Pilih Wallpaper atau Cat? Cek Dulu Perbandingannya

Kamu lagi bingung menentukan material penutup dinding untuk hunian? Kira-kira lebih bagus wallpaper atau cat ya? Untuk menentukan akan memilih yang mana memang bukan keputusan yang mudah. Kamu harus tahu apa yang ingin kamu wujudkan dalam dekorasi, seperti apa rumah impian yang ingin dibangun, dan tema apa saja yang mau ditampilkan di dalam rumah. Hal ini penting agar kamu punya perencanaan yang matang mengenai tema hunian. Sebelum memilih, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari kedua material ini agar benar-benar yakin dengan pilihan yang dibuat. Yuk, kita ketahui kelebihan dan kekurangan kedua pelapis dinding ini.

1. Desain

Sumber: homesinfra.com

Wallpaper dinding memiliki berbagai jenis desain dengan bermacam-macam tema. Desain, finishing, kualitas, dan bentuk wallpaper bisa bermacam-macam yang bisa kamu sesuaikan dengan selera sekaligus tema ruangan. So, untuk kamu yang ingin mengaplikasikan tema berbeda di setiap ruangan, pakailah wallpaper karena lebih efisien. Bagi kamu yang juga menyukai ruangan dengan banyak motif, memakai wallpaper juga akan lebih cocok.

Cat dinding memiliki berbagai pilihan jenis warna dengan hasil akhir yang beragam pula, ada yang mengkilap ataupun dove atau matte. Kualitasnya pun bervariasi tergantung pada teknik pengecatan yang digunakan. Jika kamu meminta bantuan profesional untuk melakukan beberapa teknik khusus, maka kamu bisa mendapatkan hasil cat yang lebih unik dan nggak monoton.

2. Proses aplikasi

Sumber: fullinsight.com

Proses pemasangan wallpaper jelas lebih cepat dan praktis karena bisa diselesaikan hanya dalam waktu satu hari saja. Sehari saja sudah bisa menutupi satu ruangan kamar berukuran 4m x 4m. Selain itu, wallpaper juga dapat menutupi cacat pada dinding secara instan jika terdapat keretakan. Sementara, proses pengecatan cat dinding membutuhkan waktu yang lebih lama, karena terdiri dari beberapa lapisan, seperti cat dasar yang harus ditunggu hingga kering. Setelah itu pun kamu harus melakukan proses pengecatan sesuai dengan warna yang diinginkan. Idealnya, proses pengecatan harus dilakukan sebanyak 2 lapis.

3. Biaya yang harus dikeluarkan

https://furniterus.com/wp-content/uploads/2019/06/Fillo-Painting-Contractors-1_Paint-vs.-Wallpaper-Which-Is-Better_IMAGE-400×324.jpeg

Sumber: remakebox.com

Wallpaper memang memiliki banyak motif yang bisa disesuaikan dengan tema ruangan. Hanya saja, wallpaper dikenal jauh lebih mahal dibandingkan dengan cat tembok. Hal ini tentu saja berimplikasi pada semakin luas area yang hendak ditempel dengan wallpaper tentu biaya yang harus dikeluarkan juga akan semakin mahal.

Artikel Lainnya: 7 Tips Memilih Cat Tembok untuk Apartemenmu

4. Daya tahan

Daya tahan wallpaper dan cat tergantung pada kualitasnya. Jika kualitas material wallpaper dan cat baik, maka keduanya akan bisa bertahan lama di dinding. Jika wallpaper dipasangkan dengan benar dan berkualitas baik, maka wallpaper bisa bertahan hingga 10 tahun. Wallpaper juga lebih mudah dibersihkan secara berkala. Namun, jika ruangan kamu terlalu lembab maka wallpaper juga bisa lebih cepat mengelupas. Area yang biasanya mengalami pengelupasan lebih cepat adalah dapur dan kamar mandi.

Sumber: zameen.com

Sementara itu, cat dinding memiliki daya tahan yang dapat dibedakan dari penggunaannya, yaitu interior atau eksterior. Cat akan lebih cepat memudar dalam kurun waktu 2 tahun saja. Namun, untuk masalah ketahanan terhadap kelembaban, cat akan lebih tahan lama dibandingkan dengan wallpaper. Jika kamu tipe yang mudah bosan dan akan mengganti warna ruangan berkali-kali, maka sebaiknya kamu memilih cat karena lebih efisien dan hemat biaya.

5. Cara merawatnya

Beberapa cat merek tertentu memang tak memerlukan perawatan khusus. Jika terkena kotoran, kamu pun bisa membersihkannya dengan mudah. Caranya cukup dengan diusap dengan spons basah dan noda pun dapat menghilang. Jika tidak berhasil, baru deh kamu bisa melakukan pengecatan ulang. Ingat, perhatikan kondisi dinding saat proses pengecatan ulang, terutama dari masalah cat yang sudah mengelupas, berjamur, dan retak.

Sumber: todayshomeowner.com

Untuk wallpaper yang terkena noda, kamu bisa membersihkannya dengan busa lembut. Kamu harus lebih pelan-pelan dalam membersihkannya dan jangan sampai menggunakan terlalu banyak air. Hal ini dikarenakan wallpaper rentan sobek dan rusak. Jika tidak bisa dibersihkan, cara lainnya adalah mengganti wallpaper-nya.

Bagaimana? Jadi kira-kira lebih cocok wallpaper atau cat nih untuk kebutuhan dinding rumah kamu? Kamu juga tidak terbatas harus memilih wallpaper saja atau cat saja lho. Coba deh kombinasikan keduanya untuk mendapatkan suasana berbeda pada tiap ruangan.

Artikel Lainnya: Tips Mempercantik Ruang dengan Wallpaper