Perhatikan! Ini 7 Cara Perawatan AC agar Dapat Digunakan Lebih Awet di Apartemen

Tinggal di Indonesia yang memiliki iklim tropis pastinya nggak mungkin banget ‘kan untuk nggak memiliki AC di apartemen? Bayangin aja, hampir semua perkantoran, minimarket, bahkan ATM sudah dilengkapi dengan AC. Bukan tidak mungkin dalam satu rumah atau apartemen, sebuah AC dinyalakan sepanjang hari demi menambah kesejukan ruangan. Namun sama seperti barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai keawetan dari AC pun akan menurun hingga berakhir rusak. Padahal jika kamu mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC dapat bertahan hingga 10 tahun lebih lho. Mau tahu gimana cara perawatan AC yang baik? Simak ya!

1. Bersihkan filter AC

perawatan AC

Sumber: greenprophet.com

Hal pertama dan terpenting dalam menjaga kualitas AC agar tetap awet adalah dengan membersihkan filter AC secara rutin. Debu yang menumpuk pada filter bisa menghalangi aliran udara dan mengganggu fungsi sistem AC. Tentu saja akibatnya AC bisa cepat rusak. Untuk itu, bersihkan filter AC secara rutin minimal 1-2 bulan sekali. Jika sudah terlampau kotor kamu juga bisa menggantinya dengan filter yang baru. Untuk membersihkannya, kamu juga bisa melakukannya sendiri tanpa memanggil jasa pembersih AC. Lepas filter dan cuci menggunakan air bersih dan sikat gigi bekas.

2. Gunakan timer

Sumber: rheempropartners.com

Walaupun kadang disepelekan, ternyata menggunakan fitur timer saat menyalakan AC bisa membuatnya lebih tahan lama lho. Fitur ini akan membuat AC mati secara otomatis tepat pada waktunya. Dengan begitu, kamu bisa mengatur waktunya sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya, AC dinyalakan maksimal selama 5 jam dalam satu kali pemakaian. Fitur timer ini akan menjaga mesin AC tidak cepat rusak. Selain itu, sebaiknya jangan terlalu sering mengatur suhu AC di bawah 22 derajat celcius. Ini akan membuat mesin AC cepat panas. Suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang pas bagi iklim Indonesia.

3. Bersihkan kumparan AC

perawatan AC

Sumber: selka.id

Selain filter AC, kamu juga tidak boleh melewatkan kumparan AC. Meskipun filter telah rutin dibersihkan, debu tetap mungkin menumpuk pada kumparan. Debu yang menumpuk ini bisa menghambat aliran udara dan memisahkan ruang pada kumparan, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap panas. Ini dapat menyebabkan AC kelebihan beban dan menimbulkan korslet. Tentu bisa berbahaya bukan? Periksa dan bersihkan kumparan secara rutin setiap tahun.

4. Cek thermostat secara berkala

Sumber: sansone-ac.com

Kamu juga perlu selalu memeriksa thermostat (pengatur suhu) untuk memastikan AC bekerja dengan baik dan menjaga temperatur ruang tetap stabil. Saat rumah kosong, atur thermostat dengan temperatur yang lebih tinggi. Kamu tidak disarankan untuk mematikan AC karena perlu energi lebih besar untuk menyalakannya kembali. Turunkan kembali temperatur saat kamu atau anggota keluarga lainnya sudah pulang ke rumah. Atau jika benar-benar tidak ada orang, sebaiknya matikan saja AC.

5. Periksa kipas

Cobalah untuk mematikan AC dan periksa kipas yang terpasang di atas unit kondensator bagian luar. Pastikan kipas masih berada dalam kondisi yang baik ya. Kamu perlu mengganti kipas saat ditemukan keretakan atau pecahan.

6. Lakukan servis secara berkala

perawatan AC

Sumber: puisimu.com

Untuk memastikan kondisi AC masih baik, tidak ada salahnya kamu menyisihkan uang untuk memakai jasa layanan perbaikan AC untuk memeriksa kelayakan pakai. Biasanya, produsen AC menyediakan layanan servis untuk membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil, dan mencegah kerusakan besar pada AC. Melakukan servis secara berkala, akan menghemat uang dan energi serta membuat apartemen tetap nyaman di cuaca panas.

7. Menutup pintu, jendela, dan ventilasi saat menyalakan AC

Sumber: indiashopps.com

Awas, hindari kebiasaan membuka pintu atau jendela saat kamu sedang menyalakan AC. Kebiasaan ini akan membuat kompresor AC bekerja lebih ekstra sehingga dapat mengalami kerusakan lebih cepat. Usahakan untuk selalu menutup rapat semua celah yang ada di ruangan ber- AC saat sedang dinyalakan. Tujunnya adalah agar AC terfokus untuk mendinginkan ruangan tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk mengkondisikan ruangan tidak terlalu lama. Cara ini akan meringankan tugas kompresor untuk tidak terlalu lama bekerja menyesuaikan aliran udara dari AC untuk mendinginkan ruangan. Kamu pun bisa mencegah kerusakan dini pada kompresor AC.

Coba deh terapkan tujuh tips perawatan AC di atas dan rasakan manfaatnya di masa depan!

Perhatikan! Ini 7 Cara Perawatan AC agar Dapat Digunakan Lebih Awet di Apartemen

Tinggal di Indonesia yang memiliki iklim tropis pastinya nggak mungkin banget ‘kan untuk nggak memiliki AC di apartemen? Bayangin aja, hampir semua perkantoran, minimarket, bahkan ATM sudah dilengkapi dengan AC. Bukan tidak mungkin dalam satu rumah atau apartemen, sebuah AC dinyalakan sepanjang hari demi menambah kesejukan ruangan. Namun sama seperti barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai keawetan dari AC pun akan menurun hingga berakhir rusak. Padahal jika kamu mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC dapat bertahan hingga 10 tahun lebih lho. Mau tahu gimana cara perawatan AC yang baik? Simak ya!

1. Bersihkan filter AC

perawatan AC

Sumber: greenprophet.com

Hal pertama dan terpenting dalam menjaga kualitas AC agar tetap awet adalah dengan membersihkan filter AC secara rutin. Debu yang menumpuk pada filter bisa menghalangi aliran udara dan mengganggu fungsi sistem AC. Tentu saja akibatnya AC bisa cepat rusak. Untuk itu, bersihkan filter AC secara rutin minimal 1-2 bulan sekali. Jika sudah terlampau kotor kamu juga bisa menggantinya dengan filter yang baru. Untuk membersihkannya, kamu juga bisa melakukannya sendiri tanpa memanggil jasa pembersih AC. Lepas filter dan cuci menggunakan air bersih dan sikat gigi bekas.

2. Gunakan timer

Sumber: rheempropartners.com

Walaupun kadang disepelekan, ternyata menggunakan fitur timer saat menyalakan AC bisa membuatnya lebih tahan lama lho. Fitur ini akan membuat AC mati secara otomatis tepat pada waktunya. Dengan begitu, kamu bisa mengatur waktunya sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya, AC dinyalakan maksimal selama 5 jam dalam satu kali pemakaian. Fitur timer ini akan menjaga mesin AC tidak cepat rusak. Selain itu, sebaiknya jangan terlalu sering mengatur suhu AC di bawah 22 derajat celcius. Ini akan membuat mesin AC cepat panas. Suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang pas bagi iklim Indonesia.

3. Bersihkan kumparan AC

perawatan AC

Sumber: selka.id

Selain filter AC, kamu juga tidak boleh melewatkan kumparan AC. Meskipun filter telah rutin dibersihkan, debu tetap mungkin menumpuk pada kumparan. Debu yang menumpuk ini bisa menghambat aliran udara dan memisahkan ruang pada kumparan, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap panas. Ini dapat menyebabkan AC kelebihan beban dan menimbulkan korslet. Tentu bisa berbahaya bukan? Periksa dan bersihkan kumparan secara rutin setiap tahun.

4. Cek thermostat secara berkala

Sumber: sansone-ac.com

Kamu juga perlu selalu memeriksa thermostat (pengatur suhu) untuk memastikan AC bekerja dengan baik dan menjaga temperatur ruang tetap stabil. Saat rumah kosong, atur thermostat dengan temperatur yang lebih tinggi. Kamu tidak disarankan untuk mematikan AC karena perlu energi lebih besar untuk menyalakannya kembali. Turunkan kembali temperatur saat kamu atau anggota keluarga lainnya sudah pulang ke rumah. Atau jika benar-benar tidak ada orang, sebaiknya matikan saja AC.

5. Periksa kipas

Cobalah untuk mematikan AC dan periksa kipas yang terpasang di atas unit kondensator bagian luar. Pastikan kipas masih berada dalam kondisi yang baik ya. Kamu perlu mengganti kipas saat ditemukan keretakan atau pecahan.

6. Lakukan servis secara berkala

perawatan AC

Sumber: puisimu.com

Untuk memastikan kondisi AC masih baik, tidak ada salahnya kamu menyisihkan uang untuk memakai jasa layanan perbaikan AC untuk memeriksa kelayakan pakai. Biasanya, produsen AC menyediakan layanan servis untuk membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil, dan mencegah kerusakan besar pada AC. Melakukan servis secara berkala, akan menghemat uang dan energi serta membuat apartemen tetap nyaman di cuaca panas.

7. Menutup pintu, jendela, dan ventilasi saat menyalakan AC

Sumber: indiashopps.com

Awas, hindari kebiasaan membuka pintu atau jendela saat kamu sedang menyalakan AC. Kebiasaan ini akan membuat kompresor AC bekerja lebih ekstra sehingga dapat mengalami kerusakan lebih cepat. Usahakan untuk selalu menutup rapat semua celah yang ada di ruangan ber- AC saat sedang dinyalakan. Tujunnya adalah agar AC terfokus untuk mendinginkan ruangan tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk mengkondisikan ruangan tidak terlalu lama. Cara ini akan meringankan tugas kompresor untuk tidak terlalu lama bekerja menyesuaikan aliran udara dari AC untuk mendinginkan ruangan. Kamu pun bisa mencegah kerusakan dini pada kompresor AC.

Coba deh terapkan tujuh tips perawatan AC di atas dan rasakan manfaatnya di masa depan!

Perhatikan! Ini 7 Cara Perawatan AC agar Dapat Digunakan Lebih Awet di Apartemen

Tinggal di Indonesia yang memiliki iklim tropis pastinya nggak mungkin banget ‘kan untuk nggak memiliki AC di apartemen? Bayangin aja, hampir semua perkantoran, minimarket, bahkan ATM sudah dilengkapi dengan AC. Bukan tidak mungkin dalam satu rumah atau apartemen, sebuah AC dinyalakan sepanjang hari demi menambah kesejukan ruangan. Namun sama seperti barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai keawetan dari AC pun akan menurun hingga berakhir rusak. Padahal jika kamu mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC dapat bertahan hingga 10 tahun lebih lho. Mau tahu gimana cara perawatan AC yang baik? Simak ya!

1. Bersihkan filter AC

perawatan AC

Sumber: greenprophet.com

Hal pertama dan terpenting dalam menjaga kualitas AC agar tetap awet adalah dengan membersihkan filter AC secara rutin. Debu yang menumpuk pada filter bisa menghalangi aliran udara dan mengganggu fungsi sistem AC. Tentu saja akibatnya AC bisa cepat rusak. Untuk itu, bersihkan filter AC secara rutin minimal 1-2 bulan sekali. Jika sudah terlampau kotor kamu juga bisa menggantinya dengan filter yang baru. Untuk membersihkannya, kamu juga bisa melakukannya sendiri tanpa memanggil jasa pembersih AC. Lepas filter dan cuci menggunakan air bersih dan sikat gigi bekas.

2. Gunakan timer

Sumber: rheempropartners.com

Walaupun kadang disepelekan, ternyata menggunakan fitur timer saat menyalakan AC bisa membuatnya lebih tahan lama lho. Fitur ini akan membuat AC mati secara otomatis tepat pada waktunya. Dengan begitu, kamu bisa mengatur waktunya sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya, AC dinyalakan maksimal selama 5 jam dalam satu kali pemakaian. Fitur timer ini akan menjaga mesin AC tidak cepat rusak. Selain itu, sebaiknya jangan terlalu sering mengatur suhu AC di bawah 22 derajat celcius. Ini akan membuat mesin AC cepat panas. Suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang pas bagi iklim Indonesia.

3. Bersihkan kumparan AC

perawatan AC

Sumber: selka.id

Selain filter AC, kamu juga tidak boleh melewatkan kumparan AC. Meskipun filter telah rutin dibersihkan, debu tetap mungkin menumpuk pada kumparan. Debu yang menumpuk ini bisa menghambat aliran udara dan memisahkan ruang pada kumparan, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap panas. Ini dapat menyebabkan AC kelebihan beban dan menimbulkan korslet. Tentu bisa berbahaya bukan? Periksa dan bersihkan kumparan secara rutin setiap tahun.

4. Cek thermostat secara berkala

Sumber: sansone-ac.com

Kamu juga perlu selalu memeriksa thermostat (pengatur suhu) untuk memastikan AC bekerja dengan baik dan menjaga temperatur ruang tetap stabil. Saat rumah kosong, atur thermostat dengan temperatur yang lebih tinggi. Kamu tidak disarankan untuk mematikan AC karena perlu energi lebih besar untuk menyalakannya kembali. Turunkan kembali temperatur saat kamu atau anggota keluarga lainnya sudah pulang ke rumah. Atau jika benar-benar tidak ada orang, sebaiknya matikan saja AC.

5. Periksa kipas

Cobalah untuk mematikan AC dan periksa kipas yang terpasang di atas unit kondensator bagian luar. Pastikan kipas masih berada dalam kondisi yang baik ya. Kamu perlu mengganti kipas saat ditemukan keretakan atau pecahan.

6. Lakukan servis secara berkala

perawatan AC

Sumber: puisimu.com

Untuk memastikan kondisi AC masih baik, tidak ada salahnya kamu menyisihkan uang untuk memakai jasa layanan perbaikan AC untuk memeriksa kelayakan pakai. Biasanya, produsen AC menyediakan layanan servis untuk membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil, dan mencegah kerusakan besar pada AC. Melakukan servis secara berkala, akan menghemat uang dan energi serta membuat apartemen tetap nyaman di cuaca panas.

7. Menutup pintu, jendela, dan ventilasi saat menyalakan AC

Sumber: indiashopps.com

Awas, hindari kebiasaan membuka pintu atau jendela saat kamu sedang menyalakan AC. Kebiasaan ini akan membuat kompresor AC bekerja lebih ekstra sehingga dapat mengalami kerusakan lebih cepat. Usahakan untuk selalu menutup rapat semua celah yang ada di ruangan ber- AC saat sedang dinyalakan. Tujunnya adalah agar AC terfokus untuk mendinginkan ruangan tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk mengkondisikan ruangan tidak terlalu lama. Cara ini akan meringankan tugas kompresor untuk tidak terlalu lama bekerja menyesuaikan aliran udara dari AC untuk mendinginkan ruangan. Kamu pun bisa mencegah kerusakan dini pada kompresor AC.

Coba deh terapkan tujuh tips perawatan AC di atas dan rasakan manfaatnya di masa depan!

Artikel Lainnya
By |April 26th, 2019|

Leave A Comment