Desain Interior Apartemen ala Milenial: Super Cozy tapi Budget Terjangkau

Meskipun hunian sederhana merupakan pilihan yang aman bagi milenial yang sedang berada di tahun-tahun awal karier, bukan berarti kamu tidak bisa memiliki desain interior menarik. Gaya desain interior yang menyatukan kreativitas, teknologi dan hal-hal yang praktis dapat membuat suasana apartemen lebih nyaman dan refreshing.

desain interior

Sumber: homepolish.com

Milenial menyukai penggunaan teknologi terbaru, serta desain interior yang kreatif, multifungsi dan fleksibel sehingga mudah disesuaikan dengan perubahan preferensi mereka. Dan, karena sebagian besar milenial berada di usia 20-an (gaji dan keluarga yang lebih kecil), mereka cenderung memiliki hunian yang lebih kecil dan memiliki budget yang lebih terbatas. Karena inilah, kami sudah menyiapkan delapan inspirasi desain interior apartemen yang membantu milenial memaksimalkan apartemen kecil mereka tanpa harus mengeluarkan budget yang besar.

1. Desain ruang yang terbuka

desain interior

Sumber: homepolish.com

Ruang terbuka antara dapur, ruang makan dan ruang tamu membuat para mlenial lebih luwes dalam menentukan desain interior beserta furniture-nya. Tidak adanya pintu dan dinding yang membatasi ruangan-ruangan ini membuat sirkulasi udara lebih lancar.

Sama seperti sebagian besar kaum usia 20 atau 30-an di generasi sebelumnya, milenial menginginkan hunian yang multifungsi. Rumah bukan hanya dijadikan tempat tinggal, tetapi juga tempat untuk berkumpul, bekerja, serta untuk waktu pribadi. Pada desain interior apartemen yang setiap inci ruangannya sangat berarti, ini berarti ruang terbuka bagi dapur, ruang makan dan ruang tamu atau ruang keluarga.

2. Ruang kerja yang layak

desain interior

Sumber: apartmenttherapy.com

Karena milenial lebih memilih hunian yang multifungsi, ini termasuk juga dengan ruang kerja. Tidak harus ruang kerja khusus sampai terpisah dari ruangan-ruangan lain, kok. Kitchen island, meja makan atau ruang tamu juga bisa dijadikan sebagai tempat bekerja asalkan furniture dan suasananya mendukung.

Mempertimbangkan ruang kerja saat merancang desain interior belakangan ini seperti menjadi sebuah kewajiban, apalagi karena tren kerja fleksibel yang bisa dilakukan dari mana saja, kapan saja. Oleh karena itu, tidak heran apabila terkadang, susunan kursi dan pencahayaan di apartemen dibuat agar dapat menunjang fokus bekerja ketika dibutuhkan.

3. Skema warna dari desain Skandinavia

desain interior

Sumber: roohome.com

Saat merancang desain interior terbuka, khususnya dengan space yang tidak terlalu besar, skema warna sangat menentukan keseluruhan estetika hunianmu. Saat ini, skema warna yang terinspirasi dari desain interior Skandinavia sedang menjadi tren di kalangan milenial. Warna putih, krem dan berbagai gradasi warna abu-abu menjadi palet warna dasar yang paling sering digunakan.

Lebih dari sekadar minimalis, desain interior Skandinavia juga memasukkan elemen-elemen alami dalam desainnya, memberikan corak warna baru yang lebih fresh di dalam ruangan. Penggunaan warna-warna yang sedikit lebih bold dibandingkan desain minimalis membuat desain Skandinavia dijadikan pilihan karena adanya medium ekstra untuk mengekspresikan kepribadian milenial.

Artikel Lainnya: 7 Tips Memilih Cat Tembok untuk Apartemenmu

4. Terintegrasi dengan teknologi

desain interior

Sumber: sakhexpo.ru

Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, tentu saja desain interior apartemen perlu dirancang untuk selalu ramah teknologi. Salah satu contoh yang paling jelasnya adalah dengan memastikan koneksi Wi-Fi berjalan lancar dan aman untuk setiap sudut apartemen. Ketika sudah memiliki koneksi Wi-Fi yang lancar, integrasi teknologi lain juga akan lebih mudah.

Milenial biasanya sangat aware akan pentingnya perasaan universal (terhubung) dan individual (unik dan pribadi). Untuk itulah, desain interior apartemen perlu dibuat custom, otomatis dan dapat dikendalikan dari jarak jauh. Misalnya, lampu yang dihidup-matikan dari jauh, alarm keamanan dengan kontrol jarak jauh, atau AC yang bisa diatur timer-nya. Fitur-fitur seperti ini akan sangat menguntungkan karena sekaligus lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi tagihan listrik.

5. Sofa dan kursi yang unik

desain interior

Sumber: mtoolsonline.com

Ketika harga sofa baru termasuk mahal, ini saatnya kamu memanfaatkan kreativitasmu! Sofa secondhand yang didesain ulang atau di-DIY sesuai dengan gaya desain interior pilihanmu pasti akan jauh lebih unik dibandingkan dengan membeli sofa baru. Kamu bahkan bisa memodifikasi model sofa tersebut dan memanfaatkan bagian bawahnya sebagai tempat penyimpanan.

Selain di ruang tamu atau ruang keluarga, kamu juga bisa menggunakan inspirasi DIY ini di area makan. Lebih sedikit kursi, berarti lebih banyak ruang kosong. Dengan begitu, semakin lapang pula apartemenmu. Nah, agar kamu bisa mendapatkan suasana seperti ini, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan kabinet sebagai kursi makan, dan meletakkan bantalan berwarna terang di atasnya. Unik, personal dan hemat tempat, kan?

6. Dinding yang beraksen

desain interior

Sumber: lushome.com

Wallpaper yang beberapa tahun terakhir kembali menjadi tren tentu saja menjadi salah satu pilihan desain interior bagi generasi milenial yang up-to-date. Belum lagi ini merupakan salah satu cara untuk menjadikan apartemenmu indah dan nyaman tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Apabila wallpaper yang penuh warna terlalu berlebihan untuk gaya desain interior yang kamu inginkan, ada juga pilihan lain yang lebih “kalem”. Misalnya saja, panel dinding tiga dimensi dengan palet warna netral terang, seperti putih dan abu-abu muda.

7. Headboard buatan sendiri

desain interior

Sumber: fotos.habitisimo.es

Sebagai tempat yang paling pribadi, tentu saja kamar tidur perlu dibuat sedekat mungkin dengan karakteristik penghuninya. Karena itulah, memberikan effort lebih saat membuat desain interior kamar tidur sudah seharusnya dilakukan. Jangan khawatir, effort lebih bukan berarti keluar biaya ekstra, kok.

Membuat headboard sendiri adalah salah satu cara mudah dan unik untuk mempercantik kasurmu. Inspirasinya pasti tidak akan habis. Mulai dari membuat yang sangat simpel, sampai yang tekniknya rumit, kamu bisa memilih sendiri sesuai dengan selera dan kemampuanmu.

8. Menghindari penggunaan pigura

desain interior

Sumber: domino.com

Tahu washi tape? Ya, washi tape adalah salah satu solusi terbaik untuk dekorasi foto, lukisan atau pajangan dinding lainnya karena tidak merusak cat dinding dan pajangan tersebut. Ini pasti akan sangat berguna apalagi jika kamu adalah penyewa apartemen. Kamu bisa berkreasi dengan dekorasi dan desain interior apartemen tanpa perlu mengorbankan uang deposit untuk kerusakan dinding karena memasang paku untuk pigura.

Oleh karena itu, milenial lebih memilih untuk mencetak sendiri foto-foto pilihan mereka atau membeli karya seni pelukis lokal tanpa pigura, lalu menempelkannya dengan tape yang satu ini. Apabila nantinya kamu melakukan desain interior ulang, kamu bahkan bisa ikut memindahkan pajangan dinding ini dengan mudah dan terus membuat apartemen terasa baru.

Artikel Lainnya: Desain Interior Kamar Tidur Apartemen Bergaya Minimalis

Intinya, apartemen bagi milenial perlu memiliki budget yang terjangkau. Ini artinya, merancang desain interior bagi ruang sempit dengan fleksibilitas yang luar biasa, material yang awet dan low maintenance, serta peralatan yang berkualitas tapi hemat energi.

Sebagai milenial, apa kamu punya preferensi desain interior lain yang ingin kamu aplikasikan untuk (calon) apartemenmu? Share idemu di bagian komentar di bawah ini, yuk! Jangan lewatkan inspirasi apartemen dan hunian hemat tempat lainnya dari Furniterus. Stay tuned di blog kami karena setiap harinya, akan ada tips dan trik menarik yang menunggumu.

Desain Interior Apartemen ala Milenial: Super Cozy tapi Budget Terjangkau

Meskipun hunian sederhana merupakan pilihan yang aman bagi milenial yang sedang berada di tahun-tahun awal karier, bukan berarti kamu tidak bisa memiliki desain interior menarik. Gaya desain interior yang menyatukan kreativitas, teknologi dan hal-hal yang praktis dapat membuat suasana apartemen lebih nyaman dan refreshing.

desain interior

Sumber: homepolish.com

Milenial menyukai penggunaan teknologi terbaru, serta desain interior yang kreatif, multifungsi dan fleksibel sehingga mudah disesuaikan dengan perubahan preferensi mereka. Dan, karena sebagian besar milenial berada di usia 20-an (gaji dan keluarga yang lebih kecil), mereka cenderung memiliki hunian yang lebih kecil dan memiliki budget yang lebih terbatas. Karena inilah, kami sudah menyiapkan delapan inspirasi desain interior apartemen yang membantu milenial memaksimalkan apartemen kecil mereka tanpa harus mengeluarkan budget yang besar.

1. Desain ruang yang terbuka

desain interior

Sumber: homepolish.com

Ruang terbuka antara dapur, ruang makan dan ruang tamu membuat para mlenial lebih luwes dalam menentukan desain interior beserta furniture-nya. Tidak adanya pintu dan dinding yang membatasi ruangan-ruangan ini membuat sirkulasi udara lebih lancar.

Sama seperti sebagian besar kaum usia 20 atau 30-an di generasi sebelumnya, milenial menginginkan hunian yang multifungsi. Rumah bukan hanya dijadikan tempat tinggal, tetapi juga tempat untuk berkumpul, bekerja, serta untuk waktu pribadi. Pada desain interior apartemen yang setiap inci ruangannya sangat berarti, ini berarti ruang terbuka bagi dapur, ruang makan dan ruang tamu atau ruang keluarga.

2. Ruang kerja yang layak

desain interior

Sumber: apartmenttherapy.com

Karena milenial lebih memilih hunian yang multifungsi, ini termasuk juga dengan ruang kerja. Tidak harus ruang kerja khusus sampai terpisah dari ruangan-ruangan lain, kok. Kitchen island, meja makan atau ruang tamu juga bisa dijadikan sebagai tempat bekerja asalkan furniture dan suasananya mendukung.

Mempertimbangkan ruang kerja saat merancang desain interior belakangan ini seperti menjadi sebuah kewajiban, apalagi karena tren kerja fleksibel yang bisa dilakukan dari mana saja, kapan saja. Oleh karena itu, tidak heran apabila terkadang, susunan kursi dan pencahayaan di apartemen dibuat agar dapat menunjang fokus bekerja ketika dibutuhkan.

3. Skema warna dari desain Skandinavia

desain interior

Sumber: roohome.com

Saat merancang desain interior terbuka, khususnya dengan space yang tidak terlalu besar, skema warna sangat menentukan keseluruhan estetika hunianmu. Saat ini, skema warna yang terinspirasi dari desain interior Skandinavia sedang menjadi tren di kalangan milenial. Warna putih, krem dan berbagai gradasi warna abu-abu menjadi palet warna dasar yang paling sering digunakan.

Lebih dari sekadar minimalis, desain interior Skandinavia juga memasukkan elemen-elemen alami dalam desainnya, memberikan corak warna baru yang lebih fresh di dalam ruangan. Penggunaan warna-warna yang sedikit lebih bold dibandingkan desain minimalis membuat desain Skandinavia dijadikan pilihan karena adanya medium ekstra untuk mengekspresikan kepribadian milenial.

Artikel Lainnya: 7 Tips Memilih Cat Tembok untuk Apartemenmu

4. Terintegrasi dengan teknologi

desain interior

Sumber: sakhexpo.ru

Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, tentu saja desain interior apartemen perlu dirancang untuk selalu ramah teknologi. Salah satu contoh yang paling jelasnya adalah dengan memastikan koneksi Wi-Fi berjalan lancar dan aman untuk setiap sudut apartemen. Ketika sudah memiliki koneksi Wi-Fi yang lancar, integrasi teknologi lain juga akan lebih mudah.

Milenial biasanya sangat aware akan pentingnya perasaan universal (terhubung) dan individual (unik dan pribadi). Untuk itulah, desain interior apartemen perlu dibuat custom, otomatis dan dapat dikendalikan dari jarak jauh. Misalnya, lampu yang dihidup-matikan dari jauh, alarm keamanan dengan kontrol jarak jauh, atau AC yang bisa diatur timer-nya. Fitur-fitur seperti ini akan sangat menguntungkan karena sekaligus lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi tagihan listrik.

5. Sofa dan kursi yang unik

desain interior

Sumber: mtoolsonline.com

Ketika harga sofa baru termasuk mahal, ini saatnya kamu memanfaatkan kreativitasmu! Sofa secondhand yang didesain ulang atau di-DIY sesuai dengan gaya desain interior pilihanmu pasti akan jauh lebih unik dibandingkan dengan membeli sofa baru. Kamu bahkan bisa memodifikasi model sofa tersebut dan memanfaatkan bagian bawahnya sebagai tempat penyimpanan.

Selain di ruang tamu atau ruang keluarga, kamu juga bisa menggunakan inspirasi DIY ini di area makan. Lebih sedikit kursi, berarti lebih banyak ruang kosong. Dengan begitu, semakin lapang pula apartemenmu. Nah, agar kamu bisa mendapatkan suasana seperti ini, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan kabinet sebagai kursi makan, dan meletakkan bantalan berwarna terang di atasnya. Unik, personal dan hemat tempat, kan?

6. Dinding yang beraksen

desain interior

Sumber: lushome.com

Wallpaper yang beberapa tahun terakhir kembali menjadi tren tentu saja menjadi salah satu pilihan desain interior bagi generasi milenial yang up-to-date. Belum lagi ini merupakan salah satu cara untuk menjadikan apartemenmu indah dan nyaman tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Apabila wallpaper yang penuh warna terlalu berlebihan untuk gaya desain interior yang kamu inginkan, ada juga pilihan lain yang lebih “kalem”. Misalnya saja, panel dinding tiga dimensi dengan palet warna netral terang, seperti putih dan abu-abu muda.

7. Headboard buatan sendiri

desain interior

Sumber: fotos.habitisimo.es

Sebagai tempat yang paling pribadi, tentu saja kamar tidur perlu dibuat sedekat mungkin dengan karakteristik penghuninya. Karena itulah, memberikan effort lebih saat membuat desain interior kamar tidur sudah seharusnya dilakukan. Jangan khawatir, effort lebih bukan berarti keluar biaya ekstra, kok.

Membuat headboard sendiri adalah salah satu cara mudah dan unik untuk mempercantik kasurmu. Inspirasinya pasti tidak akan habis. Mulai dari membuat yang sangat simpel, sampai yang tekniknya rumit, kamu bisa memilih sendiri sesuai dengan selera dan kemampuanmu.

8. Menghindari penggunaan pigura

desain interior

Sumber: domino.com

Tahu washi tape? Ya, washi tape adalah salah satu solusi terbaik untuk dekorasi foto, lukisan atau pajangan dinding lainnya karena tidak merusak cat dinding dan pajangan tersebut. Ini pasti akan sangat berguna apalagi jika kamu adalah penyewa apartemen. Kamu bisa berkreasi dengan dekorasi dan desain interior apartemen tanpa perlu mengorbankan uang deposit untuk kerusakan dinding karena memasang paku untuk pigura.

Oleh karena itu, milenial lebih memilih untuk mencetak sendiri foto-foto pilihan mereka atau membeli karya seni pelukis lokal tanpa pigura, lalu menempelkannya dengan tape yang satu ini. Apabila nantinya kamu melakukan desain interior ulang, kamu bahkan bisa ikut memindahkan pajangan dinding ini dengan mudah dan terus membuat apartemen terasa baru.

Artikel Lainnya: Desain Interior Kamar Tidur Apartemen Bergaya Minimalis

Intinya, apartemen bagi milenial perlu memiliki budget yang terjangkau. Ini artinya, merancang desain interior bagi ruang sempit dengan fleksibilitas yang luar biasa, material yang awet dan low maintenance, serta peralatan yang berkualitas tapi hemat energi.

Sebagai milenial, apa kamu punya preferensi desain interior lain yang ingin kamu aplikasikan untuk (calon) apartemenmu? Share idemu di bagian komentar di bawah ini, yuk! Jangan lewatkan inspirasi apartemen dan hunian hemat tempat lainnya dari Furniterus. Stay tuned di blog kami karena setiap harinya, akan ada tips dan trik menarik yang menunggumu.

Desain Interior Apartemen ala Milenial: Super Cozy tapi Budget Terjangkau

Meskipun hunian sederhana merupakan pilihan yang aman bagi milenial yang sedang berada di tahun-tahun awal karier, bukan berarti kamu tidak bisa memiliki desain interior menarik. Gaya desain interior yang menyatukan kreativitas, teknologi dan hal-hal yang praktis dapat membuat suasana apartemen lebih nyaman dan refreshing.

desain interior

Sumber: homepolish.com

Milenial menyukai penggunaan teknologi terbaru, serta desain interior yang kreatif, multifungsi dan fleksibel sehingga mudah disesuaikan dengan perubahan preferensi mereka. Dan, karena sebagian besar milenial berada di usia 20-an (gaji dan keluarga yang lebih kecil), mereka cenderung memiliki hunian yang lebih kecil dan memiliki budget yang lebih terbatas. Karena inilah, kami sudah menyiapkan delapan inspirasi desain interior apartemen yang membantu milenial memaksimalkan apartemen kecil mereka tanpa harus mengeluarkan budget yang besar.

1. Desain ruang yang terbuka

desain interior

Sumber: homepolish.com

Ruang terbuka antara dapur, ruang makan dan ruang tamu membuat para mlenial lebih luwes dalam menentukan desain interior beserta furniture-nya. Tidak adanya pintu dan dinding yang membatasi ruangan-ruangan ini membuat sirkulasi udara lebih lancar.

Sama seperti sebagian besar kaum usia 20 atau 30-an di generasi sebelumnya, milenial menginginkan hunian yang multifungsi. Rumah bukan hanya dijadikan tempat tinggal, tetapi juga tempat untuk berkumpul, bekerja, serta untuk waktu pribadi. Pada desain interior apartemen yang setiap inci ruangannya sangat berarti, ini berarti ruang terbuka bagi dapur, ruang makan dan ruang tamu atau ruang keluarga.

2. Ruang kerja yang layak

desain interior

Sumber: apartmenttherapy.com

Karena milenial lebih memilih hunian yang multifungsi, ini termasuk juga dengan ruang kerja. Tidak harus ruang kerja khusus sampai terpisah dari ruangan-ruangan lain, kok. Kitchen island, meja makan atau ruang tamu juga bisa dijadikan sebagai tempat bekerja asalkan furniture dan suasananya mendukung.

Mempertimbangkan ruang kerja saat merancang desain interior belakangan ini seperti menjadi sebuah kewajiban, apalagi karena tren kerja fleksibel yang bisa dilakukan dari mana saja, kapan saja. Oleh karena itu, tidak heran apabila terkadang, susunan kursi dan pencahayaan di apartemen dibuat agar dapat menunjang fokus bekerja ketika dibutuhkan.

3. Skema warna dari desain Skandinavia

desain interior

Sumber: roohome.com

Saat merancang desain interior terbuka, khususnya dengan space yang tidak terlalu besar, skema warna sangat menentukan keseluruhan estetika hunianmu. Saat ini, skema warna yang terinspirasi dari desain interior Skandinavia sedang menjadi tren di kalangan milenial. Warna putih, krem dan berbagai gradasi warna abu-abu menjadi palet warna dasar yang paling sering digunakan.

Lebih dari sekadar minimalis, desain interior Skandinavia juga memasukkan elemen-elemen alami dalam desainnya, memberikan corak warna baru yang lebih fresh di dalam ruangan. Penggunaan warna-warna yang sedikit lebih bold dibandingkan desain minimalis membuat desain Skandinavia dijadikan pilihan karena adanya medium ekstra untuk mengekspresikan kepribadian milenial.

Artikel Lainnya: 7 Tips Memilih Cat Tembok untuk Apartemenmu

4. Terintegrasi dengan teknologi

desain interior

Sumber: sakhexpo.ru

Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, tentu saja desain interior apartemen perlu dirancang untuk selalu ramah teknologi. Salah satu contoh yang paling jelasnya adalah dengan memastikan koneksi Wi-Fi berjalan lancar dan aman untuk setiap sudut apartemen. Ketika sudah memiliki koneksi Wi-Fi yang lancar, integrasi teknologi lain juga akan lebih mudah.

Milenial biasanya sangat aware akan pentingnya perasaan universal (terhubung) dan individual (unik dan pribadi). Untuk itulah, desain interior apartemen perlu dibuat custom, otomatis dan dapat dikendalikan dari jarak jauh. Misalnya, lampu yang dihidup-matikan dari jauh, alarm keamanan dengan kontrol jarak jauh, atau AC yang bisa diatur timer-nya. Fitur-fitur seperti ini akan sangat menguntungkan karena sekaligus lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi tagihan listrik.

5. Sofa dan kursi yang unik

desain interior

Sumber: mtoolsonline.com

Ketika harga sofa baru termasuk mahal, ini saatnya kamu memanfaatkan kreativitasmu! Sofa secondhand yang didesain ulang atau di-DIY sesuai dengan gaya desain interior pilihanmu pasti akan jauh lebih unik dibandingkan dengan membeli sofa baru. Kamu bahkan bisa memodifikasi model sofa tersebut dan memanfaatkan bagian bawahnya sebagai tempat penyimpanan.

Selain di ruang tamu atau ruang keluarga, kamu juga bisa menggunakan inspirasi DIY ini di area makan. Lebih sedikit kursi, berarti lebih banyak ruang kosong. Dengan begitu, semakin lapang pula apartemenmu. Nah, agar kamu bisa mendapatkan suasana seperti ini, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan kabinet sebagai kursi makan, dan meletakkan bantalan berwarna terang di atasnya. Unik, personal dan hemat tempat, kan?

6. Dinding yang beraksen

desain interior

Sumber: lushome.com

Wallpaper yang beberapa tahun terakhir kembali menjadi tren tentu saja menjadi salah satu pilihan desain interior bagi generasi milenial yang up-to-date. Belum lagi ini merupakan salah satu cara untuk menjadikan apartemenmu indah dan nyaman tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Apabila wallpaper yang penuh warna terlalu berlebihan untuk gaya desain interior yang kamu inginkan, ada juga pilihan lain yang lebih “kalem”. Misalnya saja, panel dinding tiga dimensi dengan palet warna netral terang, seperti putih dan abu-abu muda.

7. Headboard buatan sendiri

desain interior

Sumber: fotos.habitisimo.es

Sebagai tempat yang paling pribadi, tentu saja kamar tidur perlu dibuat sedekat mungkin dengan karakteristik penghuninya. Karena itulah, memberikan effort lebih saat membuat desain interior kamar tidur sudah seharusnya dilakukan. Jangan khawatir, effort lebih bukan berarti keluar biaya ekstra, kok.

Membuat headboard sendiri adalah salah satu cara mudah dan unik untuk mempercantik kasurmu. Inspirasinya pasti tidak akan habis. Mulai dari membuat yang sangat simpel, sampai yang tekniknya rumit, kamu bisa memilih sendiri sesuai dengan selera dan kemampuanmu.

8. Menghindari penggunaan pigura

desain interior

Sumber: domino.com

Tahu washi tape? Ya, washi tape adalah salah satu solusi terbaik untuk dekorasi foto, lukisan atau pajangan dinding lainnya karena tidak merusak cat dinding dan pajangan tersebut. Ini pasti akan sangat berguna apalagi jika kamu adalah penyewa apartemen. Kamu bisa berkreasi dengan dekorasi dan desain interior apartemen tanpa perlu mengorbankan uang deposit untuk kerusakan dinding karena memasang paku untuk pigura.

Oleh karena itu, milenial lebih memilih untuk mencetak sendiri foto-foto pilihan mereka atau membeli karya seni pelukis lokal tanpa pigura, lalu menempelkannya dengan tape yang satu ini. Apabila nantinya kamu melakukan desain interior ulang, kamu bahkan bisa ikut memindahkan pajangan dinding ini dengan mudah dan terus membuat apartemen terasa baru.

Artikel Lainnya: Desain Interior Kamar Tidur Apartemen Bergaya Minimalis

Intinya, apartemen bagi milenial perlu memiliki budget yang terjangkau. Ini artinya, merancang desain interior bagi ruang sempit dengan fleksibilitas yang luar biasa, material yang awet dan low maintenance, serta peralatan yang berkualitas tapi hemat energi.

Sebagai milenial, apa kamu punya preferensi desain interior lain yang ingin kamu aplikasikan untuk (calon) apartemenmu? Share idemu di bagian komentar di bawah ini, yuk! Jangan lewatkan inspirasi apartemen dan hunian hemat tempat lainnya dari Furniterus. Stay tuned di blog kami karena setiap harinya, akan ada tips dan trik menarik yang menunggumu.

Artikel Lainnya
By |Juni 20th, 2018|

Leave A Comment