5 Hal Penting tentang Materi HPL (High Pressure Laminate) yang Wajib Diingat

Furniture dari bahan apa yang menjadi favorit kamu? Pasti salah satu jawabannya adalah furniture berbahan kayu bukan? Banyak alasan yang menjadikan kayu sebagai salah satu material terbaik untuk rumah. Kayu dikenal kuat, tahan lama, dan mewah jika diaplikasikan pada rumah. Nah dalam pembuatannya, furniture kayu perlu diberikan lapisan untuk meningkatkan nilai estetika, menjaga keawetannya, dan menghindarkannya dari kerusakan akibat serangga. Dari sekian banyaknya jenis kayu, material HPL (High Pressure Laminate) merupakan salah satu yang paling populer karena harganya yang terjangkau serta motifnya yang beragam.

HPL pertama kali diciptakan pada 1896 yang tujuannya untuk mencari alternatif isolator murah bagi peralatan listrik. Saat ini, HPL praktis menjadi salah satu bahan penting bagi finishing produk interior rumah, furniture, perkantoran, dan lainnya. Namun sebelum kamu mengaplikasikannya pada rumah, simak dulu yuk beberapa hal penting tentang material HPL yang harus kamu tahu berikut ini.

1. HPL anti gores dan anti air

material HPL

Sumber: vikufurniture.co.id

HPL (High Pressure Laminate) memiliki kekuatan yang baik terhadap air, panas, dan juga goresan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan plastik keras PVC sebagai bahan utama dari HPL. Penggunaan plastik PVC ini dinilai jauh lebih kuat dibandingkan material sheet yang biasanya ditemukan pada furniture yang tergolong murah.

2. Punya ketahanan yang baik

material HPL

Sumber: thriftyofficefurniture.com

HPL (High Pressure Laminate) merupakan jenis kertas tebal dengan tekstur dan motif kayu yang direkatkan pada kayu olahan seperti particle board, MDF atau blockboard. Dalam proses produksi HPL (High Pressure Laminate), HPL direkatkan melalui tekanan dan suhu panas yang tinggi sehingga HPL berbentuk lembaran dan berukuran besar. Proses pembuatan HPL (High Pressure Laminate) yang diolah langsung oleh pabrik akan membuat finishing jenis ini memiliki ketahanan yang baik untuk penggunaan jangka panjang.

3. Tampilannya modern dan minimalis

material HPL

Sumber: bangunan.web.id

Saat ini, rumah dengan konsep modern dan minimalis sangat digemari oleh kalangan milenial. Desainnya yang simpel dan tampilannya yang sleek membuat dua desain ini terus populer. Nah jika kamu ingin membuat ruangan berkonsep modern minimalis, maka furniture dengan finishing HPL (High Pressure Laminate) ini sangat cocok digunakan. HPL (High Pressure Laminate) juga tersedia dalam berbagai macam motif, mulai dari kayu, warna solid, metalik hingga motif yang menyerupai granit atau marmer. Beragamnya pilihan motif akan memudahkan kamu untuk memadukannya dengan konsep serta furniture lain yang sudah ada.

4. Proses pengerjaan cepat dan rapi

material HPL

Sumber: berryalloc.com

Berbeda dengan penggunaan cat duco atau melamin yang prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama serta biaya tinggi, pengerjaan furniture dengan finishing HPL (High Pressure Laminate) jauh lebih cepat dan murah. Hal ini dikarenakan ketersediaan HPL (High Pressure Laminate) yang penggunaannya cukup hanya dengan di lem pada kayu. Mudahnya proses pengerjaan ini bahkan bisa dikerjakan oleh tukang kayu biasa lho.

Finishing HPL (High Pressure Laminate) ini juga dijamin rapi dan minim cacat. Hasil ini berbeda dengan proses pengerjaan finishing dengan spray yang berpotensi membuat furniture belang-belang atau warnanya cenderung tidak sama. Pengaplikasian HPL (High Pressure Laminate) juga bersih sehingga furniture bisa langsung digunakan. Praktis banget kan?

5. Butuh ketelitian dalam pengerjaannya

material HPL

Sumber: grid.id

Walaupun tidak dibutuhkan seorang tenaga profesional untuk proses pengerjaan HPL (High Pressure Laminate), namun tetap dibutuhkan ketelitian. Material HPL (High Pressure Laminate) ini termasuk cukup sulit untuk diaplikasikan pada furniture dengan bidang lengkung yang terlalu kecil. Selain itu, pemotongan yang kurang presisi juga akan mengakibatkan hasil akhir yang terlihat kurang rapi.

Bentuk fisiknya yang sangat keras membuat tingkat fleksibilitas HPL (High Pressure Laminate) sangat rendah dan berpotensi patah jika diaplikasikan secara kurang berhati-hati. Apabila perekatan lem dilakukan dengan kurang sempurna, lapisan HPL (High Pressure Laminate) juga cenderung mudah terlepas.

Untuk kamu yang suka dengan desain sederhana namun modern, maka material HPL (High Pressure Laminate) merupakan pilihan yang sempurna. Pertimbangkan juga kelebihan dan kekurangannya sebelum kamu memutuskan untuk memilih material terbaik yang cocok diaplikasikan pada furniture. Yuk, cerdas sebelum memilih.

5 Hal Penting tentang Materi HPL (High Pressure Laminate) yang Wajib Diingat

Furniture dari bahan apa yang menjadi favorit kamu? Pasti salah satu jawabannya adalah furniture berbahan kayu bukan? Banyak alasan yang menjadikan kayu sebagai salah satu material terbaik untuk rumah. Kayu dikenal kuat, tahan lama, dan mewah jika diaplikasikan pada rumah. Nah dalam pembuatannya, furniture kayu perlu diberikan lapisan untuk meningkatkan nilai estetika, menjaga keawetannya, dan menghindarkannya dari kerusakan akibat serangga. Dari sekian banyaknya jenis kayu, material HPL (High Pressure Laminate) merupakan salah satu yang paling populer karena harganya yang terjangkau serta motifnya yang beragam.

HPL pertama kali diciptakan pada 1896 yang tujuannya untuk mencari alternatif isolator murah bagi peralatan listrik. Saat ini, HPL praktis menjadi salah satu bahan penting bagi finishing produk interior rumah, furniture, perkantoran, dan lainnya. Namun sebelum kamu mengaplikasikannya pada rumah, simak dulu yuk beberapa hal penting tentang material HPL yang harus kamu tahu berikut ini.

1. HPL anti gores dan anti air

material HPL

Sumber: vikufurniture.co.id

HPL (High Pressure Laminate) memiliki kekuatan yang baik terhadap air, panas, dan juga goresan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan plastik keras PVC sebagai bahan utama dari HPL. Penggunaan plastik PVC ini dinilai jauh lebih kuat dibandingkan material sheet yang biasanya ditemukan pada furniture yang tergolong murah.

2. Punya ketahanan yang baik

material HPL

Sumber: thriftyofficefurniture.com

HPL (High Pressure Laminate) merupakan jenis kertas tebal dengan tekstur dan motif kayu yang direkatkan pada kayu olahan seperti particle board, MDF atau blockboard. Dalam proses produksi HPL (High Pressure Laminate), HPL direkatkan melalui tekanan dan suhu panas yang tinggi sehingga HPL berbentuk lembaran dan berukuran besar. Proses pembuatan HPL (High Pressure Laminate) yang diolah langsung oleh pabrik akan membuat finishing jenis ini memiliki ketahanan yang baik untuk penggunaan jangka panjang.

3. Tampilannya modern dan minimalis

material HPL

Sumber: bangunan.web.id

Saat ini, rumah dengan konsep modern dan minimalis sangat digemari oleh kalangan milenial. Desainnya yang simpel dan tampilannya yang sleek membuat dua desain ini terus populer. Nah jika kamu ingin membuat ruangan berkonsep modern minimalis, maka furniture dengan finishing HPL (High Pressure Laminate) ini sangat cocok digunakan. HPL (High Pressure Laminate) juga tersedia dalam berbagai macam motif, mulai dari kayu, warna solid, metalik hingga motif yang menyerupai granit atau marmer. Beragamnya pilihan motif akan memudahkan kamu untuk memadukannya dengan konsep serta furniture lain yang sudah ada.

4. Proses pengerjaan cepat dan rapi

material HPL

Sumber: berryalloc.com

Berbeda dengan penggunaan cat duco atau melamin yang prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama serta biaya tinggi, pengerjaan furniture dengan finishing HPL (High Pressure Laminate) jauh lebih cepat dan murah. Hal ini dikarenakan ketersediaan HPL (High Pressure Laminate) yang penggunaannya cukup hanya dengan di lem pada kayu. Mudahnya proses pengerjaan ini bahkan bisa dikerjakan oleh tukang kayu biasa lho.

Finishing HPL (High Pressure Laminate) ini juga dijamin rapi dan minim cacat. Hasil ini berbeda dengan proses pengerjaan finishing dengan spray yang berpotensi membuat furniture belang-belang atau warnanya cenderung tidak sama. Pengaplikasian HPL (High Pressure Laminate) juga bersih sehingga furniture bisa langsung digunakan. Praktis banget kan?

5. Butuh ketelitian dalam pengerjaannya

material HPL

Sumber: grid.id

Walaupun tidak dibutuhkan seorang tenaga profesional untuk proses pengerjaan HPL (High Pressure Laminate), namun tetap dibutuhkan ketelitian. Material HPL (High Pressure Laminate) ini termasuk cukup sulit untuk diaplikasikan pada furniture dengan bidang lengkung yang terlalu kecil. Selain itu, pemotongan yang kurang presisi juga akan mengakibatkan hasil akhir yang terlihat kurang rapi.

Bentuk fisiknya yang sangat keras membuat tingkat fleksibilitas HPL (High Pressure Laminate) sangat rendah dan berpotensi patah jika diaplikasikan secara kurang berhati-hati. Apabila perekatan lem dilakukan dengan kurang sempurna, lapisan HPL (High Pressure Laminate) juga cenderung mudah terlepas.

Untuk kamu yang suka dengan desain sederhana namun modern, maka material HPL (High Pressure Laminate) merupakan pilihan yang sempurna. Pertimbangkan juga kelebihan dan kekurangannya sebelum kamu memutuskan untuk memilih material terbaik yang cocok diaplikasikan pada furniture. Yuk, cerdas sebelum memilih.

5 Hal Penting tentang Materi HPL (High Pressure Laminate) yang Wajib Diingat

Furniture dari bahan apa yang menjadi favorit kamu? Pasti salah satu jawabannya adalah furniture berbahan kayu bukan? Banyak alasan yang menjadikan kayu sebagai salah satu material terbaik untuk rumah. Kayu dikenal kuat, tahan lama, dan mewah jika diaplikasikan pada rumah. Nah dalam pembuatannya, furniture kayu perlu diberikan lapisan untuk meningkatkan nilai estetika, menjaga keawetannya, dan menghindarkannya dari kerusakan akibat serangga. Dari sekian banyaknya jenis kayu, material HPL (High Pressure Laminate) merupakan salah satu yang paling populer karena harganya yang terjangkau serta motifnya yang beragam.

HPL pertama kali diciptakan pada 1896 yang tujuannya untuk mencari alternatif isolator murah bagi peralatan listrik. Saat ini, HPL praktis menjadi salah satu bahan penting bagi finishing produk interior rumah, furniture, perkantoran, dan lainnya. Namun sebelum kamu mengaplikasikannya pada rumah, simak dulu yuk beberapa hal penting tentang material HPL yang harus kamu tahu berikut ini.

1. HPL anti gores dan anti air

material HPL

Sumber: vikufurniture.co.id

HPL (High Pressure Laminate) memiliki kekuatan yang baik terhadap air, panas, dan juga goresan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan plastik keras PVC sebagai bahan utama dari HPL. Penggunaan plastik PVC ini dinilai jauh lebih kuat dibandingkan material sheet yang biasanya ditemukan pada furniture yang tergolong murah.

2. Punya ketahanan yang baik

material HPL

Sumber: thriftyofficefurniture.com

HPL (High Pressure Laminate) merupakan jenis kertas tebal dengan tekstur dan motif kayu yang direkatkan pada kayu olahan seperti particle board, MDF atau blockboard. Dalam proses produksi HPL (High Pressure Laminate), HPL direkatkan melalui tekanan dan suhu panas yang tinggi sehingga HPL berbentuk lembaran dan berukuran besar. Proses pembuatan HPL (High Pressure Laminate) yang diolah langsung oleh pabrik akan membuat finishing jenis ini memiliki ketahanan yang baik untuk penggunaan jangka panjang.

3. Tampilannya modern dan minimalis

material HPL

Sumber: bangunan.web.id

Saat ini, rumah dengan konsep modern dan minimalis sangat digemari oleh kalangan milenial. Desainnya yang simpel dan tampilannya yang sleek membuat dua desain ini terus populer. Nah jika kamu ingin membuat ruangan berkonsep modern minimalis, maka furniture dengan finishing HPL (High Pressure Laminate) ini sangat cocok digunakan. HPL (High Pressure Laminate) juga tersedia dalam berbagai macam motif, mulai dari kayu, warna solid, metalik hingga motif yang menyerupai granit atau marmer. Beragamnya pilihan motif akan memudahkan kamu untuk memadukannya dengan konsep serta furniture lain yang sudah ada.

4. Proses pengerjaan cepat dan rapi

material HPL

Sumber: berryalloc.com

Berbeda dengan penggunaan cat duco atau melamin yang prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama serta biaya tinggi, pengerjaan furniture dengan finishing HPL (High Pressure Laminate) jauh lebih cepat dan murah. Hal ini dikarenakan ketersediaan HPL (High Pressure Laminate) yang penggunaannya cukup hanya dengan di lem pada kayu. Mudahnya proses pengerjaan ini bahkan bisa dikerjakan oleh tukang kayu biasa lho.

Finishing HPL (High Pressure Laminate) ini juga dijamin rapi dan minim cacat. Hasil ini berbeda dengan proses pengerjaan finishing dengan spray yang berpotensi membuat furniture belang-belang atau warnanya cenderung tidak sama. Pengaplikasian HPL (High Pressure Laminate) juga bersih sehingga furniture bisa langsung digunakan. Praktis banget kan?

5. Butuh ketelitian dalam pengerjaannya

material HPL

Sumber: grid.id

Walaupun tidak dibutuhkan seorang tenaga profesional untuk proses pengerjaan HPL (High Pressure Laminate), namun tetap dibutuhkan ketelitian. Material HPL (High Pressure Laminate) ini termasuk cukup sulit untuk diaplikasikan pada furniture dengan bidang lengkung yang terlalu kecil. Selain itu, pemotongan yang kurang presisi juga akan mengakibatkan hasil akhir yang terlihat kurang rapi.

Bentuk fisiknya yang sangat keras membuat tingkat fleksibilitas HPL (High Pressure Laminate) sangat rendah dan berpotensi patah jika diaplikasikan secara kurang berhati-hati. Apabila perekatan lem dilakukan dengan kurang sempurna, lapisan HPL (High Pressure Laminate) juga cenderung mudah terlepas.

Untuk kamu yang suka dengan desain sederhana namun modern, maka material HPL (High Pressure Laminate) merupakan pilihan yang sempurna. Pertimbangkan juga kelebihan dan kekurangannya sebelum kamu memutuskan untuk memilih material terbaik yang cocok diaplikasikan pada furniture. Yuk, cerdas sebelum memilih.

Artikel Lainnya
By |Juli 9th, 2019|

Leave A Comment