Desain Pagar Minimalis Kekinian yang Simpel dan Elegan

Desain pagar minimalis menjadi bagian penting wajah bangunan, sekaligus awal penciptaan suasana sebelum masuk ke dalam bangunan. Seperti ketika berkenalan dengan seseorang, penampilan sangat berpengaruh pada kesan pertama.

Dari segi arsitektur, desain pagar yang menjadi kesan pertama sebuah bangunan. Gaya bangunan, suasana di dalam bangunan, bahkan karakter penghuninya, dapat tercermin dari pemilihan bentuk, bahan, dan dimensi pagarnya.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: architecturebeast.com

Idealnya, desain pagar diikutsertakan dalam desain keseluruhan bangunan sejak awal perancangan agar menyatu dengan elemen lainnya. Tapi jika membuat atau merenovasi pagar pada bangunan yang sudah ada, desainnya harus disesuaikan dengan bangunan yang sudah ada agar menyatu dan meningkatkan kualitas bangunan.

Banyak yang masih menganggap desain pagar itu mudah, tidak perlu terlalu dipikirkan. Pagar hanya berupa tembok pembatas agar aman, tidak kemalingan, dan agar isi rumah tidak kelihatan dari luar. Padahal, pagar besar pengaruhnya terhadap estetika bangunan. Nah, tren desain minimalis juga mendorong perkembangan desain pagar minimalis kekinian yang simpel dan elegan. Mari kita gali inspirasi dari desain yang sudah ada!

1. Desain Pagar Minimalis Batu Alam dan Kayu

Ide desain untuk menciptakan estetika fungsional untuk pagar seharusnya akan terus mengalir. Bentuk dasar pagar yang berupa bidang segi empat, menyerupai sebuah kanvas kosong yang siap dilukis menjadi sesuatu yang bernilai seni tinggi.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: federicomahora.us

Tembok dan pintu pagar tetap mempertahankan bentuk aslinya. Perpaduan batu alam pada tembok dan pagar geser dari susunan bilah-bilah kayu menciptakan desain yang simpel dan elegan, terkesan membumi alami, menyatu dengan alam, sederhana, namun memposisikan dirinya sebagai area sakral untuk memasuki rumah.

Warna pagar yang lebih tua membuatnya terlihat lebih berwibawa. Warna tembok yang lebih muda, senada dengan dinding eksterior rumah, menyeimbangi warna coklat gelap pagar, dan membuat tembok terkesan ringan namun kokoh.

2. Desain Pagar Minimalis Besi Tempa

Kini, pagar besi tempa banyak diminati karena bahan ini sangat toleran terhadap segala kondisi cuaca dan cukup tahan benturan. Perawatannya pun mudah, bahkan hampir tidak memerlukan perawatan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Tiga ukuran besi tempa lempengan disusun selang-seling dengan pola tertentu, menciptakan keteraturan sekaligus kedinamisan. Warna hitamnya mengesankan kekokohan dan memperkuat kesan minimalis yang didominasi garis vertikal. Pagar ini berfungsi maksimal dalam memberikan keamanan, sekaligus menjadi elemen estetika eksterior.

Tanpa pagar, façade bangunan akan terlihat polos dan monoton. Jika pagar tidak berwarna gelap, façade akan tampak pucat. Desain pagar rumah ini seolah menjadi pondasi estetika eksterior yang memperkokoh dan mempercantik bangunan dengan cara yang sederhana dan fungsional.

3. Desain Pagar Minimalis Aluminium

Aluminium dapat menjadi pilihan bahan untuk bahan. Ketahanannya terhadap cuaca, jauh lebih baik dibanding bahan kayu. Secara tampilan tak kalah dari besi tempa, walaupun harganya lebih murah.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Dibanding besi, aluminium lebih tahan karat dan warnanya tidak mudah pudar. Perawatannya mudah karena tidak perlu dicat ulang. Biasanya proses pelapisan dari pabriknya cukup untuk membuat aluminium tahan selama puluhan tahun. Biayanya setara dengan desainnya yang elegan dan tak ketinggalan zaman.

4. Desain Pagar Minimalis Kayu

Kayu merupakan bahan bangunan paling mendasar. Kekokohan dan kealamiannya mampu menciptakan desain yang kuat dan estetis.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Untuk desain pagar, walau hanya berupa bilah kayu yang disusun horizontal, namun mampu menciptakan kesan minimalis yang menawan. Susunan horizontal membuat tapak bangunan terkesan lebih lebar. Warna coklat alaminya bersatu dengan lingkungan sekitar mengesankan kesatuan secara natural. Simpel dan elegan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Tampilan lebih ramping pada eksterior bangunan dapat dimanipulasi secara visual dengan susunan bilah kayu secara vertikal. Tiang-tiang kayu secara sederhana tetapi cerdik menampilkan kesan minimalis yang elegan.

5. Desain Pagar Minimalis Kayu dengan Kaca

Perpaduan kayu dan kaca menjadi simbol penyatuan gaya tradisional dan modern, bukti desain yang tak tergerus waktu. Kesan berat dari kayu yang solid diimbangi oleh kaca tembus pandang yang terkesan ringan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Pintu pagar kayu dengan jendela kaca tampil unik dan estetis. Bagian kaca memberi keleluasaan pandangan ke area sekitar rumah.

Walau sederhana, desain ini menjadi unik karena menggabungkan konsep privasi dan keamanan dengan konsep visual dan keindahan.

6. Desain Pagar Minimalis Super Simpel

Sebuah elemen arsitektur, termasuk pagar, dikategorikan berhasil jika telah berfungsi dengan baik. Pagar berfungsi dengan baik jika mampu melindungi bangunan di baliknya. Dari segi desainnya, pagar dikatakan baik jika berhasil mengangkat derajat estetika bangunannya.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: federicomahora.us

Walau hanya berupa deretan besi dicat hitam, dengan penempatan dan jarak antar besi serta tata warna yang tepat, sebuah pagar sederhana dapat tampil kekinian dan elegan.

Sesuai konsep minimalis yang diusungnya, deretan besi vertikal menjadi pagar yang menyeimbangkan proporsi façade rumah secara keseluruhan.

Coba bayangkan jika dengan ukuran pagar besi yang sama tapi dideret horizontal. Pagar akan tampak sangat panjang dan tidak saling melengkapi dengan façade bangunan yang didominasi garis horizontal.

7. Desain Pagar Minimalis Beton

Sebagai salah satu bahan modern, beton dapat dijadikan pagar minimalis yang kokoh dengan desain yang modern dan menawan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: onlinedbiz.com

Tembok pagar beton dengan desain super simpel, hanya berupa tembok polos dengan acian raw finishing, ternyata tampil elegan serasi dengan desain eksterior bangunan. Garis-garis samar sambungan antara blok beton, secara halus mencirikan gaya minimalis, berpadu dengan garis horizontal dan vertikal façade bangunan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: steel-partners.com

Bahan sederhana seperti kayu, hingga bahan modern seperti kaca, beton, kaca, baja, dan aluminium, dapat dipadukan membentuk pagar dengan desain minimalis yang kokoh dan elegan. Tidak hanya berfungsi mengamankan area sekeliling bangunan, ataupun sebagai pembatas dengan wilayah tetangga, namun desain pagar berfungsi estetis memperkuat tampilan gaya eksterior bangunan.

Nantikan artikel-artikel lainnya untuk mendapatkan berbagai ide desain yang sempurna. Lihat juga koleksi lemari pakaian dan kitchen set Furniterus dan konsultasikan desain idaman yang bisa di-custom sesuai keinginan dan kebutuhan.

Desain Pagar Minimalis Kekinian yang Simpel dan Elegan

Desain pagar minimalis menjadi bagian penting wajah bangunan, sekaligus awal penciptaan suasana sebelum masuk ke dalam bangunan. Seperti ketika berkenalan dengan seseorang, penampilan sangat berpengaruh pada kesan pertama.

Dari segi arsitektur, desain pagar yang menjadi kesan pertama sebuah bangunan. Gaya bangunan, suasana di dalam bangunan, bahkan karakter penghuninya, dapat tercermin dari pemilihan bentuk, bahan, dan dimensi pagarnya.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: architecturebeast.com

Idealnya, desain pagar diikutsertakan dalam desain keseluruhan bangunan sejak awal perancangan agar menyatu dengan elemen lainnya. Tapi jika membuat atau merenovasi pagar pada bangunan yang sudah ada, desainnya harus disesuaikan dengan bangunan yang sudah ada agar menyatu dan meningkatkan kualitas bangunan.

Banyak yang masih menganggap desain pagar itu mudah, tidak perlu terlalu dipikirkan. Pagar hanya berupa tembok pembatas agar aman, tidak kemalingan, dan agar isi rumah tidak kelihatan dari luar. Padahal, pagar besar pengaruhnya terhadap estetika bangunan. Nah, tren desain minimalis juga mendorong perkembangan desain pagar minimalis kekinian yang simpel dan elegan. Mari kita gali inspirasi dari desain yang sudah ada!

1. Desain Pagar Minimalis Batu Alam dan Kayu

Ide desain untuk menciptakan estetika fungsional untuk pagar seharusnya akan terus mengalir. Bentuk dasar pagar yang berupa bidang segi empat, menyerupai sebuah kanvas kosong yang siap dilukis menjadi sesuatu yang bernilai seni tinggi.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: federicomahora.us

Tembok dan pintu pagar tetap mempertahankan bentuk aslinya. Perpaduan batu alam pada tembok dan pagar geser dari susunan bilah-bilah kayu menciptakan desain yang simpel dan elegan, terkesan membumi alami, menyatu dengan alam, sederhana, namun memposisikan dirinya sebagai area sakral untuk memasuki rumah.

Warna pagar yang lebih tua membuatnya terlihat lebih berwibawa. Warna tembok yang lebih muda, senada dengan dinding eksterior rumah, menyeimbangi warna coklat gelap pagar, dan membuat tembok terkesan ringan namun kokoh.

2. Desain Pagar Minimalis Besi Tempa

Kini, pagar besi tempa banyak diminati karena bahan ini sangat toleran terhadap segala kondisi cuaca dan cukup tahan benturan. Perawatannya pun mudah, bahkan hampir tidak memerlukan perawatan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Tiga ukuran besi tempa lempengan disusun selang-seling dengan pola tertentu, menciptakan keteraturan sekaligus kedinamisan. Warna hitamnya mengesankan kekokohan dan memperkuat kesan minimalis yang didominasi garis vertikal. Pagar ini berfungsi maksimal dalam memberikan keamanan, sekaligus menjadi elemen estetika eksterior.

Tanpa pagar, façade bangunan akan terlihat polos dan monoton. Jika pagar tidak berwarna gelap, façade akan tampak pucat. Desain pagar rumah ini seolah menjadi pondasi estetika eksterior yang memperkokoh dan mempercantik bangunan dengan cara yang sederhana dan fungsional.

3. Desain Pagar Minimalis Aluminium

Aluminium dapat menjadi pilihan bahan untuk bahan. Ketahanannya terhadap cuaca, jauh lebih baik dibanding bahan kayu. Secara tampilan tak kalah dari besi tempa, walaupun harganya lebih murah.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Dibanding besi, aluminium lebih tahan karat dan warnanya tidak mudah pudar. Perawatannya mudah karena tidak perlu dicat ulang. Biasanya proses pelapisan dari pabriknya cukup untuk membuat aluminium tahan selama puluhan tahun. Biayanya setara dengan desainnya yang elegan dan tak ketinggalan zaman.

4. Desain Pagar Minimalis Kayu

Kayu merupakan bahan bangunan paling mendasar. Kekokohan dan kealamiannya mampu menciptakan desain yang kuat dan estetis.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Untuk desain pagar, walau hanya berupa bilah kayu yang disusun horizontal, namun mampu menciptakan kesan minimalis yang menawan. Susunan horizontal membuat tapak bangunan terkesan lebih lebar. Warna coklat alaminya bersatu dengan lingkungan sekitar mengesankan kesatuan secara natural. Simpel dan elegan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Tampilan lebih ramping pada eksterior bangunan dapat dimanipulasi secara visual dengan susunan bilah kayu secara vertikal. Tiang-tiang kayu secara sederhana tetapi cerdik menampilkan kesan minimalis yang elegan.

5. Desain Pagar Minimalis Kayu dengan Kaca

Perpaduan kayu dan kaca menjadi simbol penyatuan gaya tradisional dan modern, bukti desain yang tak tergerus waktu. Kesan berat dari kayu yang solid diimbangi oleh kaca tembus pandang yang terkesan ringan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Pintu pagar kayu dengan jendela kaca tampil unik dan estetis. Bagian kaca memberi keleluasaan pandangan ke area sekitar rumah.

Walau sederhana, desain ini menjadi unik karena menggabungkan konsep privasi dan keamanan dengan konsep visual dan keindahan.

6. Desain Pagar Minimalis Super Simpel

Sebuah elemen arsitektur, termasuk pagar, dikategorikan berhasil jika telah berfungsi dengan baik. Pagar berfungsi dengan baik jika mampu melindungi bangunan di baliknya. Dari segi desainnya, pagar dikatakan baik jika berhasil mengangkat derajat estetika bangunannya.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: federicomahora.us

Walau hanya berupa deretan besi dicat hitam, dengan penempatan dan jarak antar besi serta tata warna yang tepat, sebuah pagar sederhana dapat tampil kekinian dan elegan.

Sesuai konsep minimalis yang diusungnya, deretan besi vertikal menjadi pagar yang menyeimbangkan proporsi façade rumah secara keseluruhan.

Coba bayangkan jika dengan ukuran pagar besi yang sama tapi dideret horizontal. Pagar akan tampak sangat panjang dan tidak saling melengkapi dengan façade bangunan yang didominasi garis horizontal.

7. Desain Pagar Minimalis Beton

Sebagai salah satu bahan modern, beton dapat dijadikan pagar minimalis yang kokoh dengan desain yang modern dan menawan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: onlinedbiz.com

Tembok pagar beton dengan desain super simpel, hanya berupa tembok polos dengan acian raw finishing, ternyata tampil elegan serasi dengan desain eksterior bangunan. Garis-garis samar sambungan antara blok beton, secara halus mencirikan gaya minimalis, berpadu dengan garis horizontal dan vertikal façade bangunan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: steel-partners.com

Bahan sederhana seperti kayu, hingga bahan modern seperti kaca, beton, kaca, baja, dan aluminium, dapat dipadukan membentuk pagar dengan desain minimalis yang kokoh dan elegan. Tidak hanya berfungsi mengamankan area sekeliling bangunan, ataupun sebagai pembatas dengan wilayah tetangga, namun desain pagar berfungsi estetis memperkuat tampilan gaya eksterior bangunan.

Nantikan artikel-artikel lainnya untuk mendapatkan berbagai ide desain yang sempurna. Lihat juga koleksi lemari pakaian dan kitchen set Furniterus dan konsultasikan desain idaman yang bisa di-custom sesuai keinginan dan kebutuhan.

Desain Pagar Minimalis Kekinian yang Simpel dan Elegan

Desain pagar minimalis menjadi bagian penting wajah bangunan, sekaligus awal penciptaan suasana sebelum masuk ke dalam bangunan. Seperti ketika berkenalan dengan seseorang, penampilan sangat berpengaruh pada kesan pertama.

Dari segi arsitektur, desain pagar yang menjadi kesan pertama sebuah bangunan. Gaya bangunan, suasana di dalam bangunan, bahkan karakter penghuninya, dapat tercermin dari pemilihan bentuk, bahan, dan dimensi pagarnya.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: architecturebeast.com

Idealnya, desain pagar diikutsertakan dalam desain keseluruhan bangunan sejak awal perancangan agar menyatu dengan elemen lainnya. Tapi jika membuat atau merenovasi pagar pada bangunan yang sudah ada, desainnya harus disesuaikan dengan bangunan yang sudah ada agar menyatu dan meningkatkan kualitas bangunan.

Banyak yang masih menganggap desain pagar itu mudah, tidak perlu terlalu dipikirkan. Pagar hanya berupa tembok pembatas agar aman, tidak kemalingan, dan agar isi rumah tidak kelihatan dari luar. Padahal, pagar besar pengaruhnya terhadap estetika bangunan. Nah, tren desain minimalis juga mendorong perkembangan desain pagar minimalis kekinian yang simpel dan elegan. Mari kita gali inspirasi dari desain yang sudah ada!

1. Desain Pagar Minimalis Batu Alam dan Kayu

Ide desain untuk menciptakan estetika fungsional untuk pagar seharusnya akan terus mengalir. Bentuk dasar pagar yang berupa bidang segi empat, menyerupai sebuah kanvas kosong yang siap dilukis menjadi sesuatu yang bernilai seni tinggi.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: federicomahora.us

Tembok dan pintu pagar tetap mempertahankan bentuk aslinya. Perpaduan batu alam pada tembok dan pagar geser dari susunan bilah-bilah kayu menciptakan desain yang simpel dan elegan, terkesan membumi alami, menyatu dengan alam, sederhana, namun memposisikan dirinya sebagai area sakral untuk memasuki rumah.

Warna pagar yang lebih tua membuatnya terlihat lebih berwibawa. Warna tembok yang lebih muda, senada dengan dinding eksterior rumah, menyeimbangi warna coklat gelap pagar, dan membuat tembok terkesan ringan namun kokoh.

2. Desain Pagar Minimalis Besi Tempa

Kini, pagar besi tempa banyak diminati karena bahan ini sangat toleran terhadap segala kondisi cuaca dan cukup tahan benturan. Perawatannya pun mudah, bahkan hampir tidak memerlukan perawatan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Tiga ukuran besi tempa lempengan disusun selang-seling dengan pola tertentu, menciptakan keteraturan sekaligus kedinamisan. Warna hitamnya mengesankan kekokohan dan memperkuat kesan minimalis yang didominasi garis vertikal. Pagar ini berfungsi maksimal dalam memberikan keamanan, sekaligus menjadi elemen estetika eksterior.

Tanpa pagar, façade bangunan akan terlihat polos dan monoton. Jika pagar tidak berwarna gelap, façade akan tampak pucat. Desain pagar rumah ini seolah menjadi pondasi estetika eksterior yang memperkokoh dan mempercantik bangunan dengan cara yang sederhana dan fungsional.

3. Desain Pagar Minimalis Aluminium

Aluminium dapat menjadi pilihan bahan untuk bahan. Ketahanannya terhadap cuaca, jauh lebih baik dibanding bahan kayu. Secara tampilan tak kalah dari besi tempa, walaupun harganya lebih murah.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Dibanding besi, aluminium lebih tahan karat dan warnanya tidak mudah pudar. Perawatannya mudah karena tidak perlu dicat ulang. Biasanya proses pelapisan dari pabriknya cukup untuk membuat aluminium tahan selama puluhan tahun. Biayanya setara dengan desainnya yang elegan dan tak ketinggalan zaman.

4. Desain Pagar Minimalis Kayu

Kayu merupakan bahan bangunan paling mendasar. Kekokohan dan kealamiannya mampu menciptakan desain yang kuat dan estetis.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Untuk desain pagar, walau hanya berupa bilah kayu yang disusun horizontal, namun mampu menciptakan kesan minimalis yang menawan. Susunan horizontal membuat tapak bangunan terkesan lebih lebar. Warna coklat alaminya bersatu dengan lingkungan sekitar mengesankan kesatuan secara natural. Simpel dan elegan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Tampilan lebih ramping pada eksterior bangunan dapat dimanipulasi secara visual dengan susunan bilah kayu secara vertikal. Tiang-tiang kayu secara sederhana tetapi cerdik menampilkan kesan minimalis yang elegan.

5. Desain Pagar Minimalis Kayu dengan Kaca

Perpaduan kayu dan kaca menjadi simbol penyatuan gaya tradisional dan modern, bukti desain yang tak tergerus waktu. Kesan berat dari kayu yang solid diimbangi oleh kaca tembus pandang yang terkesan ringan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: divesanddollar.com

Pintu pagar kayu dengan jendela kaca tampil unik dan estetis. Bagian kaca memberi keleluasaan pandangan ke area sekitar rumah.

Walau sederhana, desain ini menjadi unik karena menggabungkan konsep privasi dan keamanan dengan konsep visual dan keindahan.

6. Desain Pagar Minimalis Super Simpel

Sebuah elemen arsitektur, termasuk pagar, dikategorikan berhasil jika telah berfungsi dengan baik. Pagar berfungsi dengan baik jika mampu melindungi bangunan di baliknya. Dari segi desainnya, pagar dikatakan baik jika berhasil mengangkat derajat estetika bangunannya.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: federicomahora.us

Walau hanya berupa deretan besi dicat hitam, dengan penempatan dan jarak antar besi serta tata warna yang tepat, sebuah pagar sederhana dapat tampil kekinian dan elegan.

Sesuai konsep minimalis yang diusungnya, deretan besi vertikal menjadi pagar yang menyeimbangkan proporsi façade rumah secara keseluruhan.

Coba bayangkan jika dengan ukuran pagar besi yang sama tapi dideret horizontal. Pagar akan tampak sangat panjang dan tidak saling melengkapi dengan façade bangunan yang didominasi garis horizontal.

7. Desain Pagar Minimalis Beton

Sebagai salah satu bahan modern, beton dapat dijadikan pagar minimalis yang kokoh dengan desain yang modern dan menawan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: onlinedbiz.com

Tembok pagar beton dengan desain super simpel, hanya berupa tembok polos dengan acian raw finishing, ternyata tampil elegan serasi dengan desain eksterior bangunan. Garis-garis samar sambungan antara blok beton, secara halus mencirikan gaya minimalis, berpadu dengan garis horizontal dan vertikal façade bangunan.

Desain Pagar Minimalis

Sumber: steel-partners.com

Bahan sederhana seperti kayu, hingga bahan modern seperti kaca, beton, kaca, baja, dan aluminium, dapat dipadukan membentuk pagar dengan desain minimalis yang kokoh dan elegan. Tidak hanya berfungsi mengamankan area sekeliling bangunan, ataupun sebagai pembatas dengan wilayah tetangga, namun desain pagar berfungsi estetis memperkuat tampilan gaya eksterior bangunan.

Nantikan artikel-artikel lainnya untuk mendapatkan berbagai ide desain yang sempurna. Lihat juga koleksi lemari pakaian dan kitchen set Furniterus dan konsultasikan desain idaman yang bisa di-custom sesuai keinginan dan kebutuhan.

Artikel Lainnya
By |Desember 26th, 2018|

Leave A Comment