Jenis Keramik Lantai untuk Ubah Suasana Apartemenmu

Keramik lantai sebagai elemen utama pembentuk ruang, dengan peran yang sama penting seperti dinding dan langit-langit, sangat berpengaruh terhadap penciptaan suasana, termasuk suasana di apartemen. Setiap tipe unit di apartemen, notabene memiliki model dan bahan keramik lantai yang sama. Tapi, jika keadaan lantai yang sudah ada itu tidak cocok dengan selera dan membuat Anda merasa tidak nyaman, perubahan apa yang harus dilakukan? Mari lihat 7 jenis keramik lantai untuk ubah suasana apartemenmu menjadi lebih nyaman dan menyenangkan!

Keramik Lantai Modern

Sumber: apartmentgeeks.net

Sebenarnya, keramik hanyalah salah satu dari banyak pilihan bahan yang dapat dijadikan penutup lantai. Namun, sudah kesalahan umum menyebut semua jenis bahan penutup lantai sebagai keramik. Cukup banyak pilihan jenis bahan yang dapat dijadikan penutup lantai.

1. Keramik Lantai atau Ubin (Ceramic Floors)

Ada dua jenis keramik lantai berdasarkan bahan pembuatnya. Keramik berglazur terbuat dari tanah liat yang dilapisi glazur. Keramik porselin atau homogoneus tile yang terbuat dari campuran feldspar, pasir kuarsa, dan tanah liat. Keramik porselen di-finishing dengan proses pemolesan, karena itu harganya lebih mahal dibanding keramik berglazur.

Keramik Lantai Elegan

Sumber: apartmentgeeks.net

Umumnya, kualitas keramik dibagi menjadi KW1, KW2, dan KW3. Kualitas KW1 paling baik, tidak ada cacat ataupun penyimpangan ukuran yang berpengaruh signifikan. Keramik KW2 ada cacat kecil, seperti goresan, penyimpangan warna, dan ukuran, namun masih bisa ditoleran. Sedangkan cacat KW3 cukup jelas, penyimpangan ukuran dan warna juga terlihat.

Keramik Lantai Kontemporer

Sumber: impressiveinteriordesign.com

Jenis ini paling diminati karena kuat dan tahan lama, daya serap airnya rendah sehingga perawatannya mudah, ukuran, motif dan warnanya pun beragam. Selain itu, keramik lantai dapat disesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur. Namun sayangnya, bahan keramik menghantarkan dingin sehingga kurang nyaman di kaki, terutama di daerah beriklim dingin. Sambungan atau nat juga sulit dibersihkan dan mudah retak jika tertimpa benda-benda keras dan berat.

2. Keramik Lantai Motif Kayu (Ceramic Wood Floors)

Keinginan memiliki keindahan lantai kayu di apartemen tanpa harus repot dengan pemeliharaannya, kini bukanlah impian belaka. Dukungan teknologi mutakhir telah menciptakan keramik lantai dengan motif kayu, mulai dari serat-serat kayu, hingga tekstur dan warna alami kayu yang memukau.

Keramik Lantai Kayu

Sumber: tiledevil.co.uk

Kesan alami dan suasana nyaman yang diciptakannya serta keunggulan bahan keramik yang dimilikinya, menjadikan jenis ini digemari sebagai bahan penutup lantai. Garis horizontal yang ditampilkan secara samar oleh serat-serat kayu membuat ruang terasa lebih lega dan tampak elegan.

3. Keramik Lantai Berbahan Semen

Lantai semen? Ini model lama, lho! Yakin tidak ketinggalan zaman? Ubin semen yang dulu sering disebut teraso, memang bahan lama yang kalah pamor setelah munculnya bahan lantai dari keramik. Semen sebagai bahan penutup lantai lebih banyak dipakai di pabrik dan gudang karena daya tahannya mampu menopang benda-benda berat. Namun kini, seiring kemajuan teknologi terutama di bidang pemolesan, lantai semen kembali populer.

Keramik Lantai Semen

Sumber: impressiveinteriordesign.com

Dengan tampilan warna abu-abu yang kokoh sekaligus terkesan alami, semen yang difinishing dengan cara dipoles, mampu mempercantik ruang secara elegan. Selain itu, menggunakan semen sebagai bahan penutup lantai akan menghemat biaya karena tidak perlu memasang bahan penutup lain di atasnya.

4. Keramik Lantai dari Marmer

Sering juga disebut batu pualam, marmer merupakan batuan metamorfosis yang terbentuk dari kristalisasi batu kapur yang mengeras karena terkena suhu panas sehingga memiliki pola yang indah dan tekstur yang halus. Tidak dipungkiri lagi, harganya memang mahal dan perlu perawatan dan pemolesan khusus secara berkala. Namun, estetika pola yang dihadirkan lantai marmer berkesan klasik dan elegan.

Sumber: trendir.com

Lantai marmer tahan gores, dan daya kilap tahan lama (sekitar 5-8 tahun), coraknya pun natural. Karena memiliki pori-pori yang besar, permukaan marmer terasa dingin dan tahan terhadap suhu panas, sehingga bisa juga dijadikan meja dapur.

5. Granit, Keramik Lantai dengan Tampilan Elegan

Granit termasuk batuan beku dengan pori-pori yang kecil sehingga tahan lama dan tidak mudah kusam. Penampilan fisik granit berpola bintik-bintik yang terbentuk dari hasil pendinginan magma cair, berbahan dasar kuarsa, biotit mica, feldspar, dan amphibole. Keunggulannya lainnya, granit tahan air dan mudah dibersihkan.

keramik lantai

Sumber: pinterest.com

Harga granit relatif lebih murah dibanding marmer, dengan daya tahan yang lebih kuat dan kilau yang lebih lama. Warnanya pun bermacam-macam. Kini, granit menjadi pilihan yang paling diburu untuk bahan lantai dan dinding dengan tampilan mewah dan tahan lama.

6. Lantai Parket sebagai Keramik Lantai

Keindahan alami yang ditampilkan serat kayu lantai parket dapat meningkatkan estetika interior. Selain memberi kesan apik dan nyaman, tekstur kayu juga memberikan kenyamanan saat berjalan dan duduk di atasnya. Bahkan, parket bisa mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC), senyawa organik dengan tekanan uap sangat tinggi yang sangat mudah menguap pada temperatur dan tekanan ruang, seperti methana dan non-methana yang bisa membahayakan kesehatan karena bersifat karsinogen (menyebabkan kanker) dan beracun.

Keramik Lantai Kayu

Sumber: apartmentgeeks.net

Perawatannya pun sangat mudah. Cukup disapu dan dipel seperti lantai biasa. Lantai parket menjadi pilihan yang tepat untuk penghuni yang mengidap alergi karena memiliki bahan non-alergen. Selain itu, kekuatannya pun tidak diragukan lagi. Kayu parket solid dapat bertahan hingga 50 tahun. Kayu parket solid dan sintetis hadir dalam berbagai tekstur, pola, warna, dan finishing, harga lantai parket beragam dan relatif terjangkau karena teknik pengolahannya efektif dan efisien.

7. Bahan Kayu Daur Ulang, Solusi Cerdik Hemat Biaya untuk Keramik Lantai

Bahan ini memang tidak tahan lama karena terbuat dari kayu bekas peti kemas atau kayu palet. Namun, jika mengingat masa sewa apartemen yang juga tidak terlalu lama, bahan ini menjadi solusi cerdik hemat biaya yang bisa mengubah suasana apartemen secara unik dan kreatif.

Keramik lantai

Sumber: pinterest.com

Bahan daur ulang tidak berarti tampil seadanya dan kelihatan murahan. Bahkan, lantai dengan bahan ini mampu menghadirkan suasana nyaman dari kealamiannya. Di sinilah kecerdikan dalam menciptakan sesuatu yang elegan dari bahan ekonomis dibuktikan.

Keramik Lantai Modern

Sumber: apartmentgeeks.net

Keramik lantai dapat membawa perubahan signifikan pada suasana apartemen. Apartemen mewah ataupun apartemen mungil dapat tampil dalam berbagai gaya lewat bahan, tekstur, warna, dan pola keramik lantai. Klasik dan mewah, maupun kesan alami dan minimalis, semua itu tergantung tampilan yang diinginkan untuk menciptakan kenyamanan sesuai jati diri masing-masing.

Artikel Lainnya: 5 Cara Memilih Keramik Sesuai Kebutuhan dan Fungsi Ruangan

Bayangkan, perubahan yang Anda inginkan. Pilihlah bahan yang sesuai dengan kebutuhan. Berkonsultasilah dengan Furniterus. Kami akan memberikan solusi terbaik dan mewujudkannya untuk Anda.

Jenis Keramik Lantai untuk Ubah Suasana Apartemenmu

Keramik lantai sebagai elemen utama pembentuk ruang, dengan peran yang sama penting seperti dinding dan langit-langit, sangat berpengaruh terhadap penciptaan suasana, termasuk suasana di apartemen. Setiap tipe unit di apartemen, notabene memiliki model dan bahan keramik lantai yang sama. Tapi, jika keadaan lantai yang sudah ada itu tidak cocok dengan selera dan membuat Anda merasa tidak nyaman, perubahan apa yang harus dilakukan? Mari lihat 7 jenis keramik lantai untuk ubah suasana apartemenmu menjadi lebih nyaman dan menyenangkan!

Keramik Lantai Modern

Sumber: apartmentgeeks.net

Sebenarnya, keramik hanyalah salah satu dari banyak pilihan bahan yang dapat dijadikan penutup lantai. Namun, sudah kesalahan umum menyebut semua jenis bahan penutup lantai sebagai keramik. Cukup banyak pilihan jenis bahan yang dapat dijadikan penutup lantai.

1. Keramik Lantai atau Ubin (Ceramic Floors)

Ada dua jenis keramik lantai berdasarkan bahan pembuatnya. Keramik berglazur terbuat dari tanah liat yang dilapisi glazur. Keramik porselin atau homogoneus tile yang terbuat dari campuran feldspar, pasir kuarsa, dan tanah liat. Keramik porselen di-finishing dengan proses pemolesan, karena itu harganya lebih mahal dibanding keramik berglazur.

Keramik Lantai Elegan

Sumber: apartmentgeeks.net

Umumnya, kualitas keramik dibagi menjadi KW1, KW2, dan KW3. Kualitas KW1 paling baik, tidak ada cacat ataupun penyimpangan ukuran yang berpengaruh signifikan. Keramik KW2 ada cacat kecil, seperti goresan, penyimpangan warna, dan ukuran, namun masih bisa ditoleran. Sedangkan cacat KW3 cukup jelas, penyimpangan ukuran dan warna juga terlihat.

Keramik Lantai Kontemporer

Sumber: impressiveinteriordesign.com

Jenis ini paling diminati karena kuat dan tahan lama, daya serap airnya rendah sehingga perawatannya mudah, ukuran, motif dan warnanya pun beragam. Selain itu, keramik lantai dapat disesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur. Namun sayangnya, bahan keramik menghantarkan dingin sehingga kurang nyaman di kaki, terutama di daerah beriklim dingin. Sambungan atau nat juga sulit dibersihkan dan mudah retak jika tertimpa benda-benda keras dan berat.

2. Keramik Lantai Motif Kayu (Ceramic Wood Floors)

Keinginan memiliki keindahan lantai kayu di apartemen tanpa harus repot dengan pemeliharaannya, kini bukanlah impian belaka. Dukungan teknologi mutakhir telah menciptakan keramik lantai dengan motif kayu, mulai dari serat-serat kayu, hingga tekstur dan warna alami kayu yang memukau.

Keramik Lantai Kayu

Sumber: tiledevil.co.uk

Kesan alami dan suasana nyaman yang diciptakannya serta keunggulan bahan keramik yang dimilikinya, menjadikan jenis ini digemari sebagai bahan penutup lantai. Garis horizontal yang ditampilkan secara samar oleh serat-serat kayu membuat ruang terasa lebih lega dan tampak elegan.

3. Keramik Lantai Berbahan Semen

Lantai semen? Ini model lama, lho! Yakin tidak ketinggalan zaman? Ubin semen yang dulu sering disebut teraso, memang bahan lama yang kalah pamor setelah munculnya bahan lantai dari keramik. Semen sebagai bahan penutup lantai lebih banyak dipakai di pabrik dan gudang karena daya tahannya mampu menopang benda-benda berat. Namun kini, seiring kemajuan teknologi terutama di bidang pemolesan, lantai semen kembali populer.

Keramik Lantai Semen

Sumber: impressiveinteriordesign.com

Dengan tampilan warna abu-abu yang kokoh sekaligus terkesan alami, semen yang difinishing dengan cara dipoles, mampu mempercantik ruang secara elegan. Selain itu, menggunakan semen sebagai bahan penutup lantai akan menghemat biaya karena tidak perlu memasang bahan penutup lain di atasnya.

4. Keramik Lantai dari Marmer

Sering juga disebut batu pualam, marmer merupakan batuan metamorfosis yang terbentuk dari kristalisasi batu kapur yang mengeras karena terkena suhu panas sehingga memiliki pola yang indah dan tekstur yang halus. Tidak dipungkiri lagi, harganya memang mahal dan perlu perawatan dan pemolesan khusus secara berkala. Namun, estetika pola yang dihadirkan lantai marmer berkesan klasik dan elegan.

Sumber: trendir.com

Lantai marmer tahan gores, dan daya kilap tahan lama (sekitar 5-8 tahun), coraknya pun natural. Karena memiliki pori-pori yang besar, permukaan marmer terasa dingin dan tahan terhadap suhu panas, sehingga bisa juga dijadikan meja dapur.

5. Granit, Keramik Lantai dengan Tampilan Elegan

Granit termasuk batuan beku dengan pori-pori yang kecil sehingga tahan lama dan tidak mudah kusam. Penampilan fisik granit berpola bintik-bintik yang terbentuk dari hasil pendinginan magma cair, berbahan dasar kuarsa, biotit mica, feldspar, dan amphibole. Keunggulannya lainnya, granit tahan air dan mudah dibersihkan.

keramik lantai

Sumber: pinterest.com

Harga granit relatif lebih murah dibanding marmer, dengan daya tahan yang lebih kuat dan kilau yang lebih lama. Warnanya pun bermacam-macam. Kini, granit menjadi pilihan yang paling diburu untuk bahan lantai dan dinding dengan tampilan mewah dan tahan lama.

6. Lantai Parket sebagai Keramik Lantai

Keindahan alami yang ditampilkan serat kayu lantai parket dapat meningkatkan estetika interior. Selain memberi kesan apik dan nyaman, tekstur kayu juga memberikan kenyamanan saat berjalan dan duduk di atasnya. Bahkan, parket bisa mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC), senyawa organik dengan tekanan uap sangat tinggi yang sangat mudah menguap pada temperatur dan tekanan ruang, seperti methana dan non-methana yang bisa membahayakan kesehatan karena bersifat karsinogen (menyebabkan kanker) dan beracun.

Keramik Lantai Kayu

Sumber: apartmentgeeks.net

Perawatannya pun sangat mudah. Cukup disapu dan dipel seperti lantai biasa. Lantai parket menjadi pilihan yang tepat untuk penghuni yang mengidap alergi karena memiliki bahan non-alergen. Selain itu, kekuatannya pun tidak diragukan lagi. Kayu parket solid dapat bertahan hingga 50 tahun. Kayu parket solid dan sintetis hadir dalam berbagai tekstur, pola, warna, dan finishing, harga lantai parket beragam dan relatif terjangkau karena teknik pengolahannya efektif dan efisien.

7. Bahan Kayu Daur Ulang, Solusi Cerdik Hemat Biaya untuk Keramik Lantai

Bahan ini memang tidak tahan lama karena terbuat dari kayu bekas peti kemas atau kayu palet. Namun, jika mengingat masa sewa apartemen yang juga tidak terlalu lama, bahan ini menjadi solusi cerdik hemat biaya yang bisa mengubah suasana apartemen secara unik dan kreatif.

Keramik lantai

Sumber: pinterest.com

Bahan daur ulang tidak berarti tampil seadanya dan kelihatan murahan. Bahkan, lantai dengan bahan ini mampu menghadirkan suasana nyaman dari kealamiannya. Di sinilah kecerdikan dalam menciptakan sesuatu yang elegan dari bahan ekonomis dibuktikan.

Keramik Lantai Modern

Sumber: apartmentgeeks.net

Keramik lantai dapat membawa perubahan signifikan pada suasana apartemen. Apartemen mewah ataupun apartemen mungil dapat tampil dalam berbagai gaya lewat bahan, tekstur, warna, dan pola keramik lantai. Klasik dan mewah, maupun kesan alami dan minimalis, semua itu tergantung tampilan yang diinginkan untuk menciptakan kenyamanan sesuai jati diri masing-masing.

Artikel Lainnya: 5 Cara Memilih Keramik Sesuai Kebutuhan dan Fungsi Ruangan

Bayangkan, perubahan yang Anda inginkan. Pilihlah bahan yang sesuai dengan kebutuhan. Berkonsultasilah dengan Furniterus. Kami akan memberikan solusi terbaik dan mewujudkannya untuk Anda.

Jenis Keramik Lantai untuk Ubah Suasana Apartemenmu

Keramik lantai sebagai elemen utama pembentuk ruang, dengan peran yang sama penting seperti dinding dan langit-langit, sangat berpengaruh terhadap penciptaan suasana, termasuk suasana di apartemen. Setiap tipe unit di apartemen, notabene memiliki model dan bahan keramik lantai yang sama. Tapi, jika keadaan lantai yang sudah ada itu tidak cocok dengan selera dan membuat Anda merasa tidak nyaman, perubahan apa yang harus dilakukan? Mari lihat 7 jenis keramik lantai untuk ubah suasana apartemenmu menjadi lebih nyaman dan menyenangkan!

Keramik Lantai Modern

Sumber: apartmentgeeks.net

Sebenarnya, keramik hanyalah salah satu dari banyak pilihan bahan yang dapat dijadikan penutup lantai. Namun, sudah kesalahan umum menyebut semua jenis bahan penutup lantai sebagai keramik. Cukup banyak pilihan jenis bahan yang dapat dijadikan penutup lantai.

1. Keramik Lantai atau Ubin (Ceramic Floors)

Ada dua jenis keramik lantai berdasarkan bahan pembuatnya. Keramik berglazur terbuat dari tanah liat yang dilapisi glazur. Keramik porselin atau homogoneus tile yang terbuat dari campuran feldspar, pasir kuarsa, dan tanah liat. Keramik porselen di-finishing dengan proses pemolesan, karena itu harganya lebih mahal dibanding keramik berglazur.

Keramik Lantai Elegan

Sumber: apartmentgeeks.net

Umumnya, kualitas keramik dibagi menjadi KW1, KW2, dan KW3. Kualitas KW1 paling baik, tidak ada cacat ataupun penyimpangan ukuran yang berpengaruh signifikan. Keramik KW2 ada cacat kecil, seperti goresan, penyimpangan warna, dan ukuran, namun masih bisa ditoleran. Sedangkan cacat KW3 cukup jelas, penyimpangan ukuran dan warna juga terlihat.

Keramik Lantai Kontemporer

Sumber: impressiveinteriordesign.com

Jenis ini paling diminati karena kuat dan tahan lama, daya serap airnya rendah sehingga perawatannya mudah, ukuran, motif dan warnanya pun beragam. Selain itu, keramik lantai dapat disesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur. Namun sayangnya, bahan keramik menghantarkan dingin sehingga kurang nyaman di kaki, terutama di daerah beriklim dingin. Sambungan atau nat juga sulit dibersihkan dan mudah retak jika tertimpa benda-benda keras dan berat.

2. Keramik Lantai Motif Kayu (Ceramic Wood Floors)

Keinginan memiliki keindahan lantai kayu di apartemen tanpa harus repot dengan pemeliharaannya, kini bukanlah impian belaka. Dukungan teknologi mutakhir telah menciptakan keramik lantai dengan motif kayu, mulai dari serat-serat kayu, hingga tekstur dan warna alami kayu yang memukau.

Keramik Lantai Kayu

Sumber: tiledevil.co.uk

Kesan alami dan suasana nyaman yang diciptakannya serta keunggulan bahan keramik yang dimilikinya, menjadikan jenis ini digemari sebagai bahan penutup lantai. Garis horizontal yang ditampilkan secara samar oleh serat-serat kayu membuat ruang terasa lebih lega dan tampak elegan.

3. Keramik Lantai Berbahan Semen

Lantai semen? Ini model lama, lho! Yakin tidak ketinggalan zaman? Ubin semen yang dulu sering disebut teraso, memang bahan lama yang kalah pamor setelah munculnya bahan lantai dari keramik. Semen sebagai bahan penutup lantai lebih banyak dipakai di pabrik dan gudang karena daya tahannya mampu menopang benda-benda berat. Namun kini, seiring kemajuan teknologi terutama di bidang pemolesan, lantai semen kembali populer.

Keramik Lantai Semen

Sumber: impressiveinteriordesign.com

Dengan tampilan warna abu-abu yang kokoh sekaligus terkesan alami, semen yang difinishing dengan cara dipoles, mampu mempercantik ruang secara elegan. Selain itu, menggunakan semen sebagai bahan penutup lantai akan menghemat biaya karena tidak perlu memasang bahan penutup lain di atasnya.

4. Keramik Lantai dari Marmer

Sering juga disebut batu pualam, marmer merupakan batuan metamorfosis yang terbentuk dari kristalisasi batu kapur yang mengeras karena terkena suhu panas sehingga memiliki pola yang indah dan tekstur yang halus. Tidak dipungkiri lagi, harganya memang mahal dan perlu perawatan dan pemolesan khusus secara berkala. Namun, estetika pola yang dihadirkan lantai marmer berkesan klasik dan elegan.

Sumber: trendir.com

Lantai marmer tahan gores, dan daya kilap tahan lama (sekitar 5-8 tahun), coraknya pun natural. Karena memiliki pori-pori yang besar, permukaan marmer terasa dingin dan tahan terhadap suhu panas, sehingga bisa juga dijadikan meja dapur.

5. Granit, Keramik Lantai dengan Tampilan Elegan

Granit termasuk batuan beku dengan pori-pori yang kecil sehingga tahan lama dan tidak mudah kusam. Penampilan fisik granit berpola bintik-bintik yang terbentuk dari hasil pendinginan magma cair, berbahan dasar kuarsa, biotit mica, feldspar, dan amphibole. Keunggulannya lainnya, granit tahan air dan mudah dibersihkan.

keramik lantai

Sumber: pinterest.com

Harga granit relatif lebih murah dibanding marmer, dengan daya tahan yang lebih kuat dan kilau yang lebih lama. Warnanya pun bermacam-macam. Kini, granit menjadi pilihan yang paling diburu untuk bahan lantai dan dinding dengan tampilan mewah dan tahan lama.

6. Lantai Parket sebagai Keramik Lantai

Keindahan alami yang ditampilkan serat kayu lantai parket dapat meningkatkan estetika interior. Selain memberi kesan apik dan nyaman, tekstur kayu juga memberikan kenyamanan saat berjalan dan duduk di atasnya. Bahkan, parket bisa mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC), senyawa organik dengan tekanan uap sangat tinggi yang sangat mudah menguap pada temperatur dan tekanan ruang, seperti methana dan non-methana yang bisa membahayakan kesehatan karena bersifat karsinogen (menyebabkan kanker) dan beracun.

Keramik Lantai Kayu

Sumber: apartmentgeeks.net

Perawatannya pun sangat mudah. Cukup disapu dan dipel seperti lantai biasa. Lantai parket menjadi pilihan yang tepat untuk penghuni yang mengidap alergi karena memiliki bahan non-alergen. Selain itu, kekuatannya pun tidak diragukan lagi. Kayu parket solid dapat bertahan hingga 50 tahun. Kayu parket solid dan sintetis hadir dalam berbagai tekstur, pola, warna, dan finishing, harga lantai parket beragam dan relatif terjangkau karena teknik pengolahannya efektif dan efisien.

7. Bahan Kayu Daur Ulang, Solusi Cerdik Hemat Biaya untuk Keramik Lantai

Bahan ini memang tidak tahan lama karena terbuat dari kayu bekas peti kemas atau kayu palet. Namun, jika mengingat masa sewa apartemen yang juga tidak terlalu lama, bahan ini menjadi solusi cerdik hemat biaya yang bisa mengubah suasana apartemen secara unik dan kreatif.

Keramik lantai

Sumber: pinterest.com

Bahan daur ulang tidak berarti tampil seadanya dan kelihatan murahan. Bahkan, lantai dengan bahan ini mampu menghadirkan suasana nyaman dari kealamiannya. Di sinilah kecerdikan dalam menciptakan sesuatu yang elegan dari bahan ekonomis dibuktikan.

Keramik Lantai Modern

Sumber: apartmentgeeks.net

Keramik lantai dapat membawa perubahan signifikan pada suasana apartemen. Apartemen mewah ataupun apartemen mungil dapat tampil dalam berbagai gaya lewat bahan, tekstur, warna, dan pola keramik lantai. Klasik dan mewah, maupun kesan alami dan minimalis, semua itu tergantung tampilan yang diinginkan untuk menciptakan kenyamanan sesuai jati diri masing-masing.

Artikel Lainnya: 5 Cara Memilih Keramik Sesuai Kebutuhan dan Fungsi Ruangan

Bayangkan, perubahan yang Anda inginkan. Pilihlah bahan yang sesuai dengan kebutuhan. Berkonsultasilah dengan Furniterus. Kami akan memberikan solusi terbaik dan mewujudkannya untuk Anda.

Artikel Lainnya
By |Agustus 14th, 2018|

Leave A Comment