Kucing? Kelinci? Atau tiga-tiganya sekaligus? Bisa!

Bagi kamu pecinta hewan, apalagi yang sekarang sudah punya hewan peliharaan, poin ini perlu menjadi pertimbangan utama saat menentukan rumah sederhana atau apartemen.

4. Tapi, tinggal di rumah sederhana berarti harus melakukan maintenance sendiri

Sumber: doughroller.net

Di rumah sederhana, membersihkan dan merawat ruangan-ruangan di dalam rumah saja tidak cukup. Kamu juga harus memperhatikan keadaan di luar rumah, mulai dari dinding, jendela bagian luar, taman, sampai atap.

Belum lagi kalau ada masalah dengan peralatan-peralatan, seperti mesin air, saluran pembuangan, dan kelistrikan. Ketika menghadapi masalah ini di rumah sederhana, kamu akan menghabiskan waktu ekstra untuk mencari tukang yang pekerjaannya bisa dipercaya. Belum lagi biaya yang akan kamu keluarkan akan cukup besar.

5. Kamu juga harus menangani tetangga yang mengganggu sendirian

rumah sederhana

Sumber: classroom.synonym.com

Di samping kebebasan untuk merenovasi dan punya peliharaan di rumah sederhana, kamu juga harus sadar bahwa tetanggamu punya kebebasan yang sama. Siap-siap saja akhir pekanmu terganggu oleh rumah sebelah yang sedang merenovasi rumahnya. Atau, anjing penjaga mereka menggonggong malam-malam. Masalahnya, tidak ada “pengelola rumah sederhana” yang bisa membantumu menghadapi ini.

Selain itu, biasanya privasi saat tinggal di rumah sederhana juga tidak akan sebesar saat tinggal di apartemen. Di lingkungan rumah sederhana, kamu kemungkinan masih akan menemukan orang-orang yang terlalu ramah atau suka penasaran dengan yang dikerjakan orang lain, termasuk yang kamu kerjakan.

Plus dan minus tinggal di apartemen

1. Lokasi strategis

Sumber: equityapartments.com

Dibandingkan lokasi, ukuran hunian menjadi pertimbangan yang tidak terlalu penting. Kalau kamu memilih untuk tinggal di apartemen, kamu kemungkinan besar akan mendapatkan lokasi yang lebih strategis dibandingkan tinggal di rumah sederhana.

Berada di pusat kota, tinggal di apartemen mendekatkanmu dengan area perkantoran, pusat perbelanjaan, gym, sekolah dan transportasi publik. Mau ke mana pun, akses yang kamu dapatkan jauh lebih lebih mudah dibandingkan tinggal di rumah sederhana.

2. Keamanan lebih terjamin

rumah sederhana

Sumber: cityrealty.com

Dalam hal keamanan, apartemen merupakan pilihan yang cenderung lebih baik dibandingkan rumah sederhana. Ketika pihak keamanan di lingkungan rumah sederhana biasanya hanya menjaga jalan masuk, di apartemen kamu bisa menemukan beberapa satpam berjaga di beberapa tempat sekaligus. Mulai dari pintu depan yang akses masuknya membutuhkan kode atau kartu, hingga pintu darurat, ada yang menjaga.

Karena sistem keamanan gedung apartemen yang lebih teratur dibandingkan rumah sederhana, kemungkinan ada orang mencurigakan yang masuk tanpa terdeteksi pun sangat kecil.

3. Maintenance tidak terlalu merepotkan

rumah sederhana

Sumber: chapterfriday.com

Merawat rumah sederhana menghabiskan banyak energi, dan banyak orang tidak punya waktu untuk melakukannya. Di apartemen, ada orang-orang yang sudah stand by untuk membantumu memperbaiki peralatan apartemen yang rusak. Dibandingkan rumah sederhana, ruangan di apartemen juga jauh lebih mudah dibersihkan. Kamu tidak perlu khawatir dengan bagian luar apartemen karena sudah ada yang bertanggung jawab atas itu.

Tentu saja, pengaturan di apartemen yang simpel dan praktis seperti ini sangat menguntungkan. Apalagi bagi milenial yang bekerja di tengah kota dan tidak punya banyak waktu luang untuk melakukan perawatan dan dekorasi hunian.

4. Komitmen lebih longgar, biaya lebih murah

Sumber: thelendersnetwork.com

Umumnya, biaya sewa lebih terjangkau dibandingkan membeli rumah sederhana. Ketika membeli rumah sederhana, kamu tidak hanya mengeluarkan biaya hipotek untuk rumah tersebut, tetapi juga biaya lain seperti asuransi dan pajak. Sedangkan saat menyewa apartemen, kamu hanya perlu membayar biaya bulanan atau tahunan.

Biaya-biaya lain saat tinggal di apartemen, seperti maintenance, biasanya lebih murah karena terkadang, masih ada yang termasuk dalam tanggung jawab pengelola. Ruang yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan rumah sederhana juga membuat tagihan listrik jadi lebih kecil. Di samping itu, kalau dalam beberapa saat ke depan kamu harus pindah ke lokasi lain, kamu bisa langsung pindah dan mendapat pengalaman hunian yang baru. Ini tentu saja jadi jauh lebih simpel dibandingkan dengan komitmen jika memiliki rumah sederhana.

5. Tapi, kalau kamu punya banyak barang, apartemen bisa jadi masalah

rumah sederhana

Sumber: sulmin.info

Ruang apartemen yang cenderung lebih sempit dibandingkan dengan rumah sederhana membuat kamu harus memberi perhatian ekstra terhadap barang-barang yang kamu bawa dan akan kamu beli. Karena tidak ada tempat penyimpanan ekstra, barang-barang yang terlalu banyak akan berpotensi membuat apartemenmu berantakan hingga tidak layak huni. Kamu juga tidak bisa membangun ruang khusus sebagai gudang, seperti yang bisa kamu lakukan kalau memilih rumah sederhana.

6. Kalau satu fasilitas gedung rusak, semua jadi terhambat

Sumber: 3docean.net

Berbeda dengan lingkungan rumah sederhana, fasilitas gedung apartemen yang terhubung satu sama lain membuatnya cukup merepotkan kalau ada yang rusak. Misalnya, kalau ada lift yang rusak, kamu jadi tidak harus mengantre menggunakan lift yang lain. Atau saat saluran air di beberapa lantai gedung bermasalah, tidak menutup kemungkinan bahwa air di lantai apartemenmu juga akan bermasalah.

Artikel Lainnya: 5 Alasan Milenial Membeli Apartemen Dibandingkan Rumah

Jadi, rumah sederhana atau apartemen?

Singkatnya, memilih antara rumah sederhana dan apartemen sangat bergantung pada gaya hidup dan preferensi personalmu. Apabila saat ini kamu membutuhkan hunian yang sangat praktis, tentu saja apartemen bisa menjadi pilihan yang tepat. Tetapi, kalau kamu ingin tinggal di tempat yang tidak banyak peraturan, kamu bisa memilih rumah sederhana.

Artikel Lainnya: Dekorasi Rumah dan Apartemen, Apa Sih Bedanya?

Masih membutuhkan pertimbangan lain? Furniterus juga punya pembahasan antara rumah dan apartemen yang lebih lengkap, lho. Simak artikel-artikel lainnya di sini!

Rumah Sederhana atau Apartemen? Temukan Plus-Minusnya di Sini!

Saat ini, minat milenial untuk tinggal di apartemen cukup tinggi, bahkan hampir dapat menyaingi minat untuk tinggal di rumah sederhana. Kehidupan apartemen yang praktis dan simpel tampaknya bisa mengalahkan kehidupan rumah sederhana yang, secara jangka panjang, terlihat lebih menjanjikan.

rumah sederhana

Sumber: liputan6.com

Kalau saat ini kamu sedang mempertimbangkan antara rumah sederhana dan apartemen, simak ulasannya berikut ini, yuk. Siapa tahu, kamu jadi lebih tercerahkan dan pilihanmu jadi semakin matang.

Plus dan minus tinggal di rumah sederhana

1. Tidak hanya membeli ruangan

Sumber: cermati.com

Saat membeli rumah, sekalipun rumah sederhana, yang kamu dapatkan tidak hanya ruangan-ruangan untuk tempat tinggal saja. Kamu jadi pemilik tanah itu.

Kamu juga mendapatkan garasi atau, paling tidak, carport. Di rumah, tidak perlu lagi bersaing untuk mendapatkan spot parkir terbaik dengan puluhan orang lain seperti di apartemen karena garasi sudah jadi milikmu. Beruntung apabila setelah membangun garasi atau carport, masih ada lahan kecil yang tersisa untuk menanam sesuatu.

2. Bebas mendekorasi dan merenovasi

rumah sederhana

Sumber: freeimages.com

Berbeda dengan apartemen yang kalau mau merenovasi harus mendapatkan izin dari pengelola gedung, dengan rumah sederhana kamu bisa melakukannya sesukamu. Begitupun dengan dekorasi. Kamu bebas memasang dekorasi ruangan, termasuk yang instalasinya sulit, tanpa khawatir harus melepasnya lagi dalam waktu satu tahun ke depan.

Karena kepemilikan rumah sederhana ada di tanganmu, kamu bisa menentukan sendiri, misalnya, warna pintu depan, letak dapur, dan perlu atau tidaknya menambah kamar mandi. Interior dan eksterior rumah bisa kamu sesuaikan sendiri berdasarkan selera dan style, kapan pun dan sesering apa pun itu.

3. Punya hewan peliharaan? Boleh!

Sumber: musigmaupsilon.org

Ketika banyak pengelola yang sangat membatasi (bahkan melarang) penghuninya untuk memelihara hewan di dalam apartemen, di rumah sederhana, kamu tidak terikat oleh peraturan seperti ini. Mau punya anjing? Kucing? Kelinci? Atau tiga-tiganya sekaligus? Bisa!

Bagi kamu pecinta hewan, apalagi yang sekarang sudah punya hewan peliharaan, poin ini perlu menjadi pertimbangan utama saat menentukan rumah sederhana atau apartemen.

4. Tapi, tinggal di rumah sederhana berarti harus melakukan maintenance sendiri

Sumber: doughroller.net

Di rumah sederhana, membersihkan dan merawat ruangan-ruangan di dalam rumah saja tidak cukup. Kamu juga harus memperhatikan keadaan di luar rumah, mulai dari dinding, jendela bagian luar, taman, sampai atap.

Belum lagi kalau ada masalah dengan peralatan-peralatan, seperti mesin air, saluran pembuangan, dan kelistrikan. Ketika menghadapi masalah ini di rumah sederhana, kamu akan menghabiskan waktu ekstra untuk mencari tukang yang pekerjaannya bisa dipercaya. Belum lagi biaya yang akan kamu keluarkan akan cukup besar.

5. Kamu juga harus menangani tetangga yang mengganggu sendirian

rumah sederhana

Sumber: classroom.synonym.com

Di samping kebebasan untuk merenovasi dan punya peliharaan di rumah sederhana, kamu juga harus sadar bahwa tetanggamu punya kebebasan yang sama. Siap-siap saja akhir pekanmu terganggu oleh rumah sebelah yang sedang merenovasi rumahnya. Atau, anjing penjaga mereka menggonggong malam-malam. Masalahnya, tidak ada “pengelola rumah sederhana” yang bisa membantumu menghadapi ini.

Selain itu, biasanya privasi saat tinggal di rumah sederhana juga tidak akan sebesar saat tinggal di apartemen. Di lingkungan rumah sederhana, kamu kemungkinan masih akan menemukan orang-orang yang terlalu ramah atau suka penasaran dengan yang dikerjakan orang lain, termasuk yang kamu kerjakan.

Plus dan minus tinggal di apartemen

1. Lokasi strategis

Sumber: equityapartments.com

Dibandingkan lokasi, ukuran hunian menjadi pertimbangan yang tidak terlalu penting. Kalau kamu memilih untuk tinggal di apartemen, kamu kemungkinan besar akan mendapatkan lokasi yang lebih strategis dibandingkan tinggal di rumah sederhana.

Berada di pusat kota, tinggal di apartemen mendekatkanmu dengan area perkantoran, pusat perbelanjaan, gym, sekolah dan transportasi publik. Mau ke mana pun, akses yang kamu dapatkan jauh lebih lebih mudah dibandingkan tinggal di rumah sederhana.

2. Keamanan lebih terjamin

rumah sederhana

Sumber: cityrealty.com

Dalam hal keamanan, apartemen merupakan pilihan yang cenderung lebih baik dibandingkan rumah sederhana. Ketika pihak keamanan di lingkungan rumah sederhana biasanya hanya menjaga jalan masuk, di apartemen kamu bisa menemukan beberapa satpam berjaga di beberapa tempat sekaligus. Mulai dari pintu depan yang akses masuknya membutuhkan kode atau kartu, hingga pintu darurat, ada yang menjaga.

Karena sistem keamanan gedung apartemen yang lebih teratur dibandingkan rumah sederhana, kemungkinan ada orang mencurigakan yang masuk tanpa terdeteksi pun sangat kecil.

3. Maintenance tidak terlalu merepotkan

rumah sederhana

Sumber: chapterfriday.com

Merawat rumah sederhana menghabiskan banyak energi, dan banyak orang tidak punya waktu untuk melakukannya. Di apartemen, ada orang-orang yang sudah stand by untuk membantumu memperbaiki peralatan apartemen yang rusak. Dibandingkan rumah sederhana, ruangan di apartemen juga jauh lebih mudah dibersihkan. Kamu tidak perlu khawatir dengan bagian luar apartemen karena sudah ada yang bertanggung jawab atas itu.

Tentu saja, pengaturan di apartemen yang simpel dan praktis seperti ini sangat menguntungkan. Apalagi bagi milenial yang bekerja di tengah kota dan tidak punya banyak waktu luang untuk melakukan perawatan dan dekorasi hunian.

4. Komitmen lebih longgar, biaya lebih murah

Sumber: thelendersnetwork.com

Umumnya, biaya sewa lebih terjangkau dibandingkan membeli rumah sederhana. Ketika membeli rumah sederhana, kamu tidak hanya mengeluarkan biaya hipotek untuk rumah tersebut, tetapi juga biaya lain seperti asuransi dan pajak. Sedangkan saat menyewa apartemen, kamu hanya perlu membayar biaya bulanan atau tahunan.

Biaya-biaya lain saat tinggal di apartemen, seperti maintenance, biasanya lebih murah karena terkadang, masih ada yang termasuk dalam tanggung jawab pengelola. Ruang yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan rumah sederhana juga membuat tagihan listrik jadi lebih kecil. Di samping itu, kalau dalam beberapa saat ke depan kamu harus pindah ke lokasi lain, kamu bisa langsung pindah dan mendapat pengalaman hunian yang baru. Ini tentu saja jadi jauh lebih simpel dibandingkan dengan komitmen jika memiliki rumah sederhana.

5. Tapi, kalau kamu punya banyak barang, apartemen bisa jadi masalah

rumah sederhana

Sumber: sulmin.info

Ruang apartemen yang cenderung lebih sempit dibandingkan dengan rumah sederhana membuat kamu harus memberi perhatian ekstra terhadap barang-barang yang kamu bawa dan akan kamu beli. Karena tidak ada tempat penyimpanan ekstra, barang-barang yang terlalu banyak akan berpotensi membuat apartemenmu berantakan hingga tidak layak huni. Kamu juga tidak bisa membangun ruang khusus sebagai gudang, seperti yang bisa kamu lakukan kalau memilih rumah sederhana.

6. Kalau satu fasilitas gedung rusak, semua jadi terhambat

Sumber: 3docean.net

Berbeda dengan lingkungan rumah sederhana, fasilitas gedung apartemen yang terhubung satu sama lain membuatnya cukup merepotkan kalau ada yang rusak. Misalnya, kalau ada lift yang rusak, kamu jadi tidak harus mengantre menggunakan lift yang lain. Atau saat saluran air di beberapa lantai gedung bermasalah, tidak menutup kemungkinan bahwa air di lantai apartemenmu juga akan bermasalah.

Artikel Lainnya: 5 Alasan Milenial Membeli Apartemen Dibandingkan Rumah

Jadi, rumah sederhana atau apartemen?

Singkatnya, memilih antara rumah sederhana dan apartemen sangat bergantung pada gaya hidup dan preferensi personalmu. Apabila saat ini kamu membutuhkan hunian yang sangat praktis, tentu saja apartemen bisa menjadi pilihan yang tepat. Tetapi, kalau kamu ingin tinggal di tempat yang tidak banyak peraturan, kamu bisa memilih rumah sederhana.

Artikel Lainnya: Dekorasi Rumah dan Apartemen, Apa Sih Bedanya?

Masih membutuhkan pertimbangan lain? Furniterus juga punya pembahasan antara rumah dan apartemen yang lebih lengkap, lho. Simak artikel-artikel lainnya di sini!

Artikel Lainnya
By |Juni 5th, 2018|

Leave A Comment